Guruku Jodohku

Guruku Jodohku
Makan Malam


__ADS_3

Cekrek!


Bunyi suara pintu terbuka, Grace dan juga Dimas baru saja tiba di kediaman orang tuanya. "Sheena Shaka..,"teriak Grace yang baru saja tiba bersama dengan Dimas.


Sheena yang asik bermain bersama Ryuga dan juga Shaka di taman belakang, langsung saja berlari ke arah suara yang begitu ia kenali. "Aunty Grace," teriak Sheena yang langsung berlari mencari keberadaan Grace.


"Dasar Sheena, kenapa sih dia suka banget sama Aunty Grace," ujar Shaka mendengus mencebikkan bibirnya.


Ryuga tertawa melihat Shaka, "Kenapa emangnya? Shaka emang nggak suka sama Aunty Grace?" tanya Ryuga yang terlihat sedang memasang mainan lego milik Shaka.


"Aunty Grace itu pemaksa, Aunty suka cium pipi Shaka sampe sakit, terus Aunty juga jail Uncle, Shaka nggak suka, " ujar Shaka mencebikkan bibirnya.


"Shaka"


"Shaka...Sheena bilang kamu jatoh dari sep_"Grace tidak meneruskan ucapannya saat melihat ke arah pria yang kini sedang menemani Shaka bermain.


"Pak Ryuga, ujar Grace terkejut."


Dimas menghampiri Grace, "Mana Shaka, Yank?" tanya Dimas menatap ke arah Grace.


Ryuga terkejut melihat Dimas muncul, "Kenapa cecunguk itu bisa ada di sini? Tunggu dulu, apa tadi aku tidak salah dengar? Yank.., apa maksud semua itu? Apa mereka menjalin hubungan," batin Ryuga mengerutkan kedua alisnya ke arah Grace dan juga Dimas.


Dimas mengerutkan ke dua alisnya saat melihat wajah Grace yang terlihat tegang, ia langsung menegok mengikuti kemana arah mata Grace memandang, "Pak Ryuga, "gumam Dimas menatap Ryuga terkejut.


Shaka langsung buru-buru memindahkan tubuhnya duduk dalam pangkuan Ryuga setelah melihat Grace.


"Kenapa Bapak bisa ada disini?" tanya Grace masih dengan wajah terkejutnya.


Ryuga menarik sudut bibirnya sedikit, "Bukan kata-kata itu yang saya ingin dengar dari orang yang memiliki banyak kesalahan di masa lalunya, bukankah kata maaf dulu yang seharusnya kalian ucapkan, "ujar Ryuga menatap tajam ke arah Dimas dan juga Grace. Sedangkan Dimas yang mendapat tatapan tajam dari mantan gurunya tersebut, cukup dibuat tertohok mendengar ucapan Ryuga.


Sheena menatap ke arah Grace, " Aunty.., Aunty kenal sama Uncle Ryuga?" tanya Sheena dalam gendongan Grace.


"Hah..iiiya sayang Uncle itu..Uncle itu.. temennya Opa kan," ujar Grace terbata-bata memaksa senyumnya namun terlihat kaku.


Beruntung Sisil muncul di tengah ketegangan antara Ryuga, Dimas dan juga Grace, "Eh kalian udah datang rupanya! Yuk kita langsung aja ke meja makan! "ujar Sisil menatap putri dan juga menantunya tersebut.


Sisil menatap ke arah Ryuga, "Mari nak Ryuga, kita makan malam bersama, "ajak Sisil dengan ramah.


Ryuga pun tersenyum menatap ke arah Tante Sisil, "Iya Tante," ujar Ryuga.


Ryuga megusap kepala Shaka, "Ayo Shaka! "ujar Ryuga yang langsung menggendong Shaka berjalan mengikuti Tante Sisil dari belakang.


Ryuga menarik sudut bibirnya saat berjalan beriringan dengan Dimas, "Kalian berdua menang pasangan yang cocok," ujar Ryuga sinis.


Dimas tersenyum menatap lurus ke depan, "Bapak berhak untuk tidak memaafkan segala berbuat kami, tapi saya dan juga Grace tetap ingin meminta maaf atas kesalahan kami di masalalu. Saya dan Grace banyak berhutang banyak maaf sama Bapak dan juga Alexa," ujar Dimas tersirat raut wajah keresahan karena rasa bersalahnya selama ini.


"Ck maaf katamu! Berkat perbuatan kalian, kedua anakku menjadi korban keegoisan kalian. Apa 5 tahun penderitaan keluargaku itu bisa terbayar hanya dengan kata maaf, "decak Ryuga melirik Dimas sinis sedikit emosi.


Shaka bisa merasakan emosi Ryuga setelah mendengar percakapan Ryuga dan juga Dimas, ia langsung merebahkan kepalanya di pundak Ryuga mencari kenyamanan dalam diri pria yang baru saja ia temui, "Uncle.., Uncle jangan marah ya ?" tanya Shaka dengan wajah lugu menatap Ryuga.

__ADS_1


Seketika Ryuga langsung menampilkan senyum hangat menatap wajah mungil yang sanggup membuat emosi yang mereda, "Engga Shaka.., Uncle nggak marah kok," ujar Ryuga mengusap punggung Shaka.


.


.


*********


Grace berjalan di sisi Mamahnya, "Mah jadi tamu yang Mamah maksud itu Pak Ryuga? kok Mamah nggak bilang-bilang sih dari awal ?" tanya Grace penasaran sambil berbisik.


Sisil melirik ke arah putrinya, "Ssstt.., Papah yang mengundangnya makan malam di sini, kalo Mamah bilang pasti kalian nggak bakalan datang kan" bisik Sisil.


"Ck,.. Mamah kan tau sendiri Grace banyak salah sama mereka, "ujar Grace mencebikkan bibirnya.


"Ya kalian harus minta maaf dong! Emangnya kamu mau terus menghindar gitu?" tanya Sisil menatap putrinya sambil menarik kursi untuk Grace di meja makan.


"Ck,..ah Mamah Grace bingung Mah! Alexa kan nggak inget apa-apa, ntar kalo dia malah nanya Grace salah apa, kan Grace bingung jawabannya! Eh tapi Mah.., gimana reaksinya Alexa pas mengeliat Pak Ryuga Mah? Apa dia inget sama Pak Ryuga?" tanya Grace berbisik merasa penasaran duduk di kursinya.


"Hmm.., kayanya enggak deh," ujar Sisil duduk di kursinya.


"Aunty sama Oma ngomongin apa sih kok bisik-bisik gitu sih? Jangan-jangan Aunty sama Oma ngomongin Sheena ya? "tanya Sheena mencebikkan bibirnya.


Grace mencubit hidung Sheena perlahan, "Ia Aunty ngomongin Sheena. Karena Sheena itu bawel," ujar Grace tertawa menggoda Sheena.


Sheena langsung memasang wajah kesalnya menatap Grace, "Ihhh Aunty nakal.., Sheena itu nggak bawel Aunty," ujar Sheena merengek. Sheena pun merajuk dan turun dari pangkuan Grace.


Sheena langsung berlari ke arah Ryuga yang baru saja tiba di meja makan, Sheena meraih tangan Ryuga, "Kamu kenapa Sheen ? Kamu di godain Aunty Grace ya, ckckc," ujar Shaka tertawa.


Ryuga tersenyum renyah menatap gadis mungilnya yang terlihat sedang merajuk di hadapannya, "Sheena..., Sheena kamu itu mirip banget sama Mommy kamu kalo lagi marah," batin Ryuga.


"Mommy kemana sih?" tanya Sheena masih dalam mode ngambeknya.


"Mommy lagi mandi Sheen, "ujar Shaka dalam pangkuan Ryuga.


Cekrek!


Ryuga langsung saja menatap Alexa yang baru saja keluar dari kamarnya, ia cukup terkesima melihat penampilan Alexa yang terlihat kini lebih feminim, Alexa semakin cantik dalam balutan sabrina dress berwarna hitam dengan motif floral.


Shaka menatap Ryuga yang tidak fokus, "Mommy Shaka cantikkan Uncle?" tanya Shaka.


Shaka mengusap pipi Ryuga, "Uncle..Uncle," ujar Shaka mencoba membuyarkan lamunan Ryuga.


Ryuga tersentak, "Eh.., Apa tadi Shaka bilang?" tanya Ryuga salah tingkah sendiri.


Sontak seluruh anggota keluarga yang sedang berkumpul pun di buat tersenyum menatap ke arah Shaka dan juga Ryuga.


Alexa keluar dari kamar, sambil menggosok kedua tangan dan mengisap aroma wangi di tangannya.


Sheena berlari ke arah Alexa, " Mommy Aunty Grace tadi ngatain Sheena bawel, "ujar Sheena mengadu. Sontak mendengar Sheena mengadu Alexa di buat tertawa menatap Sheena yang terlihat merajuk menunjukkan ke arah Grace

__ADS_1


Grace pun ikut tertawa menatap tingkah Sheena, " Kamu marah Sheen sama Aunty? "tanya Grace.


"Iya Sheena marah sama Aunty, Sheena sebel sama Aunty! Kita marahan! " ujar Sheena berkacak pinggang.


"Ya udah kalo gitu, Aunty nggak beliin Sheena hadiah lagi deh," ujar Grace pura-pura acuh.


"Biarin,.. nanti Uncle Ryuga kok, yang beliin hadiah buat Sheena," ujar Sheena menjulurkan lidahnya ke arah Grace.


Sheena menatap Ryuga, "Iya kan Uncle, "ujar Sheena menatap Ryuga.


Alexa langsung menggendong Sheena, "Anak cantik nggak boleh marah-marah dong, nanti cantiknya di ambil nenek sihir loh, " ujar Alexa mengusap rambut Sheena. Alexa langsung membawa Sheena berjalan menuju meja makan.


Alexa menyipitkan mata, menatap seseorang yang begitu ia kenal.


"Dimas.., ujar Alexa terkejut."


"Hay Sa, apa kabar? " tanya Dimas ramah sambil menggenggam tangan Grace di bawah meja makan.


Alexa cukup heran dengan keberadaan Dimas, "Kok kamu bisa ada di sini sih?" tanya Alexa dengan wajah sumringah.


Dimas dan Grace saling memandang pasalnya Alexa belum mengetahui pernikahan Grace dan juga Dimas. Karena Nicco saat itu benar-benar merahasiakan keberadaan Alexa dan Nicco juga tidak begitu menyukai Dimas.


Sisil menatap Alexa, "Dimas dan Grace mereka sudah menikah Alexa_"


Alexa menatap Tante Sisil, "Apa menikah," ujar Alexa semakin di buat terkejut.


"Ya ampun kenapa aku nggak di kabarin sih Tante.. Om," ujar Alexa menatap Ardy dan Sisil secara bergantian.


"Maaf Alexa, bukan maksud kita nggak mau ngabarin lo. Itu karena Kak Nicco_," ujar Grace tidak meneruskan ucapannya menatap ke arah Ryuga dan kedua orang tuanya dengan wajah bingung.


Sisil mencoba mengalihkan pembicaraan, "Ya sudah mending kita makan yuk, "ujar Sisil menyela.


Alexa tersenyum menatap ke arah Dimas dan juga Grace, "Tapi Dim.. Grace gue ikut seneng dengarnya, walaupun amat sangat terlambat, tapi gue doain semoga hubungan kalian langgeng dan bahagia ya," ujar Alexa tersenyum penuh ketulusan.


Grace tersenyum, "Makasih ya Lex dan gue juga mau minta maaf sama lo, "ujar Grace tersenyum simpul.


Alexa tersenyum, " Gpp kali Grace santai aja," ujar Alexa.


Grace pun sama, ia menatap Alexa penuh perasaan bersalah, "Seandainya luh inget Lex, pasti luh nggak bakal maafin semua kesalahan gue sama Dimas. Gue doain semoga lo bisa balik lagi sama Pak Ryuga, maafin semua kesalahan gue Lex yang dulu, " ujar Grace menundukkan wajah sambil meremas tangan Dimas tidak kuasa menahan rasa bersalahnya


Dimas pun langsung menatap Grace mengusap tangan Grace mencoba menguatkan Grace, ia sudah paham selama ini Grace memendam rasa bersalahnya terhadap Alexa.


Dimas menatap Alexa, "Makasih Sa! aku harap kamu juga bisa meraih kebahagiaan kamu dengan Pak Ryuga. Dan maafin semua kesalahan aku sama Grace selama ini Sa, "batin Dimas menatap Alexa lirih.


Ryuga yang sejak tadi mendengarkan pembicaraan tersebut di buat muak menatap Grace dan juga Dimas. Apalagi menatap Dimas sungguh membuatnya merasa kesal. Kekesalannya kali ini di picu karena Alexa bisa mengingat Dimas sedangkan ia sendiri di lupakan. Ryuga merasa tidak rela, namun ia mencoba menyembunyikan kekesalannya dengan memfokuskan diri terhadap putranya yang kini duduk di pangkuannya.


Kini semua keluarga telah berkumpul menikmati makan malam mereka dengan penuh kehangatan, tentunya Ardi dan juga Sisil sangat berharap dengan makan malam kali ini semoga saja bisa menjadi awal yang baru bagi hubungan Ryuga dan juga Alexa.


...----------------...

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2