
"Nak..Ayah mau ngomong sama kamu." ucap ayah di sela-sela kita sedang makan. "Ada apa yah?" tanyaku. "Kamu janji dulu yaa untuk nurutin permintaan ayah kali ini aja"Ucap ayah terlihat serius. "Iya,ayah Vira janji" ucapku sambil mengangkat jari kelingking janji.
"Emm 2 minggu lagi kamu mau menikah" ucap ayah yang membuatku lagsung terbatuk kaget.
uhuk
uhuk..
Aku langsung minum air putih yang berada di depan ku.
"Hah?maksudnya ayah apaan?,Vira masih pengen sekolah dan mengejar cita-cita Vira yah...!" Ucapku sedikit membentak.
"Sayang kami sudah menjodohkan mu dengan teman ayah,karena sejak kamu di kandungan ibumu kamu sudah di jodohkan"Ucap Ayah. "Tapi sekolah aku gimana yah?? aku masih ingin sekali sekolah dan habis ini mau ujian kelulusan." Ucapku dengan bibir yang bergetar menahan tangis.
"Masalah sekolah insyallah kamu masih bisa.Jadi gimana kam terima perjodohan ini kamu kan udah janji sama ayah"Ucap ayah. aku terdiam sejenak. "Baiklah,Ayah aku terima perjodohan ini".Ucapku pasrah.Kedua orang tua ku bahagia saat aku menerima perjodohan ini.Aku beranjak pergi untuk ke kamar.
Saat di kamar aku menangis dan menghubungi sahabat Dina.Dan panggilan tersambung
"Hallo Assalamualaikum Din,aku mau curhat"Ucapku di telfon.
"Curhat apaan Vir kayak serius aja"Ucap Vira yang merasa penasaran.
Dan akhirnya aku menceritakan apa yang ayak katakan padaku tidak ada yang terlewat sedikitpun.Dan Dina syhok saat tahu 2 minggu lagi aku akan menikah dengan seseorang yang tidak tau tampangnya,sifat,dan lebih lagi pernikahan ini tak di dasari oleh cinta.
"Hmm menurutku gapapalah vir.. yang sabar aja tapi kamj kan masih bisa untuk sekolahn kan.." Ucap Dina. "Makasihh din udah jadi pendengar setiaku"Ucapku di dalam telpon dan masih terisak.
Setelah selesai menelpon sahabatku itu aku menuju kamarmandi untuk mengambil air wudhu dan sholat isya dan setelah itu membaca Al-Quran agar hatinya tenang.setelah selesai itu aku menuju kasur dan menidurkan badan ku yang teramat lelah.
■■■■
Tak terasa sudah 1 minggu dan ini saat nya ku bertemu dengan calon suamiku.Sebennarnya aku pengen nolak tapi aku tidak bisa karena sudah berjanji wkatu itu kepada ayah.Dan ibuku sibuk memasak untuk nanti.
Tepat pukul 09.00 mobil Calon suamiku datang.
Tin.. Tin..
suara mobil yang masuk di halaman rumahku
__ADS_1
"Asslamualaikum.." Jawab orang itu. "Waalaikumsallam... yaampun Jeng Wati ayuk masuk Pak.Wijaya silahkan masuk"Ucap ibuku sambil mempersilahkan duduk.Dan tiba ayahku yamg sudah berada disana.
"Yaampun Wi udah lama kita nggak ketemu.Tapi sebentar lagi kita akan menjadi besan iya nggak"Kata ayahku. "Hahaha iya" Ucap Pak.Wijaya sambil meminum kopi yang telah di buatkan oleh ibuku.
"Yaampun ini si Reno ya? udah gede ternyata padahal dulu masih kecil baget dan lihatlah tampan sekali."Ucap ibuku.
"Hai,tante" ucap Reno menyalami ibuku.
Dan akhirnya aku keluar kamar dan aku sangat terkejuy ternyata jodohku adalah guruku sendiri.
"Bapak!"ucapku sambil menunju jari tanganku menghadap Reno. "Kamu!" ucap Pak.Reno.
"Kalian sudah saling mengenal ya?" tanya mama wati mama Reno. "nggak" jawabku dengan Pak.Reno serempak.Orangtua ku hanya terkekeh melihatku.Setelah itu aku segera duduk di Sofa.Dan memulai acara lamaran nya,mau nggak mau aku harus nerima.
"Baiklah kedatangan saya di sini untuk melamar anak kamu dan menjadikan istri Reno dan menantu kami." Ucap Pak.Wijaya papa Reno.
"Bagaiman apa kalian menyetujuinya?"Tanya Pak.Wijaya lagi. "Baiklah saya setuju" Ucap Orang tuaku dan aku hanya ikut saja.Setelah itu Pak.Reno menyematkan cincin berlian tersebut di jari manisku dan sebaliknya.
"Baiklah sekarang pernikahan kalian akan di laksanakan 1minggu lagi dan semua saya yang mengurus".Kata Pak.Wijaya. "Baiklah saya menurut saja sama kamu wi" Ucap ayahku mebalas kata Pak.Wijaya.
Setelah itu keluarga Pak.Wijaya kembali karena sudah siang dan Pak.Wijaya harus segera kembali ke kantornya karena ada rapat setelah ini.Setelah semua pulang,aku masuk ke kamar untuk melaksanakan sholat dzuhur karena sudah jam 12.30 WIB.Setelah itu aku pun isatirahat.
■■■■
keesokan harinya..
Pukul 04.30 aku terbangun aku segera menuju ke kamar mandi mengambil air wudhu untuk melaksanakan sholat subuh dan setelah itu mandi.
Setelah mandi aku persiapan berangkat ke sekolah.Saat di dapur ada ibuku yang sedang memedanguntuk sarapan pagi ini.Setwlah sarapan dengan ayah dan ibuku aku pamit untuk berangkat ke sekolah.
Tiba-tiba ada mobil yang masuk di halaman rumah dan ternyata itu Pak.Reno.
"kok bapak ada disini bukan nya bapak harus di sekolah ya?" tanyaku bingun. "Saya di suruh orang tua saya untuk mengantar kamu ke sekolah dan nanti pulang kamu juga saya antar pulang." jawab Pak.Reno. "Oh... baiklah" akhirnya akupun pasrah dan menaiki mobil Pak.Reno.Di dalam mobil hening hanya ada suara mesin mobil saja.
Setelah menempuh perjalanan sekitar 30 menit akhirnya samapai di sekolah.
"Terimaksih pak atas tumpangan nya." kataku tulus. "Iya,nanti sehabis pulang kamu ke keruanhan saya saja nanti saya akan mengantar kamu pulang."Ucap Pak.Reno "Baik pak,kalau gitu saya permisi assalamualaikum." Setelah itu aku pun keluar dari mobil dan menuju kelasku. "Waalaikumsallam"Jawab Pak.Reno.
__ADS_1
Setelah itu Pak.Reno menuju parkiran untuk memarkirkan mobilnya dan persiapan untuk mengajar materi hari ini.
■■■■
Di kelas vira..
"Hai Din udah datang dari tadi ya?" tanyaku pada Dina. "Iya,eh gimana kemarin acara lamaranmu?" tanya Dina kepo.Dia ekang gitu selalu ingin tau (Kepo). "Alhamdulillah lancar aja din" ucapku sambil tersenyum. "Ciee yang 1minggu lagi nikah sama guru terpopuler lagi.." Goda Dina. "Apaan sih gini-gini aku kan terpaksa kamu tau sendirikan" ucapku sebal.
"Iya,iya nggak usah ngambek gitu deh" ucap Dina mebujukku. Tapi tidak ku balas.
Bel masuk telah berbunyi saatnya para siswa mengikuti pembelajarang hari ini.
●Guruku Jodohku
●Guruku Jodohku
●Guruku Jodohku
●Guruku Jodohku
●Guruku Jodohku
●Guruku Jodohku
●Guruku Jodohku
●Guruku Jodohku
●Guruku Jodohku
●Guruku Jodohku
●Guruku Jodohku
●Guruku Jodohku
Jangan lupa Vote,Like,Komen makasihh readers..😊😙
__ADS_1