Cinta Ku Ada Padamu

Cinta Ku Ada Padamu
Episode 24


__ADS_3

Brian dan Roni datang pada saat Tia dan Bela sedang merasa bahagia.


"Brian"ucap Tia berdiri sambil menggendong Bela,dan Brian pun menyapa bu Retno yang masih duduk di samping Tia lalu menyapa Bela yang enggan turun dari gendongan Tia.


"Hai Bela cantik,apa kabar?apa kamu sudah sembuh"ucap Brian melihat Bela yang merasa takut dengan orang asing.


"Bela sayang ini Om Brian,om ini suami mommy Tia dan satu nya lagi om Roni"ujar Tia mengenalkan Brian dan Roni pada Bela namun Bela yang belum mengerti apa maksud Tia hanya menatap Brian dengan sorot mata sayu nya.


"Suami itu panggilan dari pasangan mommy,hmmmm seperti papi atau daddy"ucap Brian selembut mungkin dan Bela pun mengangguk mengerti.Dan dengan mudah Bela pun turun dari gendongan Tia dan sudah mau di ajak bicara oleh Brian.


"Baik lah sayang,mommy Tia pulang dulu ya"ucap Tia setelah melihat Brian seperti sudah kelelahan kemudian Tia memeluk Bela.


"Hati hati mommy,da da Om"ucap Bela melambaikan tangan nya.

__ADS_1


"Kami pulang dulu ya bu"ucap Brian.Mereka pun berjalan keluar namun tak sengaja Brian melihat kaki Tia yang tidak memakai alas kaki dan tangan nya menenteng sepatu hak tinggi nya.Brian pun menghentikan jalan nya begitu juga dengan Tia dan Roni ikut menghenti kan langkah mereka.


"Ada apa!apa ada yang tertinggal"ucap Tia.


"Kenapa tidak di pakai"ucap Brian menunjuk sepatu di tangan Tia.


"Oh...Aku hanya malas nanti saja di pakai"ucap Tia tambah mengangkat tinggi sepatu nya.Brian hanya mengeleng kepala dan mereka pun melanjut kan langkah nya menuju parkiran mobil.Setelah sampai di mobil mereka pun masuk dan duduk di belakang berdua.Roni melajukan Mobil nya dengan perlahan,di dalam Mobil mereka pun tampak diam tak ada yang memulai untuk bicara,hal itu membuat Tia merasa bosan,Tia mencoba memandang Brian berulang kali namun yang di pandangi justru sibuk dengan ponsel nya.


"Ada apa"ucap Brian mengalih kan pandangan nya dari ponsel nya lalu menatap Tia.


"Katakan"ucap Brian lagi masih menatap wajah Tia hingga mata nya tertuju pada satu titik dimana bibir Tia bicara membuat Brian tak tahan.


"Aahh,masih melihat bibir nya saja aku sudah mabok,"umpat Brian.

__ADS_1


"Aku mau adopsi Bela"ucap Tia memberanikan diri menatap mata Brian.


"Kamu mau anak,kenapa tidak bilang! kita bisa membuat nya sendiri."ucap Brian senang.


"Hah,bukan itu maksud ku"ucap Tia merasa gugup karena Brian sudah merubah posisi duduk nya menghadap Tia.


"Jadi apa maksud mu,kamu gak mau punya anak dari ku?apa kamu pikir aku tidak bisa memberikan mu anak sehingga kamu ingin mengadopsi seorang anak"ucap Brian menatap tajam Tia yang sudah di landa gugup.


"Brian,aku mau punya anak dari mu,tapi"ucapan Tia terputus karena Tia baru saja tersadar bahwa mereka bukan hanya berdua saja di dalam Mobil itu namun masih ada Roni di mobil itu.


"Tapi apa"ucap Brian tak sabar mendengar nya.


"Nanti saja setelah di rumah di bahas"ucap Tia yang merasa sungkan karena ada Roni yang mendengar mereka.dan Brian pun mengangguk mengerti setelah melihat tatapan Tia menunjuk ke depan.

__ADS_1


Terima kasih sudah baca karya autor receh ini semoga kalian sedikit terhibur dari penat nya kehidupan ini.Mari kita berhalu bersama.


__ADS_2