
"Kak James, apakah kak James sayang dengan Masha soalny kak Darwin sama sekali tidak perduli dia selalu saja cuek dengan Masha." Ujar seorang gadis dengan seragam SMA nya.
"Tentu saja dong kak James sangat menyayangimu." Ujar James dengan mengelus rambut gadis itu.
"Kak James memang yang paling baik." Ucapnya sembari memeluk kuat James.
Semua berjalan baik-baik saja di keluarga Robert dengan senyuman Masha yang terus menyinari rumah itu. Sedangkan James juga sering berkunjung ke sana.
"Siapa yang datang itu kak ? dia sangat tampan, benar-benar seperti artis tidak bahkan lebih tampan dari artis manapun." Tanya gadis itu yang tampak terpesona dengan Leon yang kala itu sedang mengunjungi kediaman Robert yang merupakan pamannya.
"Dia Leonardo kau jangan dekat-dekat dengannya karena dia sangat berbahaya bahkan dia sering membunuh orang." Peringat James kepada gadis itu karena dia tau betul siapa Leon.
"Oke deh kak." Ujarnya.
Mendengar hal tersebut James tersenyum lega karena gadis kecil itu mau mendengarkannya tapi siapa sangka gadis itu ternyata tidak mendengarkannya sama sekali dan diam-diam menyukai Leon sedangkan Leon selalu cuek padanya.
...****************...
Semakin lama perasaan gadis itu berubah menjadi obsesi dia melakukan hal-hal gila untuk memiliki Leon mulai dari terus mengikuti, mengganggunya dan bahkan pernah ketika Leon tengah menginap di tempat Robert gadis itu justru masuk ke kamarnya dan mencoba untuk menggodanya tapi sungguh sayang bukan tergoda Leon justru naik pitam dan marah besar. Pada malam itu juga ia memilih untuk menginap di hotel dari pada di tempat Robert.
Semua orang yang mengetahui kejadian itu merasa jijik dengan apa yang telah dilakukan oleh Masha mereka merasa Masha sama sekali tidak memiliki harga diri sebagai seorang wanita.
Melihat hal tersebut Darwin selaku kakak kandung mencoba menasehati berulang kali kepada gadis itu tapi Masha sama sekali tidak mau mendengarkannya dan justru membenci kakaknya yang dianggap membencinya karena tidak mau membantunya mendapatkan Leon. Darwin tau betul jika adiknya itu sudah sangat keterlaluan karena sejak kecil apapun yang Masha mau selalu di turuti hingga besar iapun bersikap seperti itu.
Berbeda dengan Darwin yang menentang Marsha yang ingin memiliki Leon sedangkan Robert dan James justru membantu gadis itu. Karena kasih sayang mereka pada gadis itu membuat mereka tidak dapat melihat mana yang benar dan mana yang salah.
"Ayah hiks aku benar-benar mencintai Leon aku mau terus bersama Leon hiks." Rengeknya pada Robert dan juga James dan Darwin yang ada di sana.
"Tidak bisa Marsha Leon tidak menyukaimu hati seseorang itu tidak dapat dipaksakan." Ujar Darwin.
__ADS_1
"Kau apaan sih Win bukannya membantu adikmu kau justru berbicara yang tidak-tidak." Marah Robert.
"Aku tidak mengatakan yang tidak-tidak tapi itu memang kenyataan." Ujar Darwin.
"Cukup hentikan Win kau terlalu tidak perduli pada adikmu." Ungkap James kepada Darwin.
"Terserah kalian saja mau bagaimana." Ujar Darwin lalu pergi meninggalkan tempat itu.
"Memang dasar anak tidak tau di untung." Ketus Robert.
Setelah itu mereka bertiga membuat Rencana yakni ketika pesta yang akan diakan oleh keluar Robert maka James akan meletakkan obat perangsang minuman Leon dan setelah Leon meminumnya kita akan membawa Leon ke kamar yang sudah kita sediakan di dekat tempat pesta nah pada saat itu Masha akan mengambil kesempatan pada Leon sedangkan Robert dan James bisa memergoki kami lalu memaksa kami untuk menikah. Itulah ide yang disampaikan oleh Masha kepada James dan Robert tentu pada awalnya mereka tidak setuju tapi Masha justru mengancam akan menyakiti dirinya sendiri jika kedua orang itu tidak mau membantunya.
Hingga tibalah hari pesta yang dibicarakan dan Leon tidak meminum minuman yang telah diberi obat perangsang justru Mashalah yang meminum obat tersebut. Pada hari itu Robert dan juga James panik bukan kepalang karena mereka tidak dapat menemukan Masha. Mereka sudah mencari kemanapun tapi gadis itu tidak dapat di temukan.
"Cepat cari Masha kemanapun! aku tidak mau tau." Perintah Robert pada anak buahnya mendadak pesta diberhentikan. Melihat hal tersebut Leonpun bertanya tentang apa yang terjadi pada Robert.
"Masha menghilang aku tidak dapat menemukan nya dimanapun." Paniknya.
Mendengar hal tersebut Leon memerintahkan anak buahnya untuk ikut mencari Masha yang hilang. Begitu pula Darwin dan juga James.
Hingga keesokan paginya Masha di temukan dengan salah satu anak buah Leon. Gadis itu tampak berantakan dan menurut anak buah Leon dia menemukan Masha di jalan.
"Ayah hiks,hiks aku takut hiks." Tangisnya.
Semua merasa lega karena gadis itu telah di temukan.
"Ka-kau apa yang kau terjadi padamu tadi malam Marsha?" Tanya Darwin yang tampak kaget melihat bekas merah yang ada di bagian leher Masha. Mereka yang berada disana bukanlah orang bodoh tentunya mengetahui apa yang terjadi tadi malam dengan Masha apa lagi dengan bentuk yang acak-acakan saat ini.
Suasana tambah runyam semua orang terkejut sedangkan Masha ia sudah menangis tersedu-sedu. Ia menceritakan bahwa ia dilecehkan dengan seseorang tadi malam tapi dia tidak tau siapa pria tersebut.
__ADS_1
Mendengar hal tersebut tentunya suasana berubah campur aduk bahkan mereka Darwin, James dan Robert meneteskan air mata karena merasa tidak bisa menjaga Masha. Berbeda dengan Leon yang menatap datar kejadian itu.
Setelah itu Masha terus murung dan tidak mau keluar dari kamar hingga suatu hari ia di temukan pingsan yang ternyata telah mengandung anak pria tersebut.
Mendengar hal tersebut semua orang panik dan bersedih namun nasi telah menjadi bubur dan mereka harus menerima semua itu.
"Ayah hiks aku tidak mau bayi ini hiks aku tidak mau ada dia hiks aku benci hiks." Tangisnya.
"Kau tidak boleh begitu dia tetap anakmu Masha." Ungkap Darwin.
"Dia bukan anakku hiks dia bukan anakku!!." Ucap Masha histeris.
"Jadi apa yang kau inginkan saat ini nak ayah pasti akan memberikan nya padamu." Ujar Robert.
"Aku ingin Leon ayah!! aku ingin menikah dengan Leon!! dia yang harus menjadi ayah dari anak ini!!." Ujarnya dengan histeris.
Melihat hal tersebut saat itu juga Robert menghubungi Leon dan Leon pun pergi ke rumah Robert.
"Leon paman mohon padamu untuk menikahi Masha ya..." Mohonnya pada Leon.
"Aku tidak bisa paman." Ujar Leon karena dia memang tidak memiliki perasaan dan belum ada niat untuk menikah.
"Paman mohon padamu Leon kau harus mau!" Ujar Robert dengan nada memaksa.
"Aku juga memiliki perasaan ku sendiri paman dan aku berhak untuk memilih jalan hidupku sendiri." Ujar Leon dengan Tegas.
" Baiklah, jika memang begitu maka kau pergi saja menemuinya dan tenangkan dia." Ujar Robert.
"Baiklah tapi setelah itu aku akan pergi." Ujar Leon.
__ADS_1