Gadis Biasa Menikahi Mafia Tampan

Gadis Biasa Menikahi Mafia Tampan
POV 2


__ADS_3

Tanpa kusadari perasaan itu tumbuh begitu saja bahkan sebelum gadis itu jatuh cinta padaku aku telah lebih dahulu jatuh pada pesonanya. Jantungku berdebar kencang saat berada didekatnya namun aku menyukai perasaan itu, aku sama sekali tidak membencinya. Dan satu hal yang sangat aneh aku sama sekali tidak bisa tidur jika tidak berada disisinya. Maka dari itu aku akan selalu memeluknya Sepenjang malam, itu adalah hal yang sangat membahagiakan dalam hidupku.


Aku mencari tau semua tentangnya dan juga orang tuanya. Sebagai menantu yang baik aku terus mengirimi mereka uang di kampung dengan atas nama Ranti. setiap orang tua gadis itu ingin bertemu oleh anaknya maka aku akan memberikan surat yang seakan-akan dibuat oleh Ranti. Didalamnya menjelaskan tentang gadis itu yang sedang mengikuti kegiatan kampus selama setahun dan itu di gaji oleh pihak kampus.


...****************...


Setiap hari yang kulalui oleh Ranti merupakan berkah tersendiri yang kurasakan. Walaupun aku sering bersikap dingin didepannya karena aku bingung bagaimana berbicara padanya. Seolah-olah aku tidak akan bisa mengendalikan tubuh ini jika Ranti berada di dekatku. Jika ditanya apakah cintaku perlahan pudar padanya jawabannya hanya 'TIDAk' aku malah selalu jatuh cinta padanya.


Tapi gadis itu masih sering ingin melarikan diri dariku. Ketika aku lengah dia kabur dan hampir saja di jual oleh mafia penjual organ tubuh. Pada saat ia lari dan menumpang di mobil pasangan suami istri itu bukanlah hal yang baik. Gadis itu tidak tau jika mobil yang ia tumpangi adalah milik penjual organ manusia dan tentunya pasangan suami istri itulah dalangnya.


Aku tiba disana sudah sangat terlambat karena ku lihat ada rombongan mafia lain yang sepertinya memiliki masalah dengan pasangan suami istri yang ditumpangi oleh Ranti itu.


Aku tidak mau memikirkan hal itu apalagi pada saat kulihat gadisku yang tengah terduduk diatas aspal dengan luka di tubuhnya. Tentu saja emosiku benar-benar tidak bisa ku tahan dan memerintahakan semua anak buahku untuk menghabisi para lalat itu.

__ADS_1


Perlahan aku datang mendekat padanya dan dengan cepat ku tutup matanya agar tidak melihat mayat yang bertebaran itu.


"Jangan takut aku akan selalu melindungi mu." Andaikan aku dapat mengatakan kata-kata itu untuk menenangkannya namun sifat pengecutku membuatku tidak mengatakannya. Aku tau dia takut bahkan sangat takut karena mungkin karena ini adalah pengalaman pertamanya.


Kuantar gadis itu ke kamar kami karena ada hal mendesak aku harus meninggalkannya sebentar dan pergi. Aku sangat terkejut saat tiba-tiba mendengar Isak tangisnya dari dalam kamarnya. Aku tau dia pasti takut tapi aku bingung karena sebelumnya aku memang tidak pernah menghibur orang lain.


Dalam tangisnya aku dapat mendengar jelas jika dia tidak merasa bahagia tinggal bersamaku namun aku juga tidak ingin melepaskannya. Semua menjadi rumit aku tau bahwa ketika aku jujur dan baik padanya maka semua akan baik-baik saja. Tapi keesokkan harinya Martin datang padaku dan menjelaskan bahwa orang yang mengincar ku semakin banyak memunculkan dirinya dan mereka menargetkan orang terdekat ku. Jika saja aku tidak jatuh cinta pada gadis itu maka semua akan baik-baik saja tapi apa yang terjadi cinta itu begitu saja timbul tanpa bisa ditahan.


Aku merasa jantungku benar-benar akan lepas hampir saja aku membunuh seseorang yang telah berhasil singgah dihatiku dengan cepatnya.


Kuhampiri dia dan tampak seluruh tubuhnya bergetar seolah olah ketakutan itu telah memakan jiwanya. Aku benar-benar takut karena ini adalah perbuatanku. Aku takut jika gadis ini terluka dan membenciku seumur hidupnya. Tapi syukurlah dia merupakan gadis yang sangat mudah untuk kembali ke keadaan normal dan juga cepat beradaptasi.


Semua berjalan lancar dan sangat baik aku dapat melihat gadis itu setiap saat. Aku juga membuatkannya taman bunga karena tau gadis itu suka melihat pemandangan. Setiap sore gadis itu akan selalu duduk di kursi panjang yang kubuat untuknya. Angin taman itu pasti akan menerbangkan rambut indahnya dan itu menambah pesonanya.

__ADS_1


Di pagi itu Martin datang padaku dan mulai memberi tau apa saja rencana musuh dan dari semua laporan itu yang ia tau satu hal bahwa Ranti selalu saja mereka jadikan sasaran walaupun publik tau aku tidak mencintai Ranti tapi gadis itu masih berstatus sebagai istriku.


Aku sungguh sangat bingung dengan apa yang harus aku lakukan. Hingga kembali kuliahat kearah taman dimana gadis itu sudah berada di sana dan tersenyum bahagia. Aku ingin ia aman dan aku tau juga bahwa itu bukanlah bersamaku.


" Ya Aku mencintaimu, bahkan lebih dari yang kau pikirkan aku sangat mencintaimu hiks a-aku berharap kita akan selalu bersama dan saling mencintai selamanya !!." Ucap gadis itu di saat aku menghampirinya. Aku sangat senang namun aku kembali teringat dengan bahaya yang akan didapat gadis ini jika dia berada di dekatku.


Aku menolak pernyataannya dengan sangat kasar agar dia membenci diriku namun apa yang terjadi gadis itu justru berkata bahwa akan membuatku jatuh cinta padanya. Sedangkan aku sendiri sudah menyukainya terlebih dahulu. Walau aku sudah mencoba untuk menyangkalnya namun aku benar-benar telah jatuh cinta pada gadis itu.


Banyak hal yang membuat kami semakin terluka di akhir perpisahan kami. Hingga aku melihatnya hampir melompat ke dalam laut dan itu membuatku sangat takut. Semenjak itu aku membenci laut dan juga angin laut apalagi pada saat melihat gadis itu di ujung dermaga. Aku sungguh-sungguh sangat takut melihatnya seakan-akan aku benar-benar merasa trauma dengan kejadian itu. Oleh karena itu aku menariknya dari dermaga itu dan kami berakhir dengan pertengkaran dimana aku harus menyakitinya lagi.


Aku bisa berpisah dengannya namun aku tidak bisa jika melihatnya dalam bahagia. Jika aku bisa aku akan menghapus semua kenangan indah darinya agar dia tidak terluka cukup aku saja yang terluka karena cinta ini. Suatu saat jika aku rindu maka akan kutahan tanpa rasa takut asal gadis itu bahagia. Aku akan melakukan segalanya untuknya meski itu hal tersusah bagiku. Aku cukup menjadi bayang-bayang dan akan terus menjaganya.


'Aku tidak bisa memberikan dunia kepadamu. Namun, aku dapat memberikan seluruh duniaku untukmu my love Ranti'

__ADS_1


__ADS_2