Guruku Jodohku

Guruku Jodohku
Resepi Pernikahan Rena dan Reyhan.


__ADS_3

3 bulan kemudian.


Waktu tak terasa berlalu dengan cepat, sejak Ryuga dan juga Alexa  memutuskan memulai hidup bersama lagi. Keseharian mereka selalu di habiskan dengan penuh kebahagian dan keceriaan dari kedua buah hati mereka.


Setelah dua minggu pulang dari perjalanan bisnisnya dan sekaligus mengajak keluarga kecilnya berlibur beberapa negara di Eropa. Ryuga beserta keluarga kecil kini berada tepat di ballroom hotel bintang lima yang berada di pusat kota Jakarta. Alexa menatap takjub melihat dekorasi pernikahan modern yang terlihat cukup mewah menghiasi ballroom hotel.


Di tambah penambahan lampu dan juga deretan bunga mawar putih menghiasi sepanjang jalan masuk pengantin yang membuat tampilan terlihat semakin cantik dan indah. Belum lagi lampu sorot dan karpet putih yang membentang, membuat dekorasi resepsi pernikahan Reyhan dan Rena terlihat begitu mewah dan juga berkelas.


Ryuga memandang lirih pemandangan di sekitarnya, "Aku nyesel Yank, seharusnya kita ngerayain moment sekali seumur hidup kita kaya gini dulu, tapi_"ujar Ryuga lirih tidak meneruskan kata-katanya lagi.


Alexa hanya menyunggingkan senyum saat mendengar ucapan Ryuga barusan, "Buat aku pestanya pernikahan mewah itu nggak terlalu penting Yank, yang lebih penting itu makna dari pernikahan itu sendiri, "saut Alexa.


Ryuga mengecup kepala Alexa sekilas, saat mendengar ucapannya barusan, "Kamu emang istri aku paling the best Yank, dan limited edision! Nggak salah emang kedua orang tua kita jodohin kita dulu, "ujar Ryuga.


"Moduss teruss! "ujar Alexa mencebikkan bibirnya.


"Beneran Yank, kok di bilang modus sih, "ujar Ryuga.


"Mommy Sheena mau liat aunty Rena dan uncle Reyhan, "ujar Sheena.


"Pak Ryuga apa kabar? "sapa seorang kolega bisnis Ryuga menyapa Ryuga tiba-tiba menyela.


Ryuga pun menjabat pria paruh baya tersebut dan memperkenalkan dirinya dan juga Alexa kepada kolega bisnisnya.


"Yank aku ke Rena dulu ya! "ujar Alexa. Ryuga pun menganggukkan kepalanya menatap Alexa.


"Shaka, kamu mau ikut mommy nggak? "ajak Alexa.


Shaka menatap Alexa dan menggelengkan kepalanya, " Nggak ah mommy, Shaka mau sama daddy ajah, "ujar Shaka. Alexa dan Sheena pun memisahkan diri dari Ryuga, setelah Shaka menolak ikut dengannya.


"Woy Alexa..Keong,!"


Tiba-tiba perhatian Alexa teralihkan saat mendengar seseorang memanggil namanya.


Begitu pula dengan Ryuga yang saat itu perhatiannya sekilas teralihkan saat mendengar seseorang memanggil istrinya dengan panggilan tersebut, karena baginya hanya ada satu orang yang berani memanggil seorang Nyonyah Wijaya dengan sebutan Keong. Ryuga hanya menggelengkan kepalanya memaklumi tingkah absurd mantan muridnya yang sedikit nyeleneh tetersebut .


Alexa pun sama, ia sangat hafal betul dengan si empunya suara tersebut. "Dimana sih loe Kip, "ujar Alexa celingak celinguk mencari sumber suara tersebut.


"Hayo loh! "ujar Kipli mengagetkan Alexa.


"Sue loe kaget gue! Gue cariin tau-taunya mongol aja loe dari belakang, ujar Alexa."


"Oh, loe tadi celingak-celinguk nyariin gue toh? Gue kira loe tadi lagi nyari kepastian, celetuk Kipli terkekeh."


"Pea kali, saut Alexa tertawa."


"Hallo uncle, "saut Sheena tersenyum gemas.


"Hallo cibul, "ujar Kipli mencubit pipi gemas Sheena perlahan.


"Ihh kok cibul, kemarin panggil Sheena semut bako, sekarang panggil Sheena cibul. Emang cibul apaan sih uncle? "tanya Sheena penasaran.


"Cibul itu cilok ngebul, "ujar Kipli dengan ucapan randomnya. Sheena hanya menatap bingung Kipli setelah mendengar jawabannya karena ia memang tidak mengerti apa ucapan Kipli barusan.


"Mana ayang beb loe? "tanya Kipli.


"Tuh lagi ngobrol sama koleganya, "ujar Alexa.


"Huh, akhirnya gue punya partner juga yang bisa diajak buat naik ke atas panggung, "ujar Kipli.

__ADS_1


"Ckck, loe kira kita mau dangdutan apa! makanya loe cari calon partner hidup biar nggak jones terus, "ujar Alexa terkekeh.


"Pea kali, kapan sih Endonesyaku bisa terbebas dari pertanyaan nyesek yang selalu nanyain, kapan punya pacar, kapan nikah, kapan punya anak? terkadang gue pengen bales aja sama pertanyaannya kapan cere, kapan mati, kapan masuk neraka gitu, "cerocos Kipli.


"Sialan loe, ntar kali nunggu BTS nabuh hadroh, ckckc, "saut Alexa.


Kipli menonyor kepala Alexa, "Ckckc pea juga luh ya! Yuk kita cengin manten baru, "ajak Kipli.


Alexa dan Kipli pun berjalan menghampiri Rena dan juga Kak Reyhan untuk memberikan ucapan selamat kepada keduanya.


"Renaaaa selamat ya, cie cie yang udah sah jadi Nyonya Reyhan Wijaya, "goda Alexa sambil cipika-cipiki memeluk sahabatnya dengan raut wajah penuh rasa haru dan bahagia.


"Hmmm.., makasih ya bestie ku, "saut Rena  menggoyangkan badannya memeluk Alexa erat-erat.


"Wah tante bawel cantik banget ya mommy, kaya princes Elsa bajunya, Sheena juga mau kalo udah gede pake baju kaya aunty Rena, "puji Sheena mendangakkan kepalanya menatap Rena kagum.


Rena tersenyum tangannya ia usapkan saja pada pipi Sheena, "Makasih ya keponakan aunty yang cantik imut kaya marmut, "ujar Rena mencubit pipi gemas Sheena.


Kipli pun ikut memberikan selamat kepada sahabatnya dan juga Reyhan, "Selamat bang Rey! Bang.., awas loe siap-siap setiap hari di umpanin sama suara cemprengnya Rena yang bikin auto budeg kronis, "bisik Kipli terkekeh.


Reyhan hanya tertawa mendengar ucapan Kipli tersebut, "Gue udah latihan Pli, setiap hari gue setelin sirine ambulance di apartemen gue, itung-itung pemanasan biar kuping gue terbiasa, "bisik Reyhan terkekeh.


"Wkakaka.., anjay persiapan loe totalitas banget Bang, apa nggak sekalian loe setelin klason kapal pelni biar kuping loe makin ambyar, "ujar Kipli tertawa terbahak-bahak.


"Ihh.. kamu jahat banget sih Yank, jangan bikin ancur mood aku deh, ini tuh hari special kita tau, "ujar Rena cemberut menatap Reyhan kesal.


"Wkakaka, wah malam pertama auto gatot nih Bang, loe jangan bikin Rena ngambek dah Bang, dia kalo udah ngambek kelakuannya suka absurd banget, waktu sekolah aja dia kalo ngambek nih Bang, suka ngacak-ngacak tong sampah, "ujar Kipli terkekeh.


Rena memukul lengan Kipli, "Sialan loh, loe kira gua kang beling apah! Mending cari gandengan deh loe biar kelakuan mines loe berkurang gitu, loe jangan kaya bangkong zuma yang kerjaannya stay di situ doang, "ujar Rena mendengus kesal.


"Sialan gue di samain sama bangkong zuma..,tenang aja ntar gue culik 10 cewek sekaligus, yang putih, yang langsing yang berdiri di depan toko busana tapi, ckck "ujar Kipli terkekeh.


Reyhan pun dibuat tertawa saat melihat tingkah absurd Rena ketika sudah berkumpul bersama kedua sahabat gesreknya tersebut.


Ryuga yang mendengar percakapan tersebut hanya dibuat menahan tawanya apalagi mendengar ucapan Kipli barusan.


"Ehmmm, "Ryuga berdehem padahal tidak merasakan gatal pada tenggorokannya.


"Lah pak kapan nongolnya Pak! tahu-tahu nongol aja di belakang kaya tuyul, "ujar Kipli terkejut.


"Apa..? kamu bilang apa barusan? tanya Ryuga."


"Maaf Pak canda dikit, nggak usah tegang gitu tegangnya ntar malam aja. Iya nggak, Lex, "ceplos Kipli menatap Alexa. Alexa menatap tajam ke arah Kipli sambil menginjak kaki Kipli setelah mendengar ucapan Kipli barusan. Sedangkan Reyhan dan Rena hanya terkekeh mendengar ucapan Kipli dan sekilas melihat wajah Ryuga yang tampak sedikit tegang karena ucapan Kipli barusan.


"Kalian mau salaman sampai kapan? Apa kalian mau arisan di sini?Tuh kamu lihat di belakang udah pada ngantri, "ujar Ryuga.


Mendengar ucapan Ryuga barusan Rena dan juga teman-temannya hanya mengulum senyum saat melihat antrian para tamu undangan sudah cukup panjang.


"Oh mereka mau kesini juga toh, saya kira lagi pada maen uler naga, "ujar Kipli semakin nyeleneh.


Rena menepuk lengan Kipli mencoba mengalihkan perhatian Kipli, "Parah loe Pli, turun gih loe! "ujar Rena cekikikan.


"Et dah, gua diusir nih, saut Kipli."


Saat Alexa ingin menuruni empat anak tangga di depannya, Ryuga terlihat memegangi tangan Alexa yang saat itu sedang turun setelah memberikan ucapan selamat kepada Reyhan dan juga Rena.


"Yank kita pulang yuk, "ajak Ryuga meraih tangan Alexa.


"Iya yuk, kepala aku pusing nih Yank liat orang sebanyak ini, apalagi nyium parfumnya bikin aku tambah pusing "ujar Alexa.

__ADS_1


"Mommy pusing, yuk Shaka juga mau pulang Shaka udah ngantuk, "ujar Shaka. Alexa mengangguk menatap Shaka yang terlihat sudah menguap.


"Ck kenapa nggak, bilang dari tadi? "tanya Ryuga.


"Nggak enaklah Yank sama Rena, masa baru sampe kita langsung pulang gitu aja, "saut Alexa.


"Kalo nggak enak tinggal ganti posisi Yank, "saut Ryuga berbisik di telinga Alexa lalu meniup perlahan tengkuk Alexa."


Mendengar ucapan Ryuga barusan Alexa memukul lengan Ryuga, " Kamu kenapa sih selalu aja menjurus kesitu terus omongan kamu tuh, kamu lihat tempat dong. Dasar pak Guru mesum! "ujar Alexa menatap sinis Ryuga.


***********


.


.


Selesai menghadiri resepsi pernikahan Reyhan dan Rena. Alexa akhirnya bisa merebahkan dirinya di ranjangnya, sedangkan Ryuga terlihat melepaskan kancing kemejanya satu persatu sambil tersenyum menyeringai menatap Alexa dengan tatapan laparnya.


"Kamu nggak bisa ya, biasa aja gitu liatin akunya? "tanya Alexa bergidik ngeri menatap ke arah Ryuga.


Ryuga tersenyum smrik berjalan perlahan mendekati ranjang Alexa. Ryuga langsung saja mengukung tubuh Alexa di bawahnya memperlihatkan deretan roti sobeknya. sedangkan Alexa terlihat mengerutkan kedua alisnya menatap Ryuga yang pasti ia sudah hafal dengan apa yang ingin dilakukan suami mesumnya tersebut.


Alexa mengendus-endus tubuh Ryuga yang tercium bau parfum menyengat. Alexa langsung saja menutup hidungnya, "Kamu mandi gih Yank, badan kamu baunya bikin kepala aku tambah pusing "ujar Alexa.


Ryuga mengendus-enduskan tubuhnya sendiri, "Aku kan tadi udah mandi Yank, "ujar Ryuga mengerutkan kedua alisnya menatap Alexa sedikit kesal.


"Iya tapi baunya nggak enak, "saut Alexa.


"Ini parfum sama bodymist yang biasa aku pakai kok, biasanya kamu langsung ngedusel-dusel di ketek kalo aku abis pake parfum ini, "ujar Ryuga.


"Tau ah, kepala aku pusing nih pijitin ke gitu, "rengek Alexa manja.


Ryuga pun akhirnya memijat leher Alexa dan juga bahu Alexa yang terlihat merebahkan diri sambil mengapit guling.


"Ya udah nanti abis di pijit, kamu pijit junior aku ya? "ujar Ryuga.


"Itu mah sama aja bohong, "ujar Alexa menutup matanya yang terasa berat.


"Menurut penelitian obat pusing yang paling ampun itu ya olahraga malam Yank, "ujar Ryuga merayu Alexa begitu gencar pantang menyerah.


"Ah itu sih omongan kamu doang, "ujar Alexa dengan nada suaranya yang sudah terdengar lemah.


"Yah kamu nggak pernah searching sih, "ujar Ryuga memijat bahu Alexa dengan lembut.


"Gimana masih pusing nggak? kalo masih pusing aku ambilin obat ya Yank, "tanya Ryuga.


Yank!


Yank!


"Yank, "panggil Ryuga sekali lagi saat ia tidak mendengar sahutan dari Alexa, Ryuga pun akhir memastikan wajah Alexa.


"Yah dia udah tidur, "ujar Ryuga membuang nafasnya dengan lemah. Ryuga pun menatap naas juniornya yang sudah on fire sejak tadi.


"Kamu yang sabar ya, "ujar Ryuga menatap belalai yang sudah berdiri dengan strong.


Ryuga akhirnya merebahkan dirinya sambil memeluk tubuh Alexa dari belakang, menyusul Alexa yang sudah terlelap terlebih dahulu walaupun itu mustahil baginya untuk memejamkan matanya dengan cepat, karena hasratnya yang tidak disalurkan malam ini.


...----------------...

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2