
Hari ini setelah pulang jiarah dari makam kakek Brian.Sebagian keluarga Brian sudah kembali ke kota nya masing masing termasuk keluarga Reno,namun Reno tinggal karena akan ke kota x untuk menandatangani kerjasama.Begitu juga orang tua Tia mereka akan sama sama berangkat pulang ke rumah nya.Brian dan Tia memutuskan untuk pulang karena pekerjaan mereka.
"Ma..Kami akan sering berkunjung ke rumah ini,mama jaga kesehatan ya"ucap Brian memeluk mamanya sambil mengusap punggung widia.
"Sayang,kemari lah"panggil Brian melihat istri nya masih di ambang pintu sambil berjalan menarik koper nya.Tia menghampiri mertua nya yang di peluk suami nya.
"Sayang,mama kamu apa kan.Kenapa sedih gitu"tanya Tia lalu ikut masuk dalam pelukan Brian.
"Mama sedih kamu tinggal"ucap Brian mengusap rambut Tia.
"Mama..ikut aja yah"ucap Tia.
"Kalau mama ikut kalian,siapa yang temani papa"ucap Wanda.
"Ngak,sayang..Mama akan tetap di sini saja,kalau mama rindu kalian berdua,mama yang akan datang"ucap Widia melepas pelukan Brian karena Wdia melihat Wanda Alexander di samping nya berdiri, lalu memeluk suami nya itu.
"Makanya kalian berdua segera kasih kami cucu yang banyak biar mama tidak kesepian"ucap Wanda tersenyum.
__ADS_1
"Lagi proses pah"ucap Brian santai sontak Tia langsung mencubit perut Brian dan pergi ke arah mobil kakek nya yang duduk di depan.
"Kakek..masih ada yang di butuh kan lagi,seperti bantal atau kaus kaki biar kaki nya tidak dingin"tanya Tia.Tia selalu merasa khawatir jika kakek nya naik mobil.
"Sudah semua sayang,kamu juga jangan lupa minyak angin nya biar tidak pusing nanti di mobil"ucap kakek Tia mengingatkan.
"Iya Kakek"ucap Tia,kemudian meninggal kan kakek nya di mobil itu bersama seorang supir pribadi kakek nya lalu berjalan menghampiri mertua nya lagi.Tia ingin memeluk mertua nya itu sekali lagi.
"Mbak,kami berangkat ya,jaga kesehatan jangan sedih terus"ucap Rosa memeluk Widiia.
"Iya kamu juga jaga kesehatan biar bisa ngurus kakek Tia"ucap Widia.Rosa pun pamit dan masuk ke mobil.
"Hati hati di jalan kalau lelah istirahat jangan di paksakan"ucap Wanda.Johan pun mengangguk dan menyusul istri nya masuk ke mobil.
"Mama"Tia kembali memeluk mertua nya itu dengan sedih.
"Sayang,jaga Brian yah!Mama percaya sama kamu,pasti bisa mencintai anak mama secepat nya"bisik Widia.Tia mengangguk kan kepala saja.
__ADS_1
"Ma,aku gak di peluk juga"ucap Brian,langsung memeluk mamanya lagi.
"Aku juga mau di peluk mama"ucap Roni ingin ikut memeluk Widia namun di halangi oleh Brian.
"Eit...tunggu dulu"cegah Brian.Tia pun melepas pelukan nya dan mencium punggung tangan Widia,begitu juga Brian lalu Brian menarik Tia agar mereka pun pamit pada papa Wanda.
"Pah...kami pamit"ucap mereka berdua lalu mencium punggung tangan papa nya.
"Baik lah,kalian hati hati di jalan,ada Reno juga kan,Roni bisa gantian menyetir kalau lelah"ucap Wanda.Reno ikut naik mobil Brian karena Reno ada pekerjaan kerja sama dengan Brian.Brian dan Tia pun masuk kemobil lalu melambaikan tangan nya.Mereka pun berangkat bersamaan dengan dua mobil yang beriringan.
setelah mereka pulang,author akan mulai komplik nya yah!
terima kasih sudah baca karya author.kasih like nya yah!komen juga boleh.
terima kasih
terima kasih
__ADS_1
terima kasih.
...salam malam minggu dari dunia halu....