
Pernikahan akan hancur jika tidak ada keterbukaan dan kepercayaan pada pasangan masing masing.Sedikit saja kasih kepercayaan itu pada pasangan mu pasti sebuah hubungan akan bertahan.
Sebuah mobil tampak sedang mengikuti Siska yang akan menuju sebuah rumah sakit.Tanpa Siska sadari mobil itu ikut parkir di samping mobilnya.Siska keluar dari mobil dan berjalan santai memasuki rumah sakit itu dan menghampiri Tia yang sedang menunggu Bela di ruang operasi.
"Aku sudah mengirim setengah uang mu yang kau minta,jadi sekarang penuhi keinginan ku.Aku akan membawa mu pada dokternya"Tia sambil berjalan sambil menjelaskan kondisi terakhir Bela pada Siska.Ada sedikit rasa sakit yang di rasakan Siska melihat Tia menyayangi anak nya sendiri.
"Kapan setengahnya lagi di kirim"tanya Siska.
"Apa saat ini kau sangat membutuhkan uang,sehingga tidak sabaran begitu"Tia menatap Siska dengan bingung.
__ADS_1
"Kau tidak perlu tahu karena itu bukan urusanmu.Setelah selesai operasi nanti aku harus mendapat perawatan yang baik dan semua biaya perawatan ku harus kau bayar"Siska tidak ingin rugi untuk perawatan nya sendiri.Tia hanya mengangguk kerena sudah sampai di depan ruangan dokter.Setelah Siska di periksa dan hatinya cocok untuk di ambil menggantikan hati Bela yang rusak.Siska pun di bawa keruang operasi.Menjalani operasi selama lebih dari sepuluh jam dengan penuh harap Tia tampak terduduk lemas di luar ruang operasi.Tia mengingat apa yang dokter itu katakan jika operasi berhasil kemungkinan untuk bertahan hidup hanya lima tahun kedepan.Bela mengalami kerusakan hati karena Siska ketika mengandung sering mengonsumsi obat obatan dan minuman berakohol.Transplantasi hati atau cangkok hati merupakan salah satu penanganan terhadap kondisi gagal fungsi hati atau Liver.Prosedur ini termasuk operasi besar dan tidak mudah di lakukan karena itu Tia tampak sangat khawatir apakah Bela bisa bertahan hidup atau tidak karena jika sampai ada penolakan dari fungsi hati Bela maka tidak akan ada harapan lagi.
Seorang pria tampak berjalan menghampiri Tia yang duduk di depan ruang operasi itu.Pria itu berdiri dan menatap Tia dengan penuh tanda tanya.
"Bagaimana keadaan nya"pria itu menatap ruang operasi dengan wajah datar.
"Aku Fardan.Aku ingin bertanya padamu.Apa yang terjadi pada Siska?Apa dia sakit?"pria itu bertanya sambil mengulurkan tangan nya.
"Mengapa anda bertanya tentang nya?Apa anda mengenal Siska?"Tia tidak ingin ada orang lain tahu apa yang terjadi.
__ADS_1
"Tidak usah takut,aku adalah orang terdekatnya dan aku juga rekan kerja Brian suamimu"ucap Fardan.Sebelum Tia menjawab tiba tiba Brian memanggilnya dan menghampirinya seraya berlari kecil.
"Sayang....Bagaimana apa operasinya sudah selesai"tanya Brian menatap Tia dan Tia pun hanya menggeleng. kemudian Brian menatap pria di samping Tia.
"Fardan...Kau juga di sini.Apa kau sedang sakit?"tanya Brian lagi.
"Aku hanya melihat Siska dan aku bertemu istrimu di sini"ucap Fardan karena dia memang sudah mengikuti Siska begitu masuk ke rumah sakit.
"Ayo kita cari tempat duduk yang nyaman,ada yang ingin ku tanya kan padamu kebetulan kau ada di sini"ucap Brian.
__ADS_1