Cinta Ku Ada Padamu

Cinta Ku Ada Padamu
Episoda 74


__ADS_3

Tia menghela nafas panjang saat Siska menatap nya tajam.Namun masih menampakkan senyum lebarnya.


"Siska apa kau mengenal nenek di foto ini?"tanya Tia dengan lembut.


"Dia nenek ku,ada apa dengan nya"ujar Siska.Membuat hati Tia merasa lega.


"Dengar Siska, nenek ini sudah menitipkan seorang anak perempuan yang sangat cantik di Panti asuhan,sebelum beliau meninggal dunia dia berpesan jika ibu dari anak perempuan itu suatu saat akan datang"ucap Tia menatap Siska.


"Jadi benar apa yang di katakan si tua itu jika nenek sudah meninggal?"gumam Siska.


"Kau tahu Siska anak perempuan itu sedang tidak baik baik saja sekarang,dia membutuhkan pertolongan dari ibu kandung nya"ucap Tia.


"Mengapa kau mengatakan nya padaku,apa hubungan nya denganku?"tanya Siska.


"Aku tahu anak perempuan itu adalah anak mu Siska"ucap Tia.

__ADS_1


"Apa kau ada bukti nya jika anak itu adalah anak ku"tanya Siska.Tia pun menatap Dery yang duduk di samping nya agar memberikan berkas yang di bawa nya kepada Tia.Siska pun membuka berkas itu dengan mata tajam nya.


"Bela..jadi nenek memberi nama nya Bela"gumam Siska.


"Aku tidak peduli dengan anak ini.Karena kehadiran nya sudah membuat hidupku hancur"ucap Siska sambil menutup berkas di tangan nya.


"Walaupun kau tidak peduli dengan nya,tapi aku mohon bantu lah dia.Bela sangat membutuhkan pertolongan mu"ucap Tia menggemgam tangan Siska.


"Mengapa kau begitu peduli dengan nya,apa hubungan mu dengan anak itu"tanya Siska.


"Bela membutuhkan pertolongan mu,bantulah dia..aku mohon padamu.Walaupun kau tidak peduli padanya,sebagai manusia berikan rasa kemanusiaan mu sedikit saja"ucap Tia lagi.Siska tampak berpikir apa yang akan di katakan nya.


"Aku akan membantu mu,tapi berikan aku dua setengah milyar"ucap Siska.


"Apa kau menjual anak mu"tanya Tia menatap Siska dan melepaskan tangannya dari tangan Siska.

__ADS_1


"Aku tidak peduli apa pendapatmu tentangku,tapi hanya itu syarat yang aku berikan agar aku bisa membantu nya"ucap Siska.


"Hei...Bela adalah anak mu sendiri.Persyaratan macam apa itu"ucap Dery yang sejak tadi hanya mendengarkan saja.


"Baiklah!Aku akan memberikan nya.Tapi besok kau harus datang ke acara syukuran di rumah.Aku mengadakan syukuran karena Bela sudah aku angkat menjadi anak ku.Ini alamat rumah ku"ucap Tia sambil memberikan sebuah kartu kecil ke tangan Siska.


"Aku tidak janji.Aku menunggu uang nya secepatnya"ucap Siska dengan tersenyum menatap kartu kecil itu.


"Kami permisi"ucap Tia meninggalkan Siska yang masih duduk di kursi itu.Tia dan Dery pun pergi meninggalkan Siska sendiri.


"Kenapa menyetujui nya begitu saja,bagaimana jika dia memanfaatkan mu dengan situasi ini"ucap Dery sambil berjalan menuju parkiran.


"Apa lagi yang harus ku lakukan?Aku tidak punya pilihan"ucap Tia sambil merogoh tas nya mencari kunci motornya.


"Kita boleh berbuat baik pada semua orang,tapi tidak seperti ini juga"ucap Dery masih tidak terima.

__ADS_1


"Tidak apa apa Dery.Aku juga akan memberikan bonus untuk mu,jadi kau juga boleh datang besok.Terima kasih sudah menemukan nya dan terima kasih untuk hari ini.Aku pulang yah..dah.."ucap Tia sambil naik ke motornya dan Tia pun melajukan motornya,meninggalkan Dery yang masih menatap ke pergian nya.


__ADS_2