Guruku Jodohku

Guruku Jodohku
Keseruan Sheena Dan Shaka


__ADS_3

Alexa terlihat sedikit bosan karena sejak tadi Sheena terlihat menghabiskan waktunya bermain bersama Grace sampai melupakan dirinya. Akhirnya Alexa mencoba mencari kesibukan lain melangkahkan kakinya menuju dapur. Alexa melihat Mbak Ning dan Mbok Lasmi yang baru saja pulang dari pasar, ia langsung saja menghampiri Mbak Ning dan Mbok Lasmi.


"Loh.., Mbak Ning mau ada acara apa? Kok belanjaannya banyak banget?" tanya Alexa heran.


Mbak Ning meletakkan belanjaannya menatap ke arah Alexa, "Oh ini Non.., kata Ibu nanti mau ada tamu sekalian mau makan malam, makanya Mbak di suruh belanja lengkap sama Ibu," ujar Mbak Ning.


Alexa mengangguk ber oh ria menyauti ucapan Mbak Ning, "Sini Mbak biar Alexa bantuin," ujar Alexa mengambil bahan-bajan makanan dan juga sayuran di keranjang jinjing.


"Eh udah biarin Non, biar Si Mbok sama Ning aja yang rapihin," ujar Mbok Lasmi


Alexa tersenyum menatap Mbok Lasmi yang terlihat sungkan, "Gpp Mbok lagian juga Alexa bosen ngapa-ngapain dari tadi, "ujar Alexa.


"Emang Den Shaka sama Non Sheena kemana, "ujar Mbak Ning.


"Shaka main di kamar, terus Sheena main sama Grace di taman belakang," ujar Alexa.


***********


Di sisi lain


Sejak kedatangan Grace, Sheena terus saja menghabiskan waktunya bermain bersama Grace. Grace yang memang sejak dulu sangat menyukai anak kecil, terlihat begitu menikmati waktunya saat bermain bersama Sheena.


Grace mengusap kepala Sheena "Sheena Aunty boleh nanya nggak ?" tanya Grace.


Sheena menatap Grace dengan tatapan gemas, "Bolehlah Aunty, masa nggak boleh," ujar Sheena dengan gaya bawelnya.


Grace pun tersenyum menatap Sheena, "Sheena.. Sheena pengen nggak punya Daddy?" tanya Grace.


Seketika Sheena langsung mengubah raut wajahnya menatap Grace dengan tatapan sedih, ia menganggukkan kepalanya, "Tapi kan Daddy Sheena udah meninggal kata Mommy sama Uncle, "ujar Sheena dengan nada sedih. Grace mengusap kepala Sheena dengan penuh kasih sayang dan rasa iba.


"Aunty tau nggak Daddy Sheena itu mukanya kayak apa sih," ujar Sheena polos.


Grace tersenyum lirih menatap Sheena, "Mata kamu, hidung kamu, pokoknya muka kamu itu semuanya mirip sama Daddy kamu, Sheena," ujar Grace.


Sheena memperlihatkan raut wajahnya yang terlihat senang, "Beneran Aunty, kalo Sheena mirip Daddy? " Sheena tersenyum menatap Grace. Grace pun mengangguk menimpali ucapan Sheena.


Sheena terlihat semakin antusias saat Grace membicarakan Daddynya, pasalnya saat Sheena bertanya kepada Alexa dan juga Nicco, Alexa terlihat bingung dalam menjawab pertanyaan Sheena. Sedangkan Nicco sendiri tidak pernah sedikit pun menceritakan tentang Daddynya kepada Sheena.


"Aunty.., Daddy Sheena itu baik nggak orangnya?" tanya Sheena.


Grace mengusap pipi Sheena tersenyum, "Daddy kamu itu orang baik Sheen, Daddy kamu juga orang yang hebat, "ujar Grace.


Sheena kembali mengubah raut wajah menjadi sedih, "Aunty.., tapi Daddy kenapa pergi ninggalin Sheena. Sheena sedih Aunty, kalo setiap acara show di sekolah Sheena, semua teman-teman Sheena selalu datang sama Mommy dan Daddynya, tapi Mommy selalu datang sendiri, tapi kadang-kadang sama Aunty Hanum. Terus temen-temen Sheena juga selalu ngatain Sheena sama Kak Shaka anak yang nakal, makanya Sheena sama Kak Shaka nggak punya Daddy, " ujar Sheena yang langsung terisak memeluk Grace.


Grace menarik nafasnya berusaha menahan air matanya, "Sayang dengerin Aunty, Sheena sama Kak Shaka itu anak yang baik, justru yang nakal itu teman-teman Sheena yang suka ngatain Sheena sama Kak Shaka, " ujar Grace mencoba memberi pengertian kepada Sheena.


"Kok kalo Sheena anak baik kenapa Tuhan ambil Daddy dari Sheena? Aunty.., tolong bilang sama Tuhan ya, Sheena kangen Daddy, suruh Tuhan balikin Daddy Sheena Aunty," ujar Sheena dengan polosnya menangis menatap Grace sambil mengusap kedua mata


Grace tak kuasai membendung air matanya setelah mendengar ucapan Sheena yang sangat merindukan sosok kehadiran Daddynya, ia langsung memeluk Sheena dengan erat.


Grace mengusap iba kepala Sheena yang ternyata sangat merindukan sosok Daddynya, "Sheena seandainya kamu tau Daddy kamu masih ada di dunia ini. Maafin Aunty Sheena, gara-gara Aunty, Mommy sama Daddy kamu berpisah, "batin Grace memeluk Sheena penuh kasih sayang dengan perasaan bersalah.


Sisil yang sejak tadi ikut mendengarkan percakapan antara Sheena dan Grace pun di buat ikut menangis di balik pintu.


"Mungkin ini sudah saatnya Tuhan mempertemukan kalian kembali sebagai keluarga yang utuh," batin Sisil penuh haru menatap ke arah Sheena dan juga Grace.


Sisil pun menghampiri Grace dan juga Sheena yang terlihat saling berpelukan di duduk di pinggir kolam renang.

__ADS_1


"Asik banget nih dari tadi, lagi ceritain apa sih?" tanya Sisil kepada Grace.


Grace buru-buru menghapus sisa air mata di balik tubuh Sheena lalu melepas pelukannya dan menatap ke sumber suara, "Eh Mamah," ujar Grace.


Sheena yang masih sedikit terisak, menatap ke arah Sisil dan langsung menghampiri Sisil dan memeluknya, "Oma.., Sheena kangen Daddy Oma, "ujar Sheena mengusap matanya.


Sisil menatap iba cucu kesayangannya tersebut yang ternyata merindukan sosok seorang Daddy, "Hmm.. kasian Sheena mau ketemu Daddy ya?" ujar Sisil. Sheena mengangguk sedih menatap Sisil sambil mengusap-usap matanya.


Sisil mengusap pipi Sheena, "Sheena yang sabar ya sayang, nanti juga Sheena ketemu sama Daddy," ujar Sisil tersenyum.


"Kapan Oma?" tanya Sheeran penuh harap.


Sisil meraih tubuh Sheena dan membawanya masuk, "Nanti sayang, tapi sekarang Sheena ikut Oma dulu yuk, Oma punya hadiah buat Sheena sama Kak Shaka," ujar Sisil.


Mata Shena langsung berbinar, "Hadiah..., Dimana Oma hadiahnya," ujar Sheena antusias.


Sisil menurunkan Sheena, "Sekarang Sheena panggil Kak Shaka dulu gih, biar nanti liat hadiahnya bareng-bareng," ujar Sisil.


Sheena langsung saja berlari dengan perasaan gembira, karena mendapatkan hadiah kembali dari Oma Sisil. "Mommy...Mommy, "teriak Sheena pun berlari mencari keberadaan Mommy nya.


Alexa menengok dan tersenyum menatap putri yang berlari dengan wajah gembira mencari keberadaannya.


"Mommy Kak Shaka dimana?" tanya Sheena membeo.


"Kak Shaka ada di kamar sayang, " ujar Alexa.


"Kak Shaka..Kak Shaka Oma beliin hadiah, "teriak Sheena kegirangan.


Alexa hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah putri kecilnya yang begitu senang karena kembali mendapatkan hadiah.


.


.


******


Sheena membuka pintu kamar, "Loh, Kak Shaka kok mukanya sedih sih? Kenapa Shaka kangen Aunty Hanum sama Uncle Nicco ya? "tanya Sheena menghampiri Shaka yang terlihat duduk di ranjang.


Shaka langsung menampilkan senyumnya menatap adiknya "Enggak kok Shen, Kak Shaka cuman bosen pengen maen di luar. Kamu bosen nggak?" tanya Shaka berbohong.


Sheena menarik tangan Shaka, "Kak kata Oma, Oma beliin kita hadiah. Ayo Kak kita ke Oma, "ajak Sheena.


Shaka seketika mengubah raut wajahnya terlihat riang, "Beneran?" tanya Shaka penasaran.


Sheena langsung menarik tangan Kakaknya, "Yuk kak, kita ke Oma, " ajak Sheena


"Oma..Oma.., "teriak Sheena sambil berlari mencari keberadaan Oma Sisil.


Alexa yang melihat kedua anaknya berlari langsung menggelengkan kepalanya, "Sayang jangan lari-lari nanti jatuh," ujar Alexa.


Mbak Ning pun ikut tersenyum melihat tingkah kedua bocah tersebut, "Gemes banget toh liat mereka tuh. Semenjak Den Shaka sama Non Sheena datang, rumah ini jadi tambah ramai Non, Mbak Ning seneng liat mereka lucu-lucu banget, "ujar Mbak Ning menatap tingkah Shaka dan juga Sheena.


"Iya bener..., kok Non Alexa bisa punya anak selucu dan gemesin kayak gitu toh, "ujar Mbok Lasmi menimpali.


Alexa hanya bisa menyunggingkan senyumnya mendengar ucapan Mbak Ning dan Mbok Lasmi.


Kring..Kring!

__ADS_1


Sheena membunyikan bel pada sepedanya, "Mommy.., Sheena sama Kak Shaka dapet hadiah sepeda baru dari Oma, " teriak Sheena memamerkan sepada barunya.


Shaka menghampiri Alexa di dapur, "Mommy.. boleh nggak maen sepedanya di luar, "ujar Shaka.


"Iya Mommy, Sheena bosen pengen maen keluar," ujar Sheena. Alexa menatap kedua anaknya yang menatapnya penuh harap.


"Den Shaka sama Non Sheena bosen ya.. gimana kalo mainnya ke taman rptra belakang, jaraknya nggak jauh dari di sini kok Non Alexa, "ujar Mbak Ning memberi saran.


Mata Shaka dan Sheena seketika langsung berbinar, "Yuk mommy kita ke sana! Sheena juga kemarin liat ada permainan jungkat-jungkit sama ada ayunan. Ayo Mommy kita kesana! "ajak Sheena menarik tangan Alexa.


Alexa tersenyum, ia pasti kalah jika putri kecilnya sudah merengek seperti ini, "Eh tunggu dulu, tapi ada syaratnya kalian harus mandi dulu biar tambah cantik dan ganteng," ujar Alexa yang langsung mengajak kedua anaknya ke dalam kamar mandi.


Kini Shaka dan Sheena sudah terlihat bersih dan wangi, "Anak siapa sih ini, wangi banget, "ujar Alexa merasa gemas.


"Anak Mommy, "ujar Shaka dan Sheena secara bersamaan. Alexa tidak pernah bosan mencium Shaka dan juga Sheena.


Shaka menempelkan kedua tangannya di pipinya, "Mommy stop jangan cium-cium Shaka," protes Shaka.


Alexa mengerutkan kedua alisnya, menatap Shaka, "Kenapa emangnya, masa cium aja nggak boleh?" tanya Alexa.


"Berarti Kak Shaka nggak mau disayang Mommy, ya, "ujar Sheena.


"Bukan gitu.., Shaka ini anak cowok, Mommy jangan kaya Aunty Grace, "ujar Shaka berkaca pinggang.


Alexa dibuat lucu dengan tingkah Shaka, " Iya deh, sini Sheena aja yang Mommy cium, "ujar Alexa.


Sheena langsung berhambur mengaitkan kedua tangannya di leher Alexa dan menghujami Alexa dengan puluhan ciuman sayang "Sheena sayang sama Mommy," ujar Sheena.


Alexa membuka pintu di kamarnya setelah selesai memandikan kedua anaknya.


Sheena terlihat begitu penuh semangat, ia menarik tangan posesif tangan Shaka, "Kak ayo cepetan," ujar Sheena tidak sabaran.


"Sabar de, tungguin Mommy, "ujar Shaka.


"Sheena tunggu dulu, minta ijin sama Oma dulu yuk," ujar Alexa meraih tangan kedua anaknya.


Sisil yang saat itu sedang turun menapaki anak tangga, tidak sengaja melihat ke arah Alexa bersama kedua anaknya.


"Eh cucu-cucu Oma udah pada ganteng sama cantik, kalian mau kemana udah rapih kaya gini?" tanya Sisil sambil mengusap kepala Shaka dan juga Sheena.


"Oma.., Sheena mau maen sepedanya di taman yang ada ayunannya boleh nggak?" tanya Sheena menampilkan puppy eyesnya.


"Boleh dong sayang, tapi di temenin mbak Ning ya, soalnya Oma nggak bisa nemenin kalian, Oma mau bantuin Mbok Lasmi masak buat makan malam nanti, "ujar Sisil.


"Iya Oma," ujar Shaka dan Sheena secara bersamaan.


Mbak Ning..Mbak Ning, "panggil Sisil, namun yang datang bukanlah Mbak Ning, melainkan Mbok Lasmi.


"Loh Mbak Ningnya mana Mbok?" tanya Sisil."


"Ngih bu, Ning lagi di atas bu, metik selada, "saut Mbok Lasmi.


"Ya udah Tante gpp Mbak Ning juga kayaknya lagi repot, Alexa berangkat dulu ya," ujar Alexa.


Sheena dan Shaka melambaikan kedua tangan ke arah Oma Sisil , "Dah Oma,.." ujar Shaka dan Sheena secara bersamaan dan langsung berlari ke arah luar dengan tidak sabarnya


"Hati-hati ya sayang, ujar Sisil."

__ADS_1


...----------------...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2