Guruku Jodohku

Guruku Jodohku
Mencuri First Kiss


__ADS_3

Sejak kejadian tadi pagi, Alexa maupun Ryuga seolah saling menghindar satu sama lain. Ryuga terlihat tidak keluar dari kamarnya sejak kejadian tadi. Sedangkan Alexa sendiri, ia sejak tadi menghabiskan waktu bersama Mamah Retno seperti membuat kue, dan bercengkrama di halaman belakang bersama Mamah Retno. Ia sangat menikmati ketika Mamah Retno bercerita tentang persahabatannya dengan mendiang Mamahnya saat masih muda dulu.


Sayang kamu tau nggak alasan kenapa kamu itu bisa menikah dengan Ryuga...,"tanya Mamah Retno serius. Alexa hanya menggelengkan kepalanya sambil menatap dengan tatapan puppy eyesnya.


Selain karena Mamah dan Papah banyak berhutang budi sama Papah kamu, juga karena perjodohan kamu dan Ryuga adalah permintaan terakhir Mamah kamu sebelum meninggal....,"ujar Mamah Retno sambil merapihkan anak rambut Alexa.


Berarti apa yang sudah Mamah Sarah persiapkan buat Alexa pasti itu semua adalah yang terbaik untuk Alexa kan Mah..,"ujar Alexa sendu


Kamu benar-benar anak yang baik Alexa, pasti Mamah dan Papah kamu sangat bangga memiliki anak seperti kamu.Terkadang Mamah menyesal karena Mamah benar-benar tidak mendengar kabar apapun saat Mamah dan Papahmu sedang dalam masa-masa sulitnya, yaitu saat Papahmu kehilangan perusahaan yang susah payah ia kelola apalagi di tambah dengan kepergian Mamah kamu Alexa. Karena saat itu Papah Bimo sedang menjalani pengobatannya intensif di luar negeri, jadi Mamah tidak bisa hadir saat Mamahmu tiada...,"ujar Mamah Retno sambil mengusap tangan Alexa.


Alexa senyum miris mendengar ucapan Mamah Retno, karena pada kenyataannya ucapan Mamah Retno tidak sepenuhnya benar, terutama mengenai Papahnya. Justru sikap Papahnya berubah drastis kepadanya pada saat Papahnya kehilangan hak atas ahli waris perusahaannya yang sudah ia kelola dengan susah payah. Dan pada saat di situlah awal penderitaan Alexa di mulai. Namun Alexa lebih memilih diam, tidak ingin menceritakan hal sudah ia alami saat itu kepada Mamah Retno.


Serius banget sih ngobrolnya, Mamah lagi ngomongin Papah ya...,"ujar Papah Bimo yang saat itu baru saja pulang dari kantor.


Eh Papah kapan sampe, Mamah sampe nggak nyadar saking asiknya ngobrol sama Alexa...,"ckckckck...."ujar Mamah Retno terkekeh.


Ya udah Mah Pah...,"Alexa mau ke atas dulu, besokkan Alexa udah mulai masuk..Alexa mau belajar sekalian beres-beres....,"Permisi Pah..Mah..,"ujar Alexa dengan senyum ramah.


************


Alexa membuka gagang pintu dengan perasaan gugup, benar saja sesaat Alexa menyembulkan kepalanya, Ryuga yang saat itu baru selesai mandi langsung menatap Alexa, seketika Alexa terperangah melihat Ryuga hanya mengenakan handuk yang terlilit di pinggangnya sambil menggosok rambutnya yang basah bisa terlihat melihat deretan roti sobek terpampang indah di tubuh Ryuga.


Ryuga langsung memutuskan kontak pandangannya, wajahnya terasa panas mengingat insiden tadi pagi. Jangan di tanya lagi sikap Alexa kali ini ia langsung saja keluar dan menutup pintu kembali ia tidak jadi masuk.


Alexa berdiri di depan pintu mencoba mengatur nafasnya sambil mengipas-ngipasi wajahnya yang terasa panas, Alexa terdiam sejenak mengatur nafasnya.


Ya Tuhan...,"Nikmat mana lagi yang bisa kau dustai Alexa...batin Alexa terpesona.


Tiba-tiba pintu kamarnya terbuka hingga membuat Alexa yang sedang berdiri di depan pintu terkejut dan langsung terpelanting, beruntung Ryuga langsung menangkap pinggang Alexa dengan satu tangannya. Pandangan mereka kembali bertemu dengan jarak begitu dekat Ryuga berusaha menelan savila saat melihat bibir sensual Alexa yang terlihat cukup menggoda imannya. Ryuga terbatuk dan langsung melepaskan tangannya dari tubuh Alexa begitu saja hingga membuat Alexa jatuh terduduk di lantai.


Aduh...,"Alexa meringis merasakan nyeri bokongnya, Alexa kemudian menatap cemberut ke arah Ryuga sambil mencebikan bibirnya.


Siapa suruh kamu berdiri di depan pintu...,"ketus Ryuga panik dan salah tingkah sendiri, ia pun menutup wajah Alexa dengan handuk yang baru saja ia kenakan, dan Ryuga pun langsung berjalan keluar meninggalkan Alexa begitu saja.


Dasar Angry Bird nggak punya hati, puas luh udah bikin hati gue porak-poranda kaya gini...,"umpat Alexa saat melihat Ryuga pergi.


Arrrghhhh..!!.umpat Ryuga merasa bingung sendiri dengan tujuannya. Alexa cukup mengacaukan pikirannya hari ini, apalagi ia harus berbagi kamar dengan Alexa membuat Ryuga semakin frustasi.


Di dalam kamar otak Alexa ngeblank seketika ia lupa ingin melakukan apa saat matanya ternodai dengan maha karya Tuhan yang begitu sempurna tadi. Dan akhirnya Alexa memutuskan mendengarkan musik di ponselnya sambil merebahkan diri di sofa.


***********


Di sisi lain Ryuga terlihat sedang begitu serius berdiskusi dengan Papahnya di ruang kerja.


Menurut Papah perubahan ini tidaklah mudah untuk dijalani dengan latar belakang tim dan cara kerja yang beragam, mereka juga pasti harus beradaptasi kembali jika kamu memimpin perusahaan nanti..."ujar Papah Bimo menjabarkan beberapa hal-hal penting kepada Ryuga.


Baiklah Pah Ryuga akan mencoba mempelajari ini..."ujar Ryuga optimis

__ADS_1


Papah senang Ga...Karena kalau bukan kamu, siapa lagi yang akan meneruskan perusahaan Papah nanti..,"ujar Papah Bimo samil menepuk bahu Ryuga.


Ryuga terlihat keluar dari ruang kerja Papahnya hampir satu jam Ryuga berada di ruangan Papahnya, yang memintanya untuk mempelajari beberapa proposal proposal kerja perusahaan.


Ryuga sudah berada di depan pintu kamarnya sambil memegangi dadanya Ryuga berusaha mengatur nafasnya. Saat masuk ke dalam kamarnya beruntung sekali Alexa terlihat sudah tertidur lelap di sofa, earphone masih terlihat masih menggantung di kedua telinga Alexa. Ryuga terdiam menatap wajah Alexa yang tenang dalam lelap. Bibir Alexa begitu menggoda serta wajahnya yang imut terlihat terhalangi beberapa helaian rambutnya. Ryuga tersenyum sambil menyibakkan rambut anak rambut di wajah Alexa.


Apa benar aku hanya penasaran saja pada si cengeng ini,...,"batin Ryuga menatap lekat Alexa yang semakin menambah irama ritme jantungnya. Dan seketika.....


Cup.....


Good night..,"guman Ryuga sesaat setelah mencuri ciuman Alexa sambil senyum simpul.


Ryuga sudah tidak bisa lagi menahan gejolak di dalam hatinya. Alexa terlihat menggeliat hingga piyama yang ia kenakan sedikit tersingkap memperlihatkan bagian perutnya yang terlihat putih dan mulus terekspos oleh mata Ryuga begitu saja. Ryuga semakin menggila hingga sesuatu di dalam tubuhnya mulai terasa mengeras.


Oh..****...," umpat Ryuga frustasi dia langsung berdiri dan mengambil selimut guna menutupi bagian tubuh Alexa yang terekspos begitu saja.


Ryuga langsung merebahkan dirinya di ranjang kingnya mencoba memejamkan mata. Entah pukul berapa ia baru bisa terlelap, semua itu akibat Alexa yang memposisikan tidurnya begitu tidak manusiawi menggoda iman Ryuga.


***************


Di SMA Gadura Bangsa Alexa baru saja tiba di depan kelasnya, dengan senyum sumringah Alexa menatap kedua sahabatnya.


Gila bahagia banget luh kayaknya,..." abis ngubek-ngubek got yak,..!!!," nyari kodok..."celetuk Kifli


Sialan luh mulut luh lama-lama receh banget ...,"ujar Alexa


Lo sehat Lex.."ujar Kifli sambil mengepalkan tangannya bertos ria dengan Alexa.


Sehat dong bestiee...Gue abis liburan dong.."saut Alexa sambil terkekeh renyah.


Ih si anjirrrrr nggak setia kawan banget luh,...mana oleh olehnya buat gue.."saut Rena yang percaya begitu saja dengan ucapan Alexa.


Alexa pun tertawa saat melihat wajah polos Rena mempercayai ucapannya begitu saja. Lalu Alexa memberikan gelang pasien di tangan Rena yang terlihat sedang menadah di depan Alexa.


Ini oleh-olehnya, spesial buat lo pake kaget..," ckckck .."ujar Alexa sambil menahan tawa


Loh sakit Lex....Kok lu nggak bilang-bilang kita sih...Ini tangan luh kenapa..."ujar Rena yang langsung terkejut sambil memegang tangan Alexa memastikan kondisi sahabatnya tersebut.


Sakit apa luh...emang luh bisa sakit yak...,"tanya Kifli


Sakit jiwa..ckckckc.."jawab Alexa sambil tertawa renyah menggoda Rena yang kala itu terlihat begitu serius.


Ihh serius...Nggak lucu deh.."ujar Rena sambil mencebik mulut.


Pantes otak luh masih rada gesrek hari ini,.. mending lu balik lagi gih sono kayaknya lu belum sembuh dah.."ujar Kifli sambil menonyor kepala Alexa.


***********

__ADS_1


Bel pertanda istirahat berbunyi, Alexa dan Rena terlihat berjalan menuju kantin.


Hadeuh gue kangen banget baksonya bude kantin.."ujar Alexa


Hooh yang apalagi taburan mecinnya itu beuhhh menggugah selera...,"ujar Rena


Saat berjalan menuju kantin Alexa melihat Dimas dan teman temannya sedang duduk di kantin, mata Dimas yang sejak tadi tidak pernah lepas dari Alexa menatapnya dengan penuh perasaan sehingga membuat Alexa terlihat begitu kikuk. Apalagi mengingat terakhir kali mereka bertemu sungguh membuat Alexa merasa bersalah kepada Dimas. Alexa hanya menunduk ia tidak berani menatap Dimas saat hanya melewati Dimas dan teman temannya begitu saja.


Eh si Dimas natap loh gitu amat, luh waktu itu sama Dimas ngomong apa ajah Lex ?


Kepo dehh..."ujar Alexa sambil menyenggol bahu Rena


Gue tau loh juga kan pasti punya perasaan sama dia Lex... Jangan lo bohongin perasaan loh Lex..Kasian tuh si Dimas luh phpin mulu, dia kayaknya ngarep banget sama luh..."ujar Rena sambil menggandeng tangan Alexa.


Please Ren jangan bahas itu, gue lagi nggak mood cerita.."ujar Alexa dengan raut yang terlihat bete.


Lu mah gitu sih...! kalo apa-apa nggak pernah cerita...Emang lu nggak anggap gue sebagai sahabat lo napa ?.." ujar Rena sambil menghempaskan tangan Alexa dan mencebikan bibirnya.


Bukan gitu Rena, tapi..."jawab Alexa


Tiba tiba.....


Brukkkk....


Aw..." ringis Alexa jatuh dalam posisi duduk kepalanya sedikit lecet terbentur meja di kantin.


Terdengar suara gelak tawa Grace dan ketiga sahabatnya pecah saat melihat Alexa jatuh tersungkur karena ulahnya. Sejak Grace sudah mengetahui bahwa Alexa sudah menikah dengan Pak Ryuga, Grace tidak terima seolah ingin terus membuat Alexa terkena masalah agar Pak Ryuga membencinya.


Rasain loh siapa suruh ngalangin jalan gue..."ujar Grace ketus.


Dimas yang melihat kejadian tersebut pun langsung menghampir Alexa dan menolong Alexa.


Kamu gpp Lex,.."tanya Dimas membantu Alexa berdiri.


Ya ampun Lex jidat luh sampe nyonyor gitu...,"ujar Rena melihat kondisi Alexa, Rena pun langsung beranjak.


Eh lampir...bener-bener nggak waras luh yak..mau luh apa sih..."bentak Rena sambil menggebrak meja dimana tempat Grace duduk.


Kenapa luh yang nyolot... Liat geh genks pasangan alay yang memprihatinkan ...Yuk gaes kita cabut gue nggak selera makan lagi gara-gara lihat si bakteri, kuman, dan virus ini.."sindir Grace sambil tersenyum sinis melirik Alexa dan Dimas.


Grace mau lo apa sih...Apa salah Alexa.."bentak Dimas sambil menggenggam tangan Alexa yang ada di belakangnya. Alexa bisa merasakan Dimas yang begitu perhatian dan terus membelanya.


Udah Dim nggak usah diladenin.."ujar Alexa langsung berjalan ke hadapan Dimas namun Alexa tetap tidak berani menatap Dimas.


Tuh dia ajah nggak masalah kenapa loh yang nyolot...Dimas..Dimas ngapain sih lo masih belain orang pembawa sial kaya dia, keluarga nya ajah nggak peduli sama dia...Iyuhhh kasian.."ujar Grace sambil memasang wajah menyebalkan mengejek Alexa.


...----------------...

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2