
Mendengar Reno mengungkap perasaan nya secara gamblang,Tia membalik kan tubuh nya menghadap ke arah Reno,tangan nya mengepal keras,dan kembali menatap wajah Reno dengan sinis dan buukkhh....Satu tendangan melayang di perut Reno.
"Aaakk,Tia kau!"menunjuk Tia sambil menahan perut nya,karena Reno tidak menyangka Tia akan menendang nya.
"Kenapa!Masih kurang"ucap Tia kesal dan Reno menggeleng dengan cepat.
"Dengar!Kau jangan pernah muncul di hadapan ku lagi"ucap Tia masih geram.
"Kau seperti itu sangat cantik,aku jadi semakin semangat merebut mu dari Brian"ucap Reno masih menahan perut nya.
"Sial ini sakit banget"umpat Reno dalam hati.
"Aku tidak peduli kau istri nya Brian,aku akan berjuang sekali lagi"ucap Reno lagi namun Tia sudah berjalan masuk ke dalam rumah.
"Sial...Gara-gara Reno sialan itu ,ini semakin sakit sekali"ucap Tia setelah masuk ke kamar,dan meraba pangkal paha nya yang dari tadi terasa perih setelah di bor oleh Brian tadi sebelum berangkat menemui teman-teman nya.Tia kembali merebah kan tubuh nya ke tempat tidur sambil menelpon seseorang.
__ADS_1
"Bu Retno apa kabar?Bela mana?"tanya Tia.
"Kabar ibu baik nak!Bela selalu nyariin kamu,dia sekarang lagi tidur siang,ini di pangkuan ibu dan dokter bilang dua minggu lagi jadwal operasi Bela"jawab bu Retno,memberitahu kondisi Bela.
"Oh,ya udah bu!Salam sama Bela ya bu"setelah mengakhiri panggilan nya Tia kembali menghibungi Dery.
"Hallo nona"di seberang menjawab.
"Bagaimana"tanya Tia langsung tanpa basa-basi dulu.Dery yang di tanya pun langsung mengerti.
"Cepat lah kembali,dan cari lagi dia dengan teliti"ucap Tia lalu Tia mematikan ponsel nya.
Sementara itu Brian dan Roni tampak sudah pulang mereka langsung menuju ruang keluarga karena mereka melihat Reno di sana sedang menunduk menahan perut nya.Brian dan Roni menghampirinya lalu duduk di sofa bersama Reno.
"Tante sama Sefi mana"tanya Roni karena melihat Reno duduk sendiri.
__ADS_1
"Dan kau kenapa"tanya Roni lagi.
"Mama sama Sefi sudah pergi ke rumah sakit untuk mengantar makan siang"ucap Reno.
"Muka mu kenapa pucat sekali"tanya Brian dari tadi mengamati sepupu nya itu hanya memegang perut nya.
"Perut ku sakit sekali"jawab Reno.
"Mana mungkin aku mengatakan kalau tadi Tia menendang ku"gumam Reno.
"Kak Roni bawa Reno ke rumah sakit,mungkin perut nya kambuh lagi"Brian yang tahu jika Reno baru di operasi usus buntu,Brian semakin panik tak kala melihat wajah Reno semakin pucat.
"Ayo ku antar"ucap Roni sambil menuntun Reno berjalan ke luar menuju mobil nya di bantu oleh Brian membukakan pintu mobil untuk Reno.Setelah mobil mereka pergi,Brian kembali ke dalam rumah dan menemui istri nya di kamar.
"Sayang"panggil Brian memanggil istri nya namun tak ada di tempat tidur,lalu langkah Brian menuju pintu balkon yang terbuka dan tersenyum melihat istri nya sedang berdiri ke dua tangan nya memegang besi pembatas balkon itu sambil memejamkan mata nya.
__ADS_1
"Kenapa di sini"ucap Brian sambil memeluk istri nya dari belakang.Tangan Brian melingkar sempurna di pinggang Tia istri nya.