Guruku Jodohku

Guruku Jodohku
Ketegangan Di Cafe


__ADS_3

Dalam perjalanan Ryuga menyalakan bluetooth handsfree pada mobilnya, ia mencoba menghubungi Sita.


Hallo Sit, kamu udah siap? " tanya Ryuga dalam sambungan teleponnya.


Udah Ga, nanti kamu tunggu aku di Jalan Harmoni 5 aku tunggu kamu di halte deket situ, "ujar Sita yang sibuk memoles wajahnya dengan make up.


Oke, ya udah aku otw kesitu sekarang, " jawab Ryuga lalu menutup panggilannya.


Perjalanan hampir memakan waktu hampir 20 menit. Kini Ryuga sudah tiba di Jalan Harmoni 3 dan dari kejauhan ia sudah melihat Sita sedang duduk menunggunya di halte bus.


Sorry lama ya, tadi sedikit macet soalnya, "tanya Ryuga sambil membuka pintu mobilnya.


Ga kok, aku juga baru sampe di halte, " sahut Sita.


Ryuga sedikit canggung dan melirik ke arah Sita karena penampilan Sita kini jauh lebih anggun dari penampilannya yang dulu. Sita yang kini terlihat lebih dewasa dan matang jauh di banding dengan Alexa, namun jika dari segi cantik Sita masih kalah jauh di bandingkan dengan Alexa. Ryuga cukup dibuat terkesima melihat Sita sampai tidak terasa sudut garis bibirnya sedikit tertarik.



Sita tampak terlihat malu-malu saat Ryuga terlihat menatap ke arahnya dengan tesenyum. Sejujurnya Sita masih memiliki perasaan yang sama terhadap Ryuga walau sudah 4 tahun berlalu. Perasaan yang kini ia simpan rapat-rapat di dalam hatinya.


************


Alexa, Dimas, Rena dan Kipli terlihat sudah memesan makanan, mereka terlihat duduk secara berhadapan di pojokan cafe, dimana tempat tersebut merupakan favorit mereka.


Gila makin sore mendadak rame gini cafe, tadi biasa aja yak sebelum kita datang. Kalian ngerasa kita tuh membawa keberuntungan di sini, " ujar Kipli percaya diri.


Dih pede banget lu, ini tuh rame karena malem minggu kali "ckck.. "celetuk Rena terkekeh.


Ehmm! suara gue sampe abis gini, baru latihan sekali padahal, "ujar Alexa sambil memegangi lehernya yang tidak nyaman.


Minum madu campur lemon anget Sa, biar suara kamu nggak serak lagi, " ujar Dimas.


Elu mending Lex suara luh serak, Lah gua nih gendang telinga gua udah mau aur auran tuh gara-gara kelakuan temen luh yang laknat. "celetuk Kipli, hingga membuat Alexa dan Dimas sahabatnya tertawa. Sedangkan Rena sendiri hanya menjulurkan lidahnya kepada Kipli.


Tuh lihat aja tuh kelakuannya mines banget, " tambah Kipli.


Rena mendadak terlihat syok dan terpaku saat netranya melihat seseorang yang begitu ia kenal dari kejauhan.


Gaes tolong cubit gue, itu beneran Pak Ryuga sama ceweknya bukan sih ? " Sumpah udah cantik dewasa banget keliatannya. "Hmmm patah hati deh eneng!, "ujar Rena yang langsung down melihat guru favorit bersama cewek lain.


.


Deg


.


Hati Alexa bak di hujam beban ribuan berkali-kali lipat Alexa langsung tertunduk meremas kedua tangannya yang bergetar di bawah meja. Ia tidak berani melihat ke arah Ryuga langsung, dan Dimas yang menyadari raut wajah Alexa yang langsung berubah drastis, setelah mendengar ucapan Rena barusan. Ia pun langsung memegang tangan Alexa di bawah meja, mencoba memberikan kekuatan terhadap Alexa.


Kamu gpp Lex ?, "bisik Dimas khawatir mengeratkan genggamannya. Alexa mengangguk berusaha menahan air matanya yang sudah hampir tumpah.

__ADS_1


Ryuga kini duduk tidak jauh dari bangku Alexa dan teman-temannya. Meja mereka hanya berseling satu meja di sampingnya. Namun keberadaan Alexa dan teman-temannya tidak disadari Ryuga karena adanya dinding sekat yang membatasi setiap meja.


Kamu mau langsung pesan atau nunggu Siska sama Andry dulu, "tanya Ryuga duduk di sebelah Sita.


Kayanya kita nunggu mereka dulu ajah deh, " ujar Sita.


Di meja Alexa, Rena dan Kipli terlihat sedikit berbisik saat menyadari meja terletak dekat dengan meja yang di duduk Pak Ryuga.


Gila gue baru lihat pak Ryuga, pakai baju non formal gitu! "Anjir damagenya nggak nahan, udah kayak oppa-oppa Korea asli, bikin melting nggak sih liatnya luh Lex. Asli beruntung banget tuh mbaknya, bisa dapetnya guru kita yang yang tampan rupawan gitu. "bisik Rena sambil menepuk tangan Alexa.


Lu nggak usah tengok-tengok gitu ntar kelihatan mereka. Lagian kalem dikit napa sih nggak usah hiperaktif gitu, " ujar Kipli.


Gimana ? "apa kita pindah aja cabut aja dari sini, " bisik Rena kepada ketiga sahabatnya tersebut


Mending kita di sini dulu deh Ren, kalo kita pergi terus pak Ryuga ngeliat kita-kita. Kayaknya bakalan kelihatan canggung deh, secara dia kan guru kita. Apalagi dia lagi sama cewek, "bisik Dimas, ia sangat paham melihat kondisi Alexa yang saat ini pasti berusaha menghindari Pak Ryuga.


Bener sih kata si Dimas, Ren! "lagian kalau kita pergi terus papasan nggak mungkin kan kita anggap pak Ryuga tuh kaya karet ajaib yang ada di depan kasir indoma**, terus dia kita lewati gitu aja. Nyapa salah nggak nyapa juga salah kan. Masa kita nanti nyapa dia, "Eh Bapak lagi ngapain lagi ngedate ya?" kan nggak lucu banget anjirrr, "bisik Kipli


Iya juga sih, "saut Rena berbisik, sambil menggaruk kepalanya.


Lex kok luh dari tadi diem aja sih, nggak kaya tadi banyak omongan, Ngapa loh? " bisik Rena.


Oh gue udah laper, " bisik Alexa terkejut, berusaha bersikap biasa. Alexa mengangkat kedua tangannya yang masih terlihat sedikit bergetar.


Ya ampun Lex, luh laper ampe tremor gitu, "ckckckc pasti lu udah kelaperan banget ya, sian banget anak orang kelaperan "bisik Kipli cekikikan melihat Alexa.


**********


Yah, kawin lah, oneng juga ya tuh cewek pak Ryuga ya, Eh tunggu maksudnya apa tuh, "menikah ?, "bisik Kipli kepada para sahabatnya saat mendengar obrolan Sita dan gurunya tersebut.


Masih ngurus yayasan papahku sih, ya sedikit nyoba-nyoba invest, buat nambahin pengalaman sama wawasan aja sih, "saut Ryuga.


What ! "pak Ryuga udah merit gitu, seriusan, " asli speechless gue nggak paham, jadi para Ryuga udah merit terus dia jalan gitu sama cewek. Berarti dia selingkuh dong dari istrinya? "Wah parah sih ini gue nggak nyangka ternyata kelakuan pak Guru kita kayak si Bil Bil, " bisik Rena antusias.


Alexa seperti sedikit bernafas lega karena Ryuga mengakui statusnya yang sudah menikah kepada Sita. Namun tetap saja ia harus waspada karena memang kehancuran sebuah pernikahan selain karena keluarga adalah karena godaan mantan.


Tiba-tiba Alexa langsung menarik kupluk pada jaket hoodie yang ia pakai saat melihat dokter Siska bersama dokter yang saat itu menyapanya saat di rumah sakit. Jangan di tanya lagi bagaimana saat ini perasaan Alexa, ia merasa dirinya sedang duduk di roller coaster ia benar-benar takut Ryuga dan juga Dokter Siska akan menyadari keberadaannya.


Juga dengan Dimas saat melihat Kakaknya datang dia langsung segera menunduk.


********


Hay, Ga Sit! Kalian udah nunggu lama, "tanya Andry yang baru saja tiba sambil menggandeng Siska kekasih.


Enggak kok Ndry, Hai Sis apa kabar luh?, " sapa Sita sambil cipika cipiki saat bertemu sahabat lamanya.


Bae Sit, luh sendiri gimana? Hadeuhhh akhirnya kita bisa ngumpul juga, susah banget gue jadwalin off bareng, luh tau sendiri gimana pasien Dokter umum tuh kaya apa. "ujar Siska sambil menaruh tasnya di meja.


Gue kira luh bakal bawa patner hidup luh kesini Ga. Ya kali aja luh mau kenalin gitu ke kita-kita, gue kan pengen tau istri lu bentukannya kayak apa, "tanya Andry.

__ADS_1


Enggaklah, dia punya acara sendiri sama temennya, "saut Ryuga.


"Ckck, kirain lu takut istri lu sama Sita nanti maen jambak-jambakan di sini, secara gitu kalian berduakan pernah pacaran, "ucapan Andry pun langsung di potongoleh Siska.


Ihhh, " desis Siska mencubit pinggang Andry.


Aww, sakit bebs, "ringis Andry.


Bisa nggak sih, kamu nggak usah bahas itu, "omel Siska, hingga membuat Ryuga dan Sita tertawa.


Just kidding kali bebs! Biar nggak kaku banget gitu kesannya, " ujar dokter mengusap-ngusap pinggangnya akibat cubitan Siska


Dasar bucinking, "ujar Sita sambil terkekeh melihat Andry, dan di ikuti dengan gelak tawa Ryuga.


What! mereka mantanan gitu, wahgelaseh, ini sih parah bisa- bisa CLBK tuh, kasian banget tuh bininya pak Ryuga! "celetuk Rena berbisik.


Dimas bisa melihat raut wajah cemas Alexa setelah mendengar ucapan Rena baru saja. Dia cukup sadar sepertinya Alexa sudah menaruh hati terhadap Ryuga, sungguh membuat perasaan Dimas tidak rela.


Kak Siska sama Kak Andry ternyata mereka kenal pak Ryuga ! "bisik Dimas saat melihat kakaknya dan juga calon kakak iparnya.


Kamu kenal sama mereka Dim, " tanya Alexa.


Yang cewek tadi baru dateng itu kakak aku, dan itu calon suaminya, "ujar Dimas.


Bener-bener ini mah circle kita sama Pak Ryuga sekarang saling berkaitan. Nah pung-pung sekarang mereka udah tambah personil, gimana kalo kita sapa aja mereka dan, Dim di situ juga ada kakak loh, "bisik Rena. Saat Rena berdiri Alexa langsung menarik tangan Rena dengan kencang dan menggelengkan kepalanya memohon dengan raut wajah memelas.


Aww sakit gila luh ya, " ringis Rena merasakan sakit di tangannya akibat cengkraman Alexa yang sedikit kencang.


*************


Eh iya Ga, kemarin gue ngeliat sepupu luh di rumah sakit, " celetuk Andry sambil mengaduk - aduk minuman.


Sepupu, "ujar Ryuga mengerutkan keningnya.


Iya cewek SMA yang dulu pernah lu bawa ke IGD, gua ingat itu cewek yang sama, pas kemarin gue temuin, siapa ya nama gue lupa, dia sama Mamahnya, "ujar Andry. Alexa bernafas dengan lega untung saja dokter Andry tidak mengingat namanya.


Mamahnya, " ujar Ryuga.


Iya sama tante luh, "saut Andry.


Alexa pasti dia mau nyusulin Mamah ke rumah sakit waktu itu, tapi sama siapa dia, apa sama mamah Karin, bukannya hubungan mereka nggak baik ?, "batin Ryuga bertanya-tanya dalam lamunnanya mengingat saat itu juga Alexa sedang dikejar oleh para debt kolektor yang mencari keberadaan Papahnya.


Lu gimana sih Ndry, masih kepala 3 kok udah Amnesia, lu nggak takut dituntut kalo salah ngasih resep obat, "ujar Sita terkekeh.


Kagak gue kira itu tadinya dia itu istrinya Ryuga, eh ternyata sepupunya, nggak mungkin banget kan Ryuga sama anak SMA gitu. Masa temen gue jadi Pedofil sih, senengnya sama bocil, " ckckckck "ujar Andry terkekeh.


Sialan luh, ya nggak mungkinlah gue merit sama anak SMA, " ujar Ryuga berbohong, karena ia malas menjadi korban bullyan Andry terus menerus.


Di meja lain, Alexa benar-benar sudah tidak sanggup lagi, mendengarkan pembicaraan yang cukup menyayat hatinya di meja Ryuga. Pengakuan Ryuga sungguh keterlaluan hingga air mata Alexa terjatuh, ia pun memutuskan pergi ke toilet dan di ikuti ketiga sahabatnya.

__ADS_1


...----------------...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2