
"yuuuuu. udah selesai nih". hardian menghampiri kanaya yang sedang menunggunya check in di kursi tunggu. kanaya berdiri dan mengikuti langkah suaminya dan berjalan di samping hardian sambil terus memainkan ponsel.
kurang lebih 2 jam perjalanan udara yang mereka tempuh untuk bisa sampai ke kota lombok. tak sabar kanaya untuk menikmati keindahan kota lombok yang menyajikan pemandangan laut laut biru nan indah.
udara kota lombok pagi itu sangat terasa sejuk. pantai disekeliling hotel membuat mata kanaya tak bosan untuk memandangnya. rasanya sudah lama sekali ia tak pergi berlibur memanjakan diri. kali ini ia pergi bersama laki laki yang berstatus suami untuknya. terasa aneh memang karena terakhir berlibur ia pergi bersama arya dan itu juga hanya ke daerah bogor. ia sudah mempersiapkan tujuan wisata hari itu, karena pekerjaan nya tidak mengharuskan ia stay di lokasi event yang dia tangani. kanaya dengan semangat menunggu hardian yang masih sibuk memasukkan koper ke dalam lemari. sementara kanaya masih asyiiik menikmati pemandangan pantai yang ada di hadapannya dari balkon kamar hotel mereka menginap.
__ADS_1
dddrrrtttt...... dddrrrttt.....
kanaya membaca pesan di ponselnya dengan wajah yang serius. dengan kesal kanaya menghampiri hardian yang sedang berdiri di depan lemari. "mas aku ke venue yaaaa. hari ini padahal aku mau ajak kamu ke pantai pink. mendadak ada yang harus aku cek di lokasi. kamu mau ikut apa tinggal di kamar???" tanya kanaya sambil mengambil tas gendongnya. "aku anter yaaa. kamu lama ga??" hardian segera mengambil ponsel dan waistbag nya. "ga sih kayanya cuma sebentar." jawab kanaya sedikit ragu sambil terus memperhatikan ponselnya. "okeee nanti kita sekalian dinner diluar aja" kanaya mengangguk tersenyum dan mereka berjalan beriringan.
hardian memperhatikan kanaya dari jauh mengamati setiap gerakan istrinya itu. kanaya sibuk bolak balik mengurusi pekerjaan nya yang membuat hardian kagum akan kerja keras istrinya itu. dia yakin kanaya adalah gadis baik yang tepat untuk menemani dirinya dan melengkapi kekurangannya.
__ADS_1
"hai nay. kita ketemu disini." sapa arya yang membuat kanaya terkejut melihat laki laki itu. "iya. aku yang urus acara ini" balas kanaya cuek sambil terus membaca catatan yang ada di tangannya. kanaya menyembunyikan rasa canggungnya. "kamu makin cantik nay. kamu sehat kan?? kamu bahagia dengan pernikahanmu ???" balas arya memperhatikan kanaya seolah penasaran dengan kehidupan mantan kekasihnya itu. "alhamdulillah aku sehat. kamu masih peduli sama aku??" jawab kanaya sinis. "nay kamu masih marah sama aku?? kasih aku kesempatan nay untuk memperjuangkan kamu lagi. kamu ga bahagia kan dengan suamimu??" kanaya menatap wajah arya. rasa rindu tiba tiba muncul dalam hatinya. betapa ia ingin memeluk arya seperti dulu lagi saat mereka masih bersama. "memperjuangkan untuk diberi harapan palsu lagi??" balas kanaya sinis. kanaya galau bertemu dengan laki laki yang ia cintai tapi malah memilih melepaskannya.
"sayaaaaaang" hardian menghampiri kanaya yang terkejut dan membuat arya menjauh dari kanaya. hardian merangkul mesra istrinya dihadapan arya sementara kanaya hanya diam terpaku dan merasakan debar jantungnya semakin kencang. baru kali itu hardian berani melakukan kontak fisik dengannya. kanaya tersenyum dan semakin mendekatkan tubuhnya agar meyakinkan arya bahwa dia bahagia sekarang. "mas kenalin ini arya, arya ini suami ku mas hardian" dengan bangga kanaya mengenalkan suaminya. hardian dan arya berjabat tangan. tak lama kanaya dan hardian berlalu jalan meninggalkan arya yang masih tak percaya dengan penglihatannya barusan. arya berpikir bahwa kanaya masih mencintainya dan berharap kembali padanya. tapi dia melihat bahwa kanaya bahagia sekali bersama suaminya.
malam itu kanaya dan hardian dinner di restoran makanan khas lombok. resto yang terlihat indah dihiasi lampu temaram yang menambah kesan romantis membuat suasana pengantin baru itu menjadi canggung. kanaya yang sedari tadi masih deg deg an dengan perlakuan hardian saat bertemu arya merasa ragu akan hatinya. "arya itu mantan kamu yang kamu tinggal nikah???" tanya hardian hati hati. "iya itu orangnya. laki laki yang ga bisa kasih kepastian mau dibawa kemana hubungan aku dan dia." jawab kanaya sedikit emosi. "aku sama dia pacaran udah 2 tahun tapi dia ga pernah mau aku kenalin sm ayah sm bunda dengan alasan belum siap. dan disaat ayah jodohin aku, aku minta dia untuk ngelamar aku tapi dia lebih milih lepasin aku. aku ga ngerti perasaan dia tulus atau ga ke aku. selalu menggantungkan perasaan ku. sampe akhirnya aku sadar kalo dia ga bener bener cinta sama aku. dia ga pernah berusaha perjuangin aku. yaaaa mungkin karena emang dia bukan jodoh yang baik untuk aku." lanjut kanaya. masih dengan sedikit emosi kanaya mencoba meredakan suasana hatinya. hardian memberanikan diri menggenggam tangan kanaya yang membuat kanaya terkejut. hati kanaya menjadi semakin tak karuan. apakah dia mulai menyukai hardian atau hanya ?????
__ADS_1