
Haruna mengoyangkan wadah minumannya dengan begitu santai, sesekali dia mengesap cairan bening yang ada di dalamnya. Walaupun tidak memabukan, tapi rasanya yang begitu nikmat telah meracuni pikiran.
"Orang yang suka mencari sesuatu? Biasanya cepat mati!"
Satria menelan silvernya dengan kasar setelah mendengar ucapan yang baru saja Haruna katakan.
"Jangan menggodaku, kamu tahu bukan? Aku memiliki kemapuan Heypersex yang kuat. Nanti kamu bisa hamil dan melahrikan anakku," terang Satria yang menggeretak Haruna.
Tidak bisa Satria pungkiri, bahwa dirinya merasa terancam dengan ucapan wanita yang ada di hadapannya itu. Namun, dia merasa gengsi untuk mengakui hal tersebut.
"Aku mengetahui semua hal tentang keluarga Lubis, karena ... aku merupakan keturunan dari keluarga Lubis," jelas Haruna dengan sorot maat serius.
Satria yang mednengar pengakuan dari Haruna begitu terkejut, dia tidak bisa menerima dengan mudah apa yang baru saja wanita itu katakan.
Tidak mungkin seorangh Dewi yang begitu cantik dan memiliki kekautan yang begiyu besar berasal dari keluarga Lubis. Garis keturunan yang kebanyakan orang begitu menjijikan dan hebat dalam waktu yang bersamaan.
"Tidak mungkin!" pekik Satria menolak keberadaan yangh diucapkan oleh Haruna.
"Cih! Aku akan menceritakan semuanya!" kata Haruna dengan menekankan setiap kata yang dia ucapkan.
"Semuanya berawal dari ... ."
Seakan di bawa ke masa lalu, Haruna menceritakan tentang dirinya ketika masih kecil yang berasal dari keluarga Lubis, walaupun tidak secara garis keturunan langsung.
Ayah Haruna yang merupakan seorang petani di sebuah desa kecil, tidak sengaja bertemu dengan sosok yang begitu cantik dan menawan.
Pertemuan pertama mereka tersebut telah membuat Ayahnya Haruna jatuh cinta pada pandangan pertama dan membantu wanita yang ditemuinya tersebut untuk tinggal di gubuk milikinya.
Di sanalah semuanya berawal, dari tidak sengajaan Ayahnya Haruna yang melihat kemolekan tubuh wanita tersebut dan membuatnya melakukan hal yang tidak semestinya.
Namun anehnya, wanita itu tidak menolak sama sekali apa yang telah di lakukan oleh ayahnya Haruna. Malahan, wanita itu melayaninya dengan sepenuh hati dan mereka pun selayaknya suami-istri.
__ADS_1
Hari demi hari terus berganti, begitu pula dengan Minggu serta bulan. Hingga pergantian Tahun, Haruna lahir.
Seorang bayi mugil yang yaitu Haruna, sampai suatu malam. Ketika Haruna telah tumbuh semakin besar dan begitu canti, lebih tepatnya di usia Haruna yang menginjak 10 tahun.
Sosok wanita cantik yang menajdi ibunya itu menghilang begitu saja, raip tanpa adanya jejak. Ayahnya Haruna menajdi gila karena begitu kehilangan, sampai Dewa pun turun.
Haruna menjelma menjadi gadis cantik yang menarik hati seorang Dewa, ayahnya Haruna tidak bisa membesarkannya lagi. Bahkan, sang ayah bunuh diri.
Sang Dewa meminta Haruna untuk menjadi selir dan seorang Dewi, tapi saat itu Haruna yang masih muda tidak mengerti apapun tentang apa yang di jelaskan oleh sang Dewa.
Dia menjadi gadis yang begitu penurut dan manis, setiap ucapan Dewa dia kerjakan derngan begitu baik. Haruna diberikan kekuatan dan dengan kekuatannya itu dia bisa melakukan apapun.
Hingga Haruna mencari keberadaan sang ibu dan mengetahui fakta yang begitu mengejutkan, jika seluruh anggota keluarga Lubis di bantai ketika dirinya di angkat menjadi seorangh Dewi.
"Tunggu dulu, jika kamu melihat pembantai tersebut? Berarti, usiamu saat ini?"
Satria yang tidak bisa menahan rasa penasarannya menyela cerita Haruna, dia begitu penasaran dan ingin segera mendapatkan jawaban.
Namun, Haruna hanya terkekeh kecil dan kembali melanjutkan ceritanya yang belum selesai. Dia kembali mengingat kejadian yang entah telah berapa puluh tahun lalu itu.
Hingga dia sampai di dunia Albiru yang didominasi dengan warna biru, tapi dari kejauhan. haruna melihat kobaran api yang begitu besar.
Dia mendekat dan ingin mengetahui apa yang terjadi, betapa terkejutnya Haruna. Ketika melihat sebuah tragedi yang begitu menegnaskan.
Para kaum Hunter menyerang dengan memababi–buta, tidak ada celaan dan perang pun tidak bisa di hindari.
Diantara banyaknya Hunter, Haruna melihat sosok lain seperti dirinya yang mengenakan sebuah jubah dan terdapat lambang keluarga Cooper.
Haruna juga melihat jasad-jasad yang tergeletak begitu saja, di tubuh mereka terdapat lambang keluarga Lubis dengan huruf L di lengannya.
Apa yang terjadi merupakan sebuah tragedi kelam dunia albiru, sampai Dewa Ketua turun dan menyelesaikan semuanya.
__ADS_1
Keadaan tempat itu diratakan dan semua orang lari menghindar, paham siapa yang dihadapi merupakan seorang Dewa.
Walaupun ada sebagian yang tenlah tertangkap, namun masih banyak yang terlepas. Karena Dewa Ketua hanay sendirian.
Di saat Dewa Ketua menaydari kehadrian Dewi Haruna di sana, dia segera mendekati Haruna dan menjelaskan apa yang tengah terjadi.
"Mereka adalah kelaurga Lubis, mereka kelaurgamu. Ibumu adalah bagian dari mereka."
Kata-kata itu selalu Haruna ingat dan ketika bertemu dengan anggota keluarga Cooper, seakan darah dendam kembali membakar jiwanya.
Andaikan saja rasa cintanya bisa dia kalahkan, maka Haruna akan dengan senang menghabisi garis keturunan Keluarga Cooper.
Namun sayang, Satria berada di tengah keluarga Cooper. Haruna tidak bisa menyakiti orang-orang yang berada di sisi Satria, tapi di saat dia melihat Satria membunuh Alex.
Haruna seakan bisa mengendalikan lelaki yang ada dihadapannya ini untuk menajdi senjata yang menghabisi kelaurga Cooper, sama seperti kejadian di masa lampau.
"Gila! Apa kamu tidak memiliki perasaan?" pekik Satria dengan nafas yang memburu. Mendengar setiap kata yang diucapkan oleh Haruna membuat darahnya berdesir hebat.
Satria tidak pernah bermaksud untuk melenyapkan putanya sendiri, dia melakukan semua itu karena terpaksa dan tidak memiliki pilihan lain.
Satria meremas rambutnya, dia benar-benar merasa begitu furtasi. Siapa yang bisa dia percaya saat ini? Dan siapa yang harus berada di dekatnya, kalau Haruna memiliki niat yang begitu buruk.
"Kamu tidak melihat, bagiamana keadaan waktu itu. Keluarga kita di bantai tanpa tersisa di sana! Hanya kita yang masih hidup, karena ... tidak berada di dunia Albiru."
Pemburuan demi pemburuan anggota cooper kepada garis keturunan Keluarga Lubis terus berlangsung, mereka mencium aroma dari tubuh dan darah.
Namun mereka tidak menyadari akan keberadaan Satria yang telah tercampur, sebab Victoria adalah garis keturunan lain.
Keadaan ini membuat Satria tidak bisa berfikir apapun, dia merasa lemas seketika. Apanya yang menjadi seorang Dewa? Memiliki kekuatan dan kemampuan yang hebat.
Kenyataan yang saat ini Satria hadapi adalah sebuah bencana, dia meremas rambutnya. Dia menatap ke arah Haruna, seakan meminta agar wanita itu tidak melakukan hal gila. Seperti yang baru saja diceritakannya.
__ADS_1
"Dunia Albiru begitu indah, kenapa kamu tidak tinggal di sana lebih lama lagi?" Satria berusaha melakukan transaksi dengan Haruna. Wanita itu tersenyum kecil, seakan mengejeknya.
"Ini merupakan bagian dari dunia Albiru, apakah kamu tidak menyadarinya wahay Dewa S?"