
Ryuga tertawa sambil memegangi perutnya, ia tidak menyangka bahwa di usianya yang masih muda Alexa bisa berfikir liar sampai membeli baju haram tersebut.
Apaan sih kak, itu bukan aku yang beli, tapi mamah yang beliin, "ujar Alexa ketus langsung saja merampas baju tersebut dari tangan Ryuga. Namun Ryuga malah menarik tangan Alexa hingga jatuh ke dalam pangkuannya.
Aduh sumpah malu-maluin banget sih. Rasanya gue pengen menghilang dari kamar ini. Lagian mamah iseng banget sih, ngapain coba segala beliin gue baju laknat kaya gitu, "batin Alexa merasa malunya saat Ryuga terus saja mengejek dan menertawainya sampai wajahnya pun terasa sangat panas.
Masa sih, bukannya kamu sengaja beli buat godain saya kan? "goda Ryuga sambil mencubit pipi Alexa yang terlihat seperti kepiting rebus.
Ih enggak, beneran suer deh! Ngapain aku beli baju gitu, emang ada yang mau pake apa baju kaya gini. Nggak manusiawi banget !, "ucap Alexa gugup, ia merasa malu karena Ryuga terus saja menatap wajahnya dari jarak yang cukup dekat.
.
Cup
.
Ryuga mengecup sekilas bibir Alexa, ia merasa senang sekali menggoda istrinya yang terlihat sudah mati kutu akibat baju haram tersebut.
Ya udah percaya deh, tapi nanti di pake ya, kalo kamu udah bener-bener siap, " ujar Ryuga tersenyum menyentuh hidung mancung Alexa.
Nggak mau, "saut Alexa merajuk manja.
Trus maunya apa dong, " ujar Ryuga merapikan anak rambut Alexa sambil sedikit menahan tawa.
Ih udah jangan ketawain aku terus, "rengek Alexa sambil mencoba mencubit perut Ryuga.
Hayo, mau ngapain, kamu mau cari timbunan lemak ya ? Kenapa keras semua ya? "tanya Ryuga sambil memegang tangan Alexa yang sejak tadi meraba ingin mencubit perut sixpacknya.
Tanpa aba-aba Alexa langsung menggigit tangan Ryuga yang ada di hadapannya yang menggenggam tangannya sejak tadi.
Awww sakit, " teriak Ryuga meringis mengusap tangannya.
Rasain, "celetuk Alexa cemberut menjulurkan lidahnya. Ryuga menatap Alexa tajam pura-pura marah, saat Alexa lengah ia pun langsung mengelitik perut Alexa.
Ampun kak udah geli, " ujar Alexa tertawa terus berusaha memberontak.
Ih hukuman buat tukang gigit-gigit, "saut Ryuga masih setia mengelitiki Alexa.
Iya iya ampun, " ujar Alexa masih meronta-ronta.
Posisi mereka kini tanpa sadar sudah saling berhimpitan Alexa berada di bawah kungkungan Ryuga. Alexa pun buru-buru bangun dan merapikan bajunya melirik Ryuga gugup. Ryuga pun tersenyum menatap Alexa lalu ia merapikan rambut Alexa yang saat itu terlihat berantakan.
Ryuga masih mengingat ucapannya, ia tidak ingin memaksa Alexa melakukan hal tersebut, walaupun saat ini melihat Alexa hasratnya sudah tidak terbendung lagi. Namun Ryuga berusaha bersabar karena ia ingin membuat Alexa merasa nyaman terlebih dahulu saat berada bersamanya.
Sekarang kita bobo yuk udah malem, "ajak Ryuga tersenyum sambil mengalungkan tangannya di pinggang Alexa.
Gendong, " rengek Alexa manja mengalungkan tangannya di leher Ryuga.
Manja banget dih istri aku. "ujar Ryuga, ia pun akhirnya mengangkat tubuh Alexa berjalan menuju tempat tidur sambil mengecup bibir Alexa berulang-ulang kali.
Good night my little girl, " ujar Ryuga mengecup kening Alexa.
Good night my teacher "ujar Alexa tersenyum ia pun langsung berhambur memeluk tubuh Ryuga dengan posesif membenamkan kepalanya di dada bidang Ryuga.
.
.
****
__ADS_1
Jam istirahat Alexa terlihat di ruang aula, bersama para sahabatnya dan juga siswa siswi yang tergabung dalam acara hari guru nanti. Di ruang aula terlihat Bu Lita, Bu Farida, serta pak Tirta merupakan waka bagian kesiswaan, ikut membantu mengarah para siswa-siswinya yang tergabung dalam sesi latihan.
Alexa terlihat begitu serius melatih olah vokalnya, yang diiringi dengan petikan gitar yang dimainkan oleh Dimas.
Tidak hanya Alexa siswa-siswi yang lain pun terlihat begitu serius berlatih. Mereka terlihat kompak apalagi ada guru pendamping yang memberikan pengarahan terhadap para siswa-siswi tersebut.
Sejak di ruangannya Ryuga terus mengingat Alexa, sehingga membuatnya menjadi tidak fokus bekerja. Ryuga akhirnya memutuskan turun ke lantai satu berjalan menuju ruang aula. Ia mengawasi Alexa yang terlihat begitu serius sampai Alexa tidak menyadari kehadiran Ryuga yang sejak tadi memperhatikannya dengan tatapan kagum.
Namun tatapan kagum tersebut kini berubah menjadi tatapan tajam saat melihat Dimas yang bermain gitar mengiringi Alexa bernyanyi.
Dim, udah dulu ya aku kayanya mau apalin puisi aku dulu, cape nih tenggorokan aku. " ujar Alexa.
Oh ya udah, ini kamu minum dulu, "ujar Dimas sambil memberikan Alexa minum.
Makasih, " saut Alexa tersenyum.
Cecunguk itu selalu saja berusaha mencari celah, agar bisa dekat-dekat dengan Alexa, " batin Ryuga kesal menatap Dimas dengan tajam sambil mengepalkan tangannya.
Siang pak Ryuga, Ayo pak masuk saya mau latihan loh, bapak bukannya mau masuk kedalam ya? "tanya Tania dengan gaya centilnya .
Siang, tidak perlu saya masih ada urusan, " ujar Ryuga datar, lalu pergi berlajan menelusuri konidor sekolah.
Ckckckc, skak matt. Satu hama rumah tangga punah, "celetuk Kipli kepada Tania.
Sebenarnya ia sudah sejak tadi memperhatikan gurunya yang terlihat cemburu saat melihat interaksi antara Alexa dan Dimas.
Apa luh nggak usah luh ngomongin gue, urus tuh rambut luh yang kaya sarang tawon, "ketus Tania menatap tajam kepada Kipli.
Dih isi pampers, gue nggak ngomongin luh, tapi gue hanya mendeskripsikan luh, " ckckckc "saut Kipli terkekeh.
Sialan luh, " ketus Tania.
Yuk Ren anterin gue, " ajak Alexa.
Mane luh? "tanya Kipli.
Kamu nanya, kamu bertanya-tanya " saut Rena dengan raut wajah menyebalkan.
Luh ngomong gitu lagi bibir luh gue tilep luh, "saut Kipli kesal.
Baju kale di tilep, " saut Rena hanya menjulurkan lidahnya ke arah Kipli.
Kita mau ruang guru, "saut Alexa kepada Kipli.
*************
Alexa dan Rena sampai di ruang guru namun sebelum masuk ia mendengar para guru menyebut nama papahnya Alexa menahan Rena yang terlihat ingin mengetuk pintu.
Ssstttt, " Alexa menempelkan jari telunjuknya di bibirnya menatap Rena.
Terus bagaimana kelanjutan kasus pak Ferdy bu, jika sampai saat ini pun kita nggak tau kabarnya, " ujar pak Asep.
Saya benar-benar nggak menyangka ternyata pak Bambang dan pak Ferdy bekerjasama berbuat curang dengan mengkorupsi dana hibah padahal dana tersebutkan merupakan gaji kita dari pemerintah untuk para guru dan staf di sekolah ini. Jangan-jangan bukan cuman dana hibah aja yang di korupsi, soalnya yang saya tahu pak Ferdy itu orangnya nggak transparan, "saut bu Herlina.
Hush, jangan berasumsi kalo nggak ada bukti, nggak baik bu, " saut bu Eka.
Kita tunggu aja kabar dari pak Ryuga, mudah-mudahan saja pak Ferdy ada etikat baik datang ke sekolah untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, dan untuk masalah ini pak Ryuga berpesan kepada saya. Dia memohon dengan tolong jangan sampai berita ini terdengar oleh para siswa apalagi Alexa bu, karena ia mengkhawatirkan Alexa akan di bully atau dijauhin teman-temanya akibat perbuatan papahnya. "saut bu Eka dengan bijak.
Iya kasian ya Alexa, bagaimana perasaannya kalo ia sampai mengetahui perbuatan papahnya " saut bu Herlina.
__ADS_1
Tapi saya sangat berkesan sama pak Ryuga, karena baru beberapa ia bergabung. Ia cukup teliti dan kompeten, buktinya yang saya rasakan sekolah kita banyak sekali perkembangan yang signifikan. "saut pak Adi.
Pak Ryuga itu mirip seperti pak Bimo bu, saya sangat mengenal papahnya. " ujar pak Samsul yang merupakan guru senior yang sudah puluhan tahun mengabdi di SMA Garuda Bangsa
.
Deg..
.
Alexa terdiam di balik pintu ruang guru matanya berkaca-kaca setelah ia tahu fakta baru mengenai Papahnya. Ia benar-benar tidak menyangka, Alexa merasa malu, bahkan untuk mengangkat wajahnya di depan Rena pun ia tidak sanggup.
Lex luh gpp kan, sini berkasnya bu Lita biar gue yang taro, "ujar Rena menatap Alexa tidak tega.
Iya Ren, sory ya Ren gue duluan, "ujar Alexa terlihat jelas raut wajah kekecewaan tersirat di matanya.
Luh mau kemana Lex? " tanya Rena. Alexa pun tidak menjawab ia buru-buru pergi meninggalkan Rena.
**************
Alexa berlari menuju toilet, ia merasa malu dengan perbuatan papahnya yang lagi-lagi kembali berbuat ulah.
Kenapa sih gue harus punya papah kayak gitu, ". "ujar Alexa menangis menatap dirinya di depan cermin. Tiba-tiba lamunan Alexa teralihkan saat ponselnya berdering, dan terlihat Ryuga menghubunginya.
Dimana, "tanya Ryuga dalam panggilannya.
Masih latihan di aula, "saut Alexa berbohong, sambil mengusap sisa air matanya.
Kok sepi, nggak ada suara apa-apa? " tanya Ryuga.
Oh lagi brifing, "jawab Alexa bohong.
Ke ruangan aku cepet, "ujar Ryuga.
ckckc" Alexa tertawa.
Kenapa ketawa, "saut Ryuga.
Biasanya kakak formal banget ngomong sama aku, sekarang nggak saya sayaan lagi nih, " ujar Alexa.
Cepet ke ruang aku, nggak pake lama, "ujar Ryuga
Tapi masih belom selesai, latihannya " saut Alexa manja.
Cepetan, kalo nggak kesini aku hukum, "ujar Ryuga mengancam.
Iya tungguin sebentar, " saut Alexa dengan nada lemas.
Kok kamu lemes gitu jawabnya, kenapa nggak suka aku suruh ke sini ? "tanya Ryuga sedikit kesal.
Iya iya sabar, nggak sabaran banget sih, dasar ambekan, " jawab Alexa lalu mematikan sambungan telponnya.
Alexa pun membuang nafasnya yang kasar, sejujurnya ia merasa malu dengan perbuatan papahnya. Apalagi Ryuga mengetahui dan menyembunyikan semuanya fakta tentang papahnya darinya.
Walau ia tindak melakukan tindakan tersebut tapi tetap saja darah lebih kental dari pada air. Mau tidak mau dia pasti terkena sanksi sosial imbas dari perbuatan papahnya. Alexa merasa rendah diri karena Alexa merasa terbebani dengan perbuatan papahnya, bagaimana pandangan orang terhadapnya sedangkan Alexa sendiri tidak tau apa-apa.
Aku harus menemui tante Karin, aku mau tanya segalanya tentang papah. "batin Alexa menatap wajahnya di cermin toilet.
...----------------...
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...