Cinta Ku Ada Padamu

Cinta Ku Ada Padamu
Episode 26


__ADS_3

Mata mereka pun bertemu,jantung Tia berdegup kencang dan Tia bisa merasakan nafas Brian karena wajah nya terlalu dekat.


"Kita selesaikan yang tadi,bagaimana?"Brian semakin mengerat kan pelukan nya dalam posisi tubuh Tia di atas dan tangan Tia berusaha untuk menahan tubuh nya agar tidak terlalu menempel.


"Maksud mu"ucap Tia merasa tidak punya janji apa pun.


"Anak,apa kita buat saja tidak usah mengadopsi"kata Brian sambil menyentuh wajah wanita nya itu dengan lembut hingga tangan nya menyusuri bibir,tangan itu dan berhenti di bibir ranum Tia.


"Brian aku sayang sama Bela,kamu tau dia anak yang sangat baik,aku ingin mengangkat nya sebagai anak dan Bela itu butuh kasih sayang"ucap Tia sembari menatap wajah Brian dengan sorot mata memohon.


"Baik lah,tapi ada syarat nya"ucap Brian.


"Apa"tanya Tia senang karena Brian setuju untuk mengangkat Bela sebagai anak mereka walaupun belum tau apa syarat nya.

__ADS_1


"Aku juga menginginkan seorang anak dari mu,bagaimana, apa kamu setuju?"ucap Brian.Sekian lama mereka terdiam,Tia tampak berpikir "Apa salah nya punya anak sekarang toh aku juga sudah di desak mama biar cepat punya cucu"gumam Tia.


"Baik lah aku setuju"ucap Tia sambil mengangguk kan kepala nya.


"Benar kah,jadi kita boleh melakukan nya sekarang?"ucap Brian senang tanpa sadar melepaskan pelukan nya namun Tia langsung berdiri dan lari ke dapur.


"Tiaaa..Hei kita belum selesai bicara"panggil Brian namun Tia pura pura tak mendengar nya.Dan Brian pun menyusul Tia ke dapur ketika Tia sedang membuka kulkas ingin mengambil bahan makan untuk di masak,Brian pun langsung memeluk nya dari belakang.


"Kenapa lari hmm"ucap Brian mencium leher Tia dari belakang.


"Biar ku panggil kan Uci"ucap Brian.


"Uci udah pulang tadi katanya ada urusan di rumah nya,dia tadi bilang izin dua hari"ujar Tia.

__ADS_1


"Kenapa gak bilang dari tadi"kata Brian semakin menyusuri leher Tia dengan bibir nya hingga ke telinga dan menggigit nya pelan.


"Tahu gitu dari tadi aku sudah melahap mu ketika di sofa tadi"ujar Brian lagi.Lalu Brian memutar tubuh Tia hingga menghadap dengan nya.Dan Brian pun kembali menyusuri seluruh wajah Tia hingga tiba di satu titik dia langsung melahap nya dengan lembut dan dalam mengabsen seluruh isi dalam mulut Tia.


"Brian"ucap Tia.Begitu Brian menjeda ciuman nya hanya untuk mengambil oksigen lalu melanjutkan kembali.


"Hmmm"jawab Brian dengan mata terpejam.Merasa Tia tidak membalas ciuman nya Brian pun membuka mata nya dan melepas ciuman nya.Namun mereka masih dalam posisi berpelukan.


"Ada apa"ucap Brian.


"Aku lapar,sekarang aku masak dulu ya"kata Tia mendongkak kepala nya ke atas dan menatap Brian.


"Baik lah,biar ku bantu"ucap Brian sambil melepaskan pelukan nya.Dan mereka berdua menyiapkan bahan untuk masak bersama, setelah selesai mereka pun makan malam berdua.

__ADS_1


"Biar aku saja yang bereskan semua"ucap Tia yang melihat Brian berdiri sambil mengangkat piring nya.


"Tidak apa apa,semakin cepat selesai,semakin cepat kita ke kamar kan"ucap Brian sambil mengedipkan sebelah matanya.


__ADS_2