Cinta Ku Ada Padamu

Cinta Ku Ada Padamu
Episode 88


__ADS_3

Reno tampak mengepalkan tangan nya saat melihat Brian merangkul Tia dengan posesif.Reno tidak tahu jika Brian sudah mengetahui siapa wanita yang di ceritakan nya ketika di mobil saat itu.


"kak Sefi juga membawa makanan dari rumah.Apa kakak ipar mau makan"Sefi melihat kecanggungan antara Brian dan kakaknya Reno berusaha mengajak Tia pergi dari tempat itu.Tia pun mengikuti Sefi ke tempat duduk yang di sediakan.


"Brian aku pergi dulu"ucap Reno permisi sambil berjalan santai dengan kedua tangan dimasukkan ke dalam saku celananya menghampiri Brian dan Fardan.


"Kenapa begitu cepat.Apa kamu ada urusan!"tanya Brian.


"Aku akan mengemasi barang barang ku yang ada di rumahmu.Dan mulai hari ini aku akan menempati rumahku sendiri.Aku titip Sefi padamu"ucap Reno terpaksa mengatakan nya walaupun rumah yang baru di belinya masih berantakan.Reno tidak sanggup jika terus menerus melihat kedekatan antara Brian dan Tia.


"Dan satu lagi"ucap Reno menatap Brian kembali."Jagalah Tia dengan baik,karena jika tidak aku akan merebutnya kembali darimu"ucap Reno pada Brian dengan tersenyum.


"Aku sudah lama menunggu kejujuran mu.Akhirnya kau ungkapkan sendiri.Aku hargai keberanian mu saat ini.Tenanglah tanpa kau minta,aku akan menjaga istiku dengan baik.Cepatlah move on dari istriku..Kau adalah sepupuku aku tidak marah mengetahui hubungan mu dulu dengan istiku karena pada kenyataannya akulah yang pertama bagi nya.Terima kasih sudah menjaganya dengan baik selama ini"Brian menepuk pundak Reno dan berjalan menghampiri Tia yang sedang menyantap makanannya.Reno diam membisu kemudian permisi pada Fardan dan pergi begitu saja.

__ADS_1


"Sayang...Apa masih ada untukku,aku juga lapar"Brian duduk di samping Tia sambil membuka mulutnya.


"Aaa...."Brian membuka mulutnya agar Tia menyuapinya.


"Reno kenapa pergi,baru juga sampai"tanya Tia saat sudah memasukkan sesuap nasi ke dalam mulut Brian.


"Banyak pekerjaan katanya"ucap Brian sambil minum air mineral di depannya.


"Sudah kenyang"Brian langsung kehilangan nafsu makan saat Tia menanyakan tentang Reno padanya.


"Sefi nanti kamu pulang sama kak Roni sebentar lagi dia datang"ucap Brian sambil melempar tisu pada adiknya itu karena Sefi sangat serius menatap ponselnya.


"Kak...Aku bukan tong sampah,enak saja buang tisu di muka aku yang cantik ini"gurutu Sefi namun memungut tisu itu dan membuangnya di tempat sampah.

__ADS_1


"Sayang....Apa kau tahu apa alasan Siska memaksakan dirinya untuk memdonorkan hatinya pada Bela"tanya Brian pelan.


"Sayang..Maksudnya apa,aku gak ngerti"tanya Tia balik.


"Dokter bilang Siska memaksanya untuk mendonorkan hatinya pada Bela walaupun dia sudah tahu hatinya sudah tidak sempurna lagi.Dan aku sendiri sudah melihat hasil pemeriksaannya"ucap Brian.Tia menutup mulutnya tidak percaya apa yang dilakukan Siska."Apa karena uang Siska melakukan semua ini.Apa dia tidak berpikir jika yang di lakukan nya ini juga akan mengancam nyawanya sendiri"ucap Tia pelan.


"Apa dia sangat membutuhkan uang sehingga dia rela melakukannya apalagi dia sudah tahu kondisinya sendiri.Seharusnya dia mengatakannya supaya kita bisa mencari pendonor yang lain"Tia tampak khawatir sekarang pada keselamatan Siska dan Bela.


"Sayang....tenanglah..Semoga mereka baik baik saja.Sayang...Kamu juga jangan terlalu memikirkan mereka.Pikirkan anak kita juga,kasihan anak kita kalau kamu menangis terus"Brian sedikit mengeraskan suaranya.Sefi yang ikut mendengarpun ikut memeluk kakak iparnya itu.


"Kak Brian tolong bawa kakak keruangan perawatan,kakak ipar sepertinya juga kurang sehat,lihatlah mukanya jadi pucat begini"Sefi dan Brian panik saat melihat wajah Tia yang saat ini sedang berada di pelukan mereka.Dengan segera Brian menggendong Tia masuk keruang perawatan,Sefi tampak berlari memanggil seorang perawat yang sedang lewat.Membawa perawat itu sambil menarik tangannya memasuki ruang perawatan.Setelah memeriksa keadaan Tia perawat itupun membawa Tia ke ruang perawatan yang lebih nyaman.


"Pasien sedang hamil muda,jadi dia jangan di buat berpikir yang berat apalagi membuat dia semakin stress.Asupan makanan nya juga di perhatikan,Biarkan dia istirahat sebentar di sini.Setelah itu kalian bisa membawanya pulang"perawat itu pun pergi setelah memeriksa Tia.

__ADS_1


__ADS_2