
Setelah Ari Kamal pulang,Tia pun menuju ruangan nya dan memeriksa pekerjaannya yang menumpuk.Di ruangan yang bernuansa putih itu seperti biasa Tia di temani oleh asisten dan sekretaris nya.Tia memilih duduk di sofa panjang agar bisa melurus kan kaki nya sambil memangku laptop nya.
"Mbak Tia,mau minum apa biarSita buat kan sekalian"ucap Sita yang mau mengambil air minum untuk nya.Sita adalah Sekretaris nya Tia.
"Boleh !Buat kan aku kopi ya yang hitam pakai gula sedikit"ujar Tia pasalnya kepala nya tiba tiba pusing.
"Dan buat kan juga buat dia"ujar Tia lagi sambil menunjuk asisten nya yang sedang serius dengan laptop nya juga.
"Baik mbak"Sita pun pergi untuk membuatkan kopi.Tia menatap keluar dari jendela kaca yang besar itu melihat hujan gerimis baru saja mengguyur kota itu." Tenyata ada pelangi aku rindu sama Bela.Apa Bela sudah pulang dari rumah sakit"gumam Tia sambil menatap pelangi di luar sana yang penuh dengan warna.
Karena pernikahan nya yang mendadak Tia tidak sempat menanyakan kabar Bela.Dan Tia pun mengambil ponsel nya dan mengubungi bu Retno.
"Hlalo bu,apa kabar! apa Bela sudah pulang dari rumah sakit?"tanya Tia.
__ADS_1
"Bela sudah pulang nak,tapi begitu lah Bela masih belum mau makan dan selamat ya nak atas pernikahan mu,maaf kami tidak bisa datang"ucap bu Retno yang merasa tidak sungkan.
"Terima kasih bu,Tia mau lihat Bela sekarang ya bu"ucap Tia.
"Baik lah nak Bela pasti senang nanti"ucap bu Retno.Dan Tia pun mengakhiri panggilan nya.
"Aku akan ke panti sambil membawa makan siang buat anak anak"gumam Tia sambil beranjak dari duduk nya dan tiba tiba ponsel nya berdering,Tia pun mengangkat ponsel nya ternyata Brian yang menelpon.
"Hallo"jawab Tia.
"Maaf aku gak bisa,aku akan ke panti"ucap Tia.
"Tunggu aku,biar ku antar"ujar Brian lagi.
__ADS_1
"Tidak usah aku akan naik taxi saja,nanti kelamaan ini aku mau berangkat"ucap Tia sambil melihat jam tangan nya.
"Pulang jam berapa,nanti biar ku jemput"ujar Brian lagi.
"Baik lah nanti ku telpon"ucap Tia.Brian pun memutuskan panggilan nya.Dan Tia pun beranjak dari duduk nya dan mengambil tas nya.
"Mau kemana mbak,ini kopi nya sudah datang"ujar Sita yang baru datang membawa mampan berisi tiga gelas kopi.
"Aku mau pergi Sita,kamu minum saja kopi nya,oyah aku pinjam motor mu ya"ucap Tia sambil mengulurkan tangan nya minta kunci motor Sita.
"Ini mbak,tapi nanti isi full ya"ucap Sita sambil memberikan kunci motor nya dengan senyum yang menampakkan gigi putih nya.
"Pasti ku isi,tapi nanti jemput sendiri ke panti ya"ujar Tia lagi lalu pergi.
__ADS_1
"Ok mbak"ucap Sita sedikit berteriak karena Tia sudah berjalan cepat.Setelah Tia pergi,Sita pun memberikan kopi untuk asisten nya Tia yang masih serius bekerja.Asisten nya Tia yang bernama Kevin itu jika bekerja tidak boleh ada yang mengganggu apapun yang terjadi di sekeliling nya dia tidak peduli asalkan tidak mengganggu nya.
"Ini kopi mu,asisten yang sok serius"ucap Sita memberikan dua gelas kopi di depan nya.Namun hanya di lirik oleh Kevin saja,dan sita pun kembali duduk di kursi nya.