
Seminggu sudah Bela dan Siska di rawat di rumah sakit dan hari ini jadwal mereka untuk pulang bersama dimana Tia akan membawa Bela pulang ke rumah nya.Senyum Tia tampak mengembang saat melihat dokter sudah melepas alat-alat rumah sakit yang di pakai Bela.Keadaan Bela sudah membaik namun masih harus rajin untuk di bawa periksa ke dokter.
"Aku akan membawamu pulang ke rumah ku,jadi jangan membantahku Siska"terdengar perdebatan Fardan dan Siska di luar tepat di depan pintu ruangan Bela di rawat.
"Sebenarnya apa mau mu,aku sudah bilang akan membayar sisa uang mu seminggu lagi.Mengapa kau memaksa ku Fardan"Siska menolak saat Fardan ingin menyentuh tangan nya.
"Ada apa ini,apa yang kalian lakukan di sini"Brian datang menghampiri mereka yang masih berdebat.
"Brian...Bawa aku pulang bersama mu!"Siska menarik tangan Brian dan berdiri di belakang nya.
"Siska kondisikan tanganmu"ucap Brian dengan tatapan tajam namun Siska malah semakin menempelkan tubuhnya pada punggung Brian.
__ADS_1
" Brian....Biarkan aku membawanya pulang bersamaku"ucap Fardan menarik tangan Siska namun Siska malah memeluk Brian.
"Fardan...Ada apa..?"ucapan Tia terhenti saat melihat Brian di peluk oleh Siska.Tia keluar saat memdengar suara di luar ruangan karena penasaran akhirnya Tia membuka pintu namun Tia terkejut saat melihat suaminya di peluk oleh Siska.Bukan nya melepas pelukan nya Siska malah semakin merapatkan tubuhnya dan Brian berusaha melepas tangan Siska karena Brian tahu istrinya itu sedang menahan amarahnya.Tia mengalihkan pandangan nya ke arah Fardan dan berpura-pura tidak ada terjadi apapun karena Tia sadar Bela sedang mengikutinya keluar juga.
"Fardan...Aku akan mengurus Bela sampai dia benar-benar pulih!Kamu boleh menjenguknya kapan pun aku tidak akan melarangnya dan aku akan tunggu pengakuan mu di hadapan Bela tapi jangan sekarang"Tia dan Fardan memang sudah sepakat jika Tia yang akan mengurus Bela sampai sebuh dan pelan-pelan akan memberitahu sebenarnya siapa orang tua kandung Bela.
"Terima kasih Tia!Aku akan membalas semua kebaikan mu"ucap Fardan seraya menunduk dan memeluk Bela.
"Hmm...Om boleh datang ke rumah mommy Tia tapi harus bawa tante itu juga"ucap Bela seraya menunjuk Siska yang masih berdiri di belakang Brian.
"Baiklah...Om akan datang bersama nya"ucap Fardan berdiri dan mengusap kepala Bela.
__ADS_1
"Mari sayang...Kita pulang"ajak Tia pada Bela.
"Tia...Bagaiman dengan ku.Aku akan ikut kalian"ucap Siska berjalan mengikuti Tia dan Bela.
"Aku akan tinggal bersama kalian karena aku masih proses pemulihan"Siska berbicara tanpa henti sambil berjalan mengikuti langkah Tia yang berjalan pelan karena Tia menggendong Bela.
"Tidak bisa Siska.Pulanglah sama Fardan"ucap Tia pelan karena hatinya masih panas melihat Siska memeluk Brian tadi.
"Aku tidak mau pulang kerumahnya.Kamu sudah janji Tia,sebelum aku operasi aku sudah bilang kamu yang akan menanggung semua biaya proses pemulihan ku"ucap Siska dengan tersenyum.
"Sampai kapan"tanya Tia pelan membuat Siska tersenyum melirik kebelakang dimana di belakang nya ada Brian dan Fardan yang mengikutinya tidak terima dengan keputusan Tia.
__ADS_1