
Di dalam ruangannya Ryuga terlihat berpikir sambil memutar-mutar bolpoin miliknya, sejak tadi ia kepikiran dengan ucapan Pak Ardy yang terdengar cukup gamang. Setiap orang yang memiliki hubungan dengan Alexa pun, selalu memberikan penjelasan yang mengambang.
Ryuga terlihat menarik laci di nakas ia mengambil sebuah paper bag menatap paper bag tersebut dengan senyum sambil memikirkan Alexa.
Alexa walaupun kita setiap hari bersama bahkan tinggal di satu atap yang sama, tapi aku benar-benar nggak bisa menjangkau kamu, siapa kamu, bagaimana kamu? Apa benar-benar tidak ada celah bagi saya, supaya bisa mengenal kamu lebih dalam lagi. "batin Ryuga menatap paperbag yang ada di tangannya.
.
Tok...Tok..Tok
.
Permisi, "ujar seseorang di balik pintu.
Silahkan masuk, " saut Ryuga.
Permisi pak, saya mau memberikan lampiran titipan dari bu Lita, tolong bapak tandatangani, "ujar Bu Farida menyerahkan berkas kepada pak Ryuga.
Ini acara untuk hari guru nanti, sebentar bu Farida saya cek dulu, " ujar pak Ryuga sambil membaca berkas tersebut
Benar pak, silakan Bapak cek terlebih dahulu, "ujar bu Farida.
Rupanya dia ikut bergabung di acara nanti, saya nggak sabar pengen liat gimana penampilan kamu nanti, "batin Ryuga tersenyum simpul saat melihat nama Alexa terlampir di dalam berkas yang baca.
Maaf pak, saya mau tanya mengenai pak Ferdy, Apa belum ada kabar tentang beliau ? " tanya bu Farida, membuyarkan pikiran Ryuga.
Oh, belum bu, saya sudah berusaha menghubunginya sepertinya nomor sudah tidak aktif lagi Bu. Rumah beliau juga disita oleh bank, karena beliau terlilit hutang yang cukup besar, " ujar Ryuga.
Wah, saya benar-benar nggak menyangka, dengan apa yang terjadi pada pak Ferdy, "ujar Bu Farida terkejut.
Lebih baik kita tunggu kabar lagi, Semoga saja beliau ada itikad baik dan datang langsung untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, " ujar Ryuga.
Baik pak kalo begitu saya permisi dulu, "pamit Bu Farida.
Baik bu terimakasih, " ujar Ryuga tersenyum ramah.
************
Setelah keluar dari ruangan BK Alexa menarik tangan Rena berjalan melewati konidor sekolah dan pergi menuju ke kantin.
Eh, tadi Pak Ryuga bukannya manggil lu Lex. Kenapa sih, jangan bilang luh menghindar dari ayang beb? "tanya Rena bingung menatap Alexa.
Rena jangan kenceng-kenceng ntar ada yang denger gimana, "ujar Alexa kesal.
Hehe, lupa sory, " ujar Rena cengengesan sambil menggaruk kepalanya.
Bude pesen baso 2 pake sayuran aja ya budeh ! " ujar Alexa kepada Budeh kantin.
Asik gue di bayarin nih, laen dah yang punya udah Ayang beb mah. Gpp deh gue patah hati sama luh mah, asalkan pak Ryuga nggak jatuh di tangan si Lampir atau enggak sama si Kuaci Lenjeh satu itu, "goda Rena sambil menaik turunkan alisnya menggoda Alexa. Alexa hanya tersenyum aneh menatap Rena, sambil menggelengkan kepalanya mendengar ucapan Rena.
__ADS_1
Ngapain tadi luh ke ruang BK ? " tanya Rena penasaran.
Oh, tadi itu bu Eka manggil gue bahas masalah gue ribut sama si Grace. Pak Ryuga ngasih surat panggilan gitu, makanya tadi ada bokap nyokapnya Si Grace ke sekolah. Tapi masalah udah clear sekarang, "saut Alexa.
Trus reaksi si Lampir gimana tuh, ? " tanya Rena dengan wajah antusias.
Dia sih sempet ngamuk, intinya sih dia nggak terima di salahin gitu, padahal di rekaman cctv udah jelasnya banget, tapi tetep aja dia masih berusaha nyangkal padahal cctv mana mungkin bisa bo'ong. "ujar Alexa sambil mengaduk minumannya dengan sedotan.
Emang dasar itu si Lampir, savage banget tuh anak. "ujar Rena sambil menggelengkan kepalanya.
Dari kejauhan Kipli terlihat berjalan mengendap-endap menghampiri Alexa dan Rena, yang terlihat ngobrol dengan begitu serius.
Woy makan berduaan aja luh kaya biji, "ujar Kipli menepuk kedua punggung sahabatnya dari belakang.
Budeh satu baso campur ya, ntar Alexa yang bayar, " celetuk Kipli sambil menarik bangku duduk di samping kedua sahabatnya.
Sialan luh kaget gua, " celetuk Rena sambil memegang dadanya.
Iya lu tuman ngaget-ngagetin orang mulu kalau gue jantungan gimana, "ujar Alexa mencibikan bibirnya.
Tinggal di kuburlah, gitu aja ko repot, " saut Kipli dengan nada santai. Alexa langsung mengerutkan hidungnya dan mencebikkan bibir ke arah Kipli.
Eh, gua tadi ngelihat si Grace ngamuk-ngamuk gitu di kelasnya. Ngapa lagi tuh anak ? Heran gue sama tuh anak, jangan-jangan dia tiap hari nyeruputin bensin kali ya, bawaannya ngegas terus mulutnya. " celetuk Kipli. Rena dan Alexa pun tertawa mendengar ucapan Kipli.
Dia sama gue tadi habis di sidang di ruang BK, orang tuanya juga di panggil gitu deh, "saut Alexa menimpali Kipli.
" Oh, kena pasal apa tuh anak sampai ngamuk-ngamuk kaya orang kesetanan gitu. "celetuk Kipli sambil merapatkan bangkunya.
Dia di skorsing 3 hari, tadinya sih bu Eka udah mau ngeluarin dia tapi gue mohon sama bu Eka supaya Grace jangan dikeluarin, "saut Alexa.
Lu kok bego banget sih Lex, udah tahu dia jahat sama luh. Kenapa luh masih aja belain dia, luh tuh manusia Lex bukan malaikat, " ujar enak dengan nada kesal.
Benar-benar gua nggak ngerti isi di kepala luh Lex. Gini nih orang kalo kebanyakan makanya rendang oncom, "ujar Kipli tidak habis pikir terhadap tindakan Alexa.
Ya gua kan nggak enak soalnya ada Om sama Tante gue tadi, apalagi mereka dia baik banget sama gua. "ujar Alexa dengan wajah memelas.
Kalian kok tega banget si ama gue. "ujar Alexa sambil mencebikkan bibirnya
" Hmmm, Gini nih orang kalo nasib orang nggak enakan, " ujar Kipli sambil menggelengkan kepalanya.
Saat sedang ngobrol serius, kini perhatian Alexa, Rena dan Kipli, dialihkan saat Budeh kantin membawakan pesanan baso mereka.
Selamat menikmati, "ujar Budeh kantin sambil meletakkan basonya di meja Alexa.
Makasih budeh, "ujar Alexa dan Rena secara bersamaan.
Bude, kok makin hari baksonya makin enak aja sih. Bude sekolah tata boga ya, bisa bikin bakso seenak ini ? " tanya Rena.
Wuih, bisa aja, Budeh ini cuman lulusan D3 di Universitas Dapur Ngebul, "ujar Budeh kantin.
__ADS_1
Emang ada budeh Universitas kaya gitu, kok namanya aneh banget ? " tanya Rena polos.
Wuh jangan salah,.."ada toh, budeh ini lulusan D3 yaitu dapur, dapur dan dapur, "ujar Bude kantin dengan guyonannya recehnya.
Rena Alexa dan Kipli tertawa ngakak akibat guyonan Bude kantin yang terdengar receh sangat lucu, seluruh yang berada di kantin pun terlihat menatap ke arah ketiga geng pemberontak tersebut, menatap heran. Tiba-tiba perhatian Rena dibuyarkan saat melihat pak Ryuga berjalan menuju kantin
Eh eh ayang beb luh Lex, tumben dia ke kantin. Biasa dia pesen onfood terus. Cie-cie ehem bentar lagi ada yang go public nih kayanya, " ujar Rena sambil menyenggol bahu Alexa sambil menggoda Alexa.
Apaan sih luh, " ujar Alexa ia menundukkan kepalanya karena malu karena terus menggodanya hingga wajahnya bersemu.
Pak Ryuga bisa melihat keberadaan Alexa dengan kedua sahabatnya, namun ia tetap bersikap sewajarnya agar tidak menimbulkan kecurigaan. Pak Ryuga terlihat membeli air mineral di budeh kantin.
Seluruh siswi-siswi yang melihat pak Ryuga di kantin langsung berteriak histeris memanggil manggilnya. Karna seperti kata Rena memang benar pak Ryuga hampir tidak pernah ia datang ke kantin. Pak Ryuga hanya tersenyum menjawab panggilan siswi-siswi cewek yamg merupakan fansnya tersebut.
Ih dasar ganjen tukang tebar pesona, " batin Alexa kesal mengaduk-ngaduk baso di mangkuknya dengan kasar menatap Ryuga sinis.
Lu makan bakso apa maen kasti sih Lex, baso luh tuh pada gelinding kemana tau noh, " ujar Kipli yang langsung membuat Alexa tersadar menetap sedih bakso di depannya yang sudah tersisa mangkuk dan kuahnya saja.
Cemburu luh ya, sama fans fanatiknya pak Ryuga. ckckcck, "bisik Rena kembali menggoda Alexa dengan cengengesan.
Nih budeh sekalian sama itu, " ujar Ryuga sambil membayar makanan Alexa dan kedua sahabatnya.
Iya pak, ini kembaliannya, "ujar Budeh kantin melongo menatap Pak Ryuga, uang yang ia pegang pun tidak buru-buru ia lepaskan karena saking terpesonanya menetap sosok yang begitu tampan dan rupawan di hadapannya.
Bude, " ujar Ryuga kembali menyadarkan Bude kantin hingga Bude kantin pun terkejut dan melepaskan uang kembalian tersebut.
Eh, Maaf Pak saya jadi ngelamun toh, Bapak sih jadi orang over dosis gantengnya, " ujarku Bude kantin terkekeh sambil menepuk lengan Ryuga malu-malu. Dan pak Ryuga pun tersenyum menatap Bude kantin yang saat itu terlihat lucu.
Bude inget umur bude, lagian ntar ada yang marah luh sama bude "ckck, "saut Kipli menggoda Bude kantin, lalu melirik ke arah Alexa cengengesan dan Alexa pun langsung melotot menatap Kipli dan memberi isyarat agar Kipli diam.
Alexa setelah itu kamu ke ruangan saya, penting, " ujar Ryuga ia langsung kembali berjalan keluar kantin dan menuju ruangannya.
Ehem..ehem..ehemm, " Rena terus menggoda Alexa.
Udah di sono lu susul pak Ryuga, jangan sampe dia ngamuk, "ujar Kipli.
Bude jadi berapa baso sama minumannya?, " tanya Alexa saat ingin membayar.
Oh udah di bayarin tadi sama pak ganteng, "saut Budeh kantin, jawaban Budeh kantin membuat Alexa terkejut.
What! "Pak Ryuga bayarin makanan kita, "ujar Rena dengan nada yang cukup tinggi.
Berisik luh, "celetuk Kipli.
Ya udah gue ke ruangannya dulu ya guys, "ujar Alexa.
Cie-cie yang dapet panggilan cinta, " goda Rena
Alexa langsung pergi meninggalkan kedua sahabatnya, dan berjalan menuju ke ruangan pak Ryuga dengan perasaan gugup.
__ADS_1
...----------------...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...