Guruku Jodohku

Guruku Jodohku
Karma Untuk Ferdy


__ADS_3

Pagi hari di apartemen, Karin dan Ferdy terlibat adu mulut yang cukup sengit. Karin terus saja memuntut cerai dari Ferdy.


Kamu emang sudah di butakan dengan nafsumu Mas, sudah cukup aku dan Alexa menjadi korban keegoisan mu. Coba sekarang aku tanya, apa hasil dari keegoisan mu Mas, aku kamu berhasil alih perusahaan, "tidak kan Mas!. Kamu justru kehilangan segalanya, kamu kehilangan Alexa, kamu kehilangan rumah, bahkan Fiona selingkuhan mu juga sudah tidak mau menerimamu, "bentak Karin dengan penuh emosi.


Bagaimana kamu tau tentang Fiona, "saut Ferdi terkejut menatap istrinya.


Aku tau Mas, aku udah tau semuanya, bahkan aku juga tau Mas kamu sering mentransfer uang dengan jumlah yang besar padanya, bahkan aku juga tau kalian sudah sering melakukan.., "ucapan Karin tertahan karena berusaha menahan rasa sakit hatinya. Tubuhnya begitu bergetar mengingat segala perbuatan bejat suaminya padanya cukup membuat perasaannya hancur. Karin menarik nafasnya dalam-dalam mencoba merendam emosinya.


" Maaf Mas, tapi aku harus pergi, " ujar Karin sambil menarik kopernya kembali.


"Tunggu Karin! Maafkan kesalahanku, tolong beri aku kesempatan untuk memperbaiki kesalahan ku Karin! " ujar Ferdi lirih sambil menarik tangan Karin. Ia tidak menyangkal segala tuduhan Karin padanya, karena memang benar itu kenyataannya, ia sudah melakukan kesalahan fatal dengan bermain di belakang Karin.


Terlambat Mas, sudah berapa kali aku memberimu kesempatan, tapi kamu justru malah menyia-nyiakan kesempatan itu. Kamu malah semakin menggila dengan ambisimu mengejar obsesimu terhadap perusahaan. Secepatnya aku akan mengajukan gugatanku ke pengadilan, "ujar Karin menarik tangannya lalu meninggalkan Ferdi yang menatapnya nanar.


Maaf Sarah aku tidak bisa menepati janjimu, Ferdi yang dulu sangatlah berbeda, aku sudah tidak bisa lagi mengenal dirinya yang sekarang, "batin Karin lirih.


Ferdi sudah benar-benar hancur dan tidak memiliki apapun kini, ia terlilit hutang yang cukup besar, menggadaikan rumahnya pun tidak bisa menutupi segala hutang-hutangnya. Dana invest yang ia keluarkan untuk mengambil alih perusahaan pun, tidak jelas bahkan sampai detik ini ia tidak bisa menghubungi Fiona.


Kini hidupnya hanya tinggal menunggu waktu, apalagi Ryuga diam-diam sedang menyelidiki dalang di balik penyelewengan dana hibah di yayasan. Dia hanya bisa berdiam diri di dalam apartemennya karena terus saja diteror oleh para penagih hutang yang sampai saat ini terus melacak keberadaannya. Sehingga Ferdi sering kali menyamar, karena ia harus hati-hati sekali ketika keluar menuju kantor bahkan ke ruang publik sekali pun, demi terhindar dari penagih hutang yang terus mengejarnya.


Darimana aku bisa mencari uang sebesar 700 juta , "Arrrggghhh, "teriak Ferdi frustasi. Otaknya mulai buntu, semua keluarganya sudah meninggalkannya akibat keegoisannya kini satu-satunya jalan adalah ia ingin meminta pertolongan terhadap sahabatnya yaitu Bimo.


.............


Disisi lain,


Alexa sudah siap dengan seragamnya, ia berjalan dengan sedikit terpincang-pincang saat menuruni anak tangga. Ryuga yang saat itu berada di belakang Alexa, terlihat membantu Alexa menuruni anak tangga.


Saya udah kaya nuntun orang jompo, "ujar Ryuga terkekeh. Sehingga membuat Alexa menatapnya tajam sambil mencebikkan mulutnya lalu menarik tubuhnya menjauh dari Ryuga.


Kenapa marah! Dasar labil, " ujar Ryuga kembali meledek Alexa. Entah sejak kapan ia mulai begitu senang menggoda Alexa apalagi melihat Alexa misuh-misuh sambil mencebikkan bibirnya, rasanya ia sangat gemas sekali.


Pagi Mah Pagi Pah..," sapa Alexa saat sampai di meja makan


Eh kamu mau sekolah ? "Emang kaki kamu udah mendingan sayang, "ujar Mamah Retno sambil berjalan menghampiri Alexa.


Udah, cuman luka gini doang kok mah!, "ujar Alexa, sebenarnya sepulang sekolah Alexa ingin menemui Dokter Siska, karena semalam ia sudah membuat janji dengan Dokter Siska.


Ya udah mending kamu bareng Ryuga, "ujar Mamah Retno.


Nggak usah Mamah, Alexa nanti naek ojol ajah biar cepet, "tolak Alexa halus.


Ya udah, ayo sarapan dulu Mama udah bikinin sandwich, "ajak Mamah Retno.


Pagi hari suasana makan malam terasa masih sedikit canggung terlihat antara Ryuga dan kedua orang tuanya. Ryuga terlihat menaruh sendok dan garpunya lalu menatap kedua orang tua secara bergantian.


Pah Mah ! Ryuga minta maaf, atas sikap Ryuga kemarin, "ujar Ryuga dengan wajah yang terlihat penuh sesal. Alexa pun terlihat memandang Ryuga, dan menyimpulkan senyumnya ke arah Ryuga ia merasa lega akhirnya Ryuga meminta maaf kepada kedua orang tuanya.


Mamah juga mau minta maaf ya, Mamah nggak bermaksud bohongin kamu..Mamah cuman, "ucapan Mamah Retno pun terhenti

__ADS_1


Udahlah Mah !! Lebih baik kita nggak perlu bahas itu lagi, "ujar Ryuga lembut memotong pembicaraan Mamahnya.


Sebenarnya ia takut membahas pertengkarannya kemarin mengingat saat ini ada Alexa sedang berkumpul bersama mereka, ia tidak ingin membahas Sita, di depan Alexa.


Ga, Papa ingin bicara masalah penting, ini menyangkut masa depan kamu dan juga perusahaan...," ujar Papa Bimo dengan wajah yang tampak begitu serius. Mengingat pertengkarannya kemarin Bimo memutuskan untuk mengambil tindakan agar Ryuga tetap fokus pada keluarganya. Ryuga pun langsung menatap Intens Papanya mendengarkan apa yang ingin Papahnya katakan.


Papah ingin memperkenalkan kamu sebagai penerus perusahaan, karena kamu akan menggantikan Papah dalam waktu dekat. Ga, kondisi Papah sudah tidak memungkin lagi, karena Papah, "ucapan Bimo sedikit tertahan, ia menatap ragu.


Papah harus segera melakukan operasi pasang ring Ga, karena penyumbatan di arteri Papah kamu sudah 50%. Dokter menyarankan Papah kamu harus banyak istirahat, setelah proses pemasangan ring. "tutur Mamah Retno menyambung pembicaraan suaminya, berusaha menjelaskan kondisi suaminya kepada putranya dan juga Alexa.


Alexa yang mendengar pun tidak berani berkomentar apa-apa ia hanya terdiam terpaku sambil menatap iba Papah Bimo dan Mama Retno. Begitu Ryuga bisa terlihat jelas raut wajah kekhawatirannya menatap Papahnya kini.


Bagaimana Ga tawaran papah ? "tanya Bimo pada membuyarkan lamunan Ryuga.


Baiklah Pah Ryuga akan coba, Ryuga juga sedikit-sedikit akan belajar, Papah nggak perlu khawatir, lebih baik Papah fokus sama kesehatan Papah aja, " ucap Ryuga lirih hingga membuat Papahnya merasa lega mendengar ucapan putranya.


Baiklah, nanti di kantor akan ada Pak Reyhan yang akan membantu kamu mempelajari tentang apa saja tugas-tugas kamu di perusahaan, "ujar Bimo menatap intens Ryuga. Ryuga hanya mengangguk menjawab ucapan Papahnya lalu kembali meneruskan sarapannya.


Alexa setelah lulus kamu akan berencana kuliah dimana sayang, "tanya Mamah Retno


Cihhh!! Nilai saja memprihatinkan, apa ada universitas mau nampung siswa yang hobby berantem sama sering kabur dari sekolah, "gumam Ryuga, namun bisa terdengar jelas oleh Alexa yang duduk di sampingnya.


Alexa berusaha sabar dan bersikap cuek terhadap ocehan Ryuga yang terdengar menyindirnya. Alexa tidak berkelit dengan apa yang di ucapan Ryuga memang benar adanya.


Belum tahu mah..Alexa belum kepikiran.."ujar Alexa tidak percaya diri.


Saat di sekolah ketika, semua teman-teman begitu berantusias membicarakan masa depan dan keinginannya masing-masing. Alexa hanya terdiam duduk termangu mendengar teman-temannya berbicara. Sedangkan Alexa sendiri bingung mengarahkan masa depan kemana, karena setelah kepergian Mamahnya semuanya berubah sehingga Alexa sudah tidak tertarik memikirkan masa depannya yang sudah hancur akibat keegoisan Papahnya.


Tuh kan mending kalian rencanakan honeymoon aja dulu, pas liburan sekolah, ntar biar Mamah yang urus akomodasinya deh,.."ujar Mamah Retno penuh semangat.


Ryuga dan Alexa di buat tersedak secara bersamaan, saat mendengar ucapan Mamah Retno yang membahas tentang rencana honeymoon.


Hahahah ! kalian lucu banget deh, bisa kompak gitu reaksi kalian, itu berarti tandanya kalian itu jodoh, "ujar Mamah Retno dengan gelak tawa. Alexa hanya tersenyum kaku menanggapi ucapan mertuanya tersebut.


Mamah kenapa seneng banget godain mereka, "ujar Papah Bimo sambil menggelengkan kepalanya


Abis mereka lucu sih Pah, tuh liat wajah mereka ajah udah kaya kepiting rebus, "ujar Mamah Retno yang terus menggoda anak dan menantunya.


...........


Saat di depan teras kediamannya Ryuga mengangkat tas gemblok Alexa yang ada di punggung Alexa.


"Ihh, apaan sih Kak, lepasin nggak, "ucap Alexa melirik Ryuga tajam.


Kamu bareng saya, " ujar Ryuga yang terus menenteng tas Alexa.


Hah, enggak aku udah pesen ojol tuh udah nungguin di depan, "saut Alexa.


Cancel, " saut Ryuga singkat.

__ADS_1


Nggak mau, nanti kalo aku bareng Kakak yang ada bisa heboh satu sekolah, apalagi harus berhubungan dengan fanbase fanatiknya Kakak, dih ogah banget deh, "ujar Alexa bergidik ngeri.


Si angry bird merah, tumben tumbenan ngajakin gue bareng, kesambet setan apa sih dia, "batin Alexa sambil melirik suaminya dengan wajah penuh tanya.


Bang, nggak jadi, " ujar Ryuga sambil memberikan uang tips kepada ojol yang sudah menunggu Alexa.


Eh enggak-enggak, tunggu dulu bang, "ujar Alexa berusaha menahan abang ojol. namun Abang ojol itu langsung pergi setelah mendapat tatapan tajam dari Ryuga.


Ih, rese banget sih, "ujar Alexa kesal misuh-misuh sambil mencebikkan bibirnya.


Tidak ada percakapan yang terjadi saat di perjalanan karena Alexa sibuk dengan rasa cemasnya memikirkan bagaimana cara agar bisa keluar mobil Ryuga.


Kenapa kamu selalu saja bertengkar dengan Grace ? Sebenarnya apa masalah kalian? "tanya Ryuga berusaha mencairkan suasana.


Alexa melirik sedikit ke arah Ryuga dengan tatapan tidak suka, dan tersenyum miris menatap Ryuga.


Mau saya jujur atau tidak tetap saja nggak bisa merubah apapun penilaian Bapak buat saya. "jawab Alexa ketus


Jelas ada! kamu itu istri saya, jadi saya berhak tahu segalanya tentang kamu, saya memiliki semua wewenang sama seperti papah kamu di sekolah. " saut Ryuga sedikit kesal.


Lebih tepatnya istri yang tak di anggap, "batin Alexa sinis menatap Ryuga.


Nanti turunin aku di depan situ, ya? " ujar Alexa dengan raut wajah cemas.


Terserah saya dong, "jawab Ryuga acuh, sejujurnya dalam hatinya ia senang sekali mengerjai Alexa saat ini, apalagi melihat raut wajah cemas Alexa, ia tampak puas sekali tertawa dalam hatinya.


Ya udah sekarang Kakak maunya apa saya turutin asalkan turunin saya disini, " ujar Alexa yang mulai kehabisan cara.


Yakin nih, "goda Ryuga dengan senyum simpul. Alexa hanya mengangguk menjawab pertanyaan Ryuga.


Cium di sini, " goda Ryuga sambil menunjuk ke arah pipinya. Ia pun memberhentikan laju mobilnya.


"What! "batin Alexa membulatkan mata menatap Ryuga tidak percaya.


Kenapa nggak berani katanya mau nurutin apa aja, masa cuman cium pipi saya aja kamu nggak mau, kemaren aja, kamu berani cium saya tanpa saya minta " ujar Ryuga dengan wajah menyebalkan menahan senyum.


Sial**! maunya apa sih nih manusia, bisa nggak sih dia nggak bahas-bahas soal itu, "batin Alexa mendengus kesal.


Ya udah tapi Kakak merem awas kalo ngintip, " ujar Alexa malu-malu.


Alexa mentup matanya dan mulai mencondongkan wajahnya ke pipi Ryuga. Namun saat sudah mendekat, Ryuga malah memalingkan wajahnya, hingga membuat Alexa mencium bibirnya kini.


Alexa memberanikan diri membuka matanya, saat melihat bibirnya sudah menyatu dengan bibir Ryuga, seketika Alexa langsung membelalakan matanya dan menarik wajahnya. Alexa buru-buru membuka pintu setelah Ryuga berhasil membuat hatinya porak-poranda karena tingkah jailnya.


Sedangkan Ryuga hanya malah tertawa melihat reaksi Alexa, dia cukup puas menggoda Alexa hingga membuat wajahnya nampak seperti kepiting rebus. Alexa membanting pintu mobil Ryuga cukup kencang karena ia sangat kesal Ryuga menertawakannya.


Mungkin perasaanaku hanya lelucon bagi Kakak, tapi berbeda denganku Kak, perasaanku benar-benar tulus Kak, "batin Alexa lirih menatap mobil Ryuga yang sudah berjalan melewatinya.


...----------------...

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2