
"Sayang hiks maafin aku ya jangan kayak gini, aku benar-benar menyesal bagaimana jika kita baikan." Bujuknya lagi.
"Huhh" Ranti menghela nafas panjang sebelum akhirnya mengatakan sesuatu pada pria itu.
"Aku akan memaafkanmu tapi dengan syarat kamu harus mau mengabulkan semua keinginanku bagaimana?." Tawar gadis itu.
"yes, I will do anything as long as you want to forgive me even if I die willingly." ucap pria itu dengan semangat.
"Jangan pakai bahasa Inggris Bambang, aku nggak tau artinya." Ujar Ranti dengan kesal.
...****************...
Ranti menatap kesal pria yang saat ini tengah tertawa puas dihadapannya.
"kau!!" Geramnya.
"Jika kau masih tertawa tuan Leon maka aku tidak akan pernah memaafkanmu." Ancam Ranti. Mendengar ancaman itu dengan cepat pria tampan tersebut berhenti tertawa.
"Kenapa diam? ketawa lagiii.." Ujar Ranti.
__ADS_1
"Hmm iya iya aku salah maafkan aku ya."Mohon pria itu dengan wajah memelas.
"Huhh, jadii em yang tadi apa artinya ?" Tanya gadis itu sedikit malu.
'Aku sudah belajar bahasa Inggris dari SD, SMP,SMA,bahkan kuliah pun ada bahasa Inggrisnya tapi kenapa otak bodoh ini tidak pernah paham ya.'Pikir Ranti.
"Mau aku ajarkan bahasa Inggris bagaimana?" Tanya Leon yang seakan-akan mengerti kegelisahan dari istri tercintanya itu.
"Tidak perlu" Jawab Ranti.
"Baiklah jika sayangku maunya begitu budakmu ini bisa apa?" Ujarnya.
"Cepat katakan Leon tadi apa yang kamu ucapkan dengan bahasa Inggris ?"Tanyanya.
"Oke jika begitu, aku mau kamu..."
"Apa" Potong pria itu dengan tidak sabaran.
"Bisakah kau mendengarkan aku dulu." Ranti mulai kesal lagi dengan pria ini.
__ADS_1
"Oh ya baiklah maafkan aku." Lagi-lagi permintaan maaf itu keluar dari mulut pria angkuh yang tidak pernah mengucapkan kata sakral itu bahkan hanya Ranti lah yang dengan mudah mendengar kataitu.
"Aku mau kau jujur padaku untuk apapun itu,"Kali ini Ranti tampak benar-benar serius. Wanita itu terus menatap manik mata hitam segelap malam milik Leon.
"Aku akan..." Belum sempat pria itu menjawab tapi Ranti memotong ucapannya.
"Leon...suamiku," Hati Leon tampak bergetar saat wanita yang ia cintai itu memanggilnya dengan penuh cinta.
"Dengarkan aku dulu, aku sebenarnya ingin minta maaf padamu atas keegoisanku untuk memaksamu jujur, aku hanya ingin tau tentang dirimu yang sebenarnya. Tapi..."Ranti tampak tersenyum pada pria tampan itu. Saat ini angin bertiup hingga bau bunga dapat tercium di Indra penciuman mereka.
"Tapi aku menyadari bahwa aku juga harus mengerti dirimu, aku tau kau sangat mencintaiku dan kau pasti punya alasan untuk tidak berkata sesungguhnya padaku." Gadis itu menyentuh pipi pria didepannya lalu mengelusnya perlahan. Leon tampak terkejut dengan apa yang dilakukan oleh wanita itu.
"Leon aku percaya padamu walau apapun yang terjadi aku akan tetap berada disisimu." Wanita itu tersenyum tulus padanya.
"Kenapa kamu sangat percaya padaku ? bagaimana jika nanti aku mengecewakanmu ?"Tanya pria itu karena ia benar-benar takut jika wanita itu tau tentang identitasnya sesungguhnya apakah wanita itu masih akan terus disisinya?.
"Aku percaya padamu karena aku sangat mencintaimu dan jika kau mengecewakan ku itu juga bukan salahmu tapi salahku karena mempercayaimu." kali ini Ranti menatap hamparan bunga itu.
"Cup" Tiba-tiba Leon menarik Ranti lalu mengecup dahi wanita itu dengan penuh cinta.
__ADS_1
"Aku akan terus berusaha untuk membuatmu bahagia dan tidak akan mengecewakanmu jadi tolong percaya padaku sampai kapanpun." Ujarnya dengan penuh harap. Ranti menatap binar mata Leon yang penuh kesungguhan.
"Baiklah, Jika begitu mari hidup bersama selamanya.