Jodoh Untuk Jenna

Jodoh Untuk Jenna
Bab 140. Sikap Jenna 1


__ADS_3

Suasana acara promosi produk kosmetik Ismaya itu cukup menarik. Sehingga banyak pengunjung di mall itu mendatangi acara promosi itu yang diadakan di loby utama lantai satu di pusat perbelanjaan yang berada di wilayah Jakarta Pusat . Terutama dikunjungi oleh para wanita yang sudah mengenal dan menggunakan berbagai rangkaian produk dari Ismaya kosmetik.


Kebanyakan yang hadir di sana adalah para wanita muda pekerja kantoran, yang terlihat dari gaun dan blus rapi yang mereka kenakan. Ada juga para ibu muda yang sedang berbelanja di mall ini dengan pakaian santai ala-ala istri Sultan Andara itu. Simpel dan Chik, tetapi bermerek semua dari atas rambut sampai alas kaki.


Juga barisan mahasiswi yang gabut untuk kembali ke ruang kuliah, di kampusnya. Setelah sepagian tadi dihajar materi kuliah, kuis dan assessment. Jadilah mereka memilih ke mall untuk makan siang sekaligus cuci mata dengan suasana yang berbeda agar tidak bete.


Tampak juga ada beberapa siswi dari beberapa sekolah swasta yang agak tersamarkan pakaian seragamnya. Sebab mereka mengenakan t-shirt dari berbagai warna dan merk. Kebanyakan dari remaja putri itu memakai rok pendek model kulot atau rok lipatan besar yang tidak lagi berwarna abu- abu atau biru dongker! Bawahan seragam sekolah yang dulunya untuk menunjukkan tingkatan mereka. Sudah duduk di bangku SMA atau SMP.


Ada dua orang pekerja wanita dari kantor Om Jhon Sagara yang juga diperbantukan untuk team promo pada acara ini. Jenna kenal mereka sewaktu bekerja di sana, tetapi tidak terlalu dekat juga. Maklum dunia kerja saat ini sudah mulai dipenuhi berbagai ambisi. Kadang kalau tidak ditunjang dengan prestasi, mereka mulai cari posisi. Ada yang belajar cari muka, pada atasannya. Bergosip untuk menjelekkan teman-temannya, yang dirasa dapat menghadang kariernya. Sampai ada sebutan makan gaji buta, karena bekerja tanpa motivasi apa pun, hanya demi periuk nasi bisa terisi.


Keanu dan Bang Miko pun juga turut hadir sana. Karena ada Rara yang menjadi bintang di acara promosi tersebut. Mereka tampak sibuk mengatur berbagai program lain, juga ada dua orang yang sibuk merekam kegiatan tersebut. Bang Miko sendiri mengabadikan berbagai peristiwa di sana dengan perangkat kamera profesionalnya yang terbilang mahal juga.


Rara hari itu tampil cantik, berkelas dan ramah. Tentu setelah dipoles tangan ajaib Mbak Hera dengan warna-warna soft yang cemerlang. Juga tatanan rambut yang dikerjakan Mas Fajar yang disesuaikan dengan tema dan gaunnya yang dia kenakan siang itu.


Sebenarnya Jenna akan sangat senang hati, kalau Bang Tedi hadir ikut hadir juga. Hanya saja kemarin dia mendengar sang Bos, Papanya. Menyuruh si anak lanangnya itu mewakili kehadirannya untuk rapat pemegang saham di Bandung.


Sebuah wadah minuman dari cup kertas dengan merk sebuah gerai minuman diletakan Bang Miko tepat di depan meja Jenna. Tampaknya Jenna masih asyik video call dengan Mbak Lydia soal laporan keuangan salon di cabang Jakarta Selatan. Jenna terlalu sibuk untuk mengamati deretan angka pada layar laptopnya. Sehingga kurang memperhatikan apa yang sedang dilakukan oleh si pejantan tangguh yang satu itu.


Mana dia mau peduli? Apalagi melihat gaya Bang Miko itu, mirip seperti buruk merak jantan yang sedang mengembangkan bulu- bulu indahnya untuk menarik perhatian para merak betina. Jadi banyak para gadis dan wanita muda yang hadir di sana Salpok juga dengan gaya nyentrik pria itu ala " Bad Guy" yang ditampilkannya.


" Siapa itu, Jenna?" tanya Mbak Lydia tiba- tiba. Ucapan itu mengalihkan perhatiannya Jenna sejenak dari munculnya deretan angka-angka di laptop. Ketika lawan bicara di hapenya itu melihat sekilas bayangan tubuh Bang Miko bergerak di belakang Jenna.


" Di sini ramai, Mbak... Banyak orang lagi! Namanya juga di E- mol ...!" ucap Jenna bergaya omongan anak asli kelahiran Pasar Minggu .


" Iya, kali! Jangan - jangan mall itu angker, Jenna! Masa siang - siang ada penampakan? Ih, denger - denger sudah dua tahun mall itu kosong. Jadi pengelolanya dengan senang hati memberi izin pada ibu Ismaya untuk mengadakan acara di sana..."


"Ya, sudah ! Promo Minggu depan.. Mbak Lydia yang handle kan?'


" Ih , Jenna ...kok, begitu aja ngambek! Saya beneran lihat ada bayangan melintas di belakangmu... Terus kalau saya yang pegang, Mbah Hera dan Fajar harus naik grab, dong! Kita kan nggak ada yang bisa bawa mobil!"

__ADS_1


" Yah, Mbak Lydia siapa juga suruh bawa mobil? Berat, Mbak! Mobil itu disetir trus di nyalain mesinnya biar jalan..." ucap Jenna dengan isengnya. " Gimana mau dipangku depan mobil itu atau digendong belakang pakai jarik batik!"


" Ampun dah, Bang Jago! Kalah terus ngomong sama kamu Jenna...Hi, hi.." ucap Mbak Lydia itu. Setelah menyadari candaan Jenna itu.


" Ini bukan soal kalah dan menang, Mbak! Jenna kepengin aja, Mbak Lydia kenalan dengan penunggu di sini...Siapa tahu bisa jadi besti!"


Begitulah kalau Jenna dan Lydia sedang bekerja, saling melempar canda, agar tidak jenuh. Sementara dari tempatnya duduknya di kejauhan Bang Miko melihat kesibukan Jenna yang menggunakan hape juga laptopnya itu. Gadis cantik itu memilih duduk menjauh dari pusat keramaian agar tenang menghitung angka-angka itu.


Sekarang barulah Miko menyadari, sikap yang diambil oleh Pak Tedi Darmawan, yang merupakan kakak laki-laki Jenna. Tedi adalah tipe pria yang sangat protektif terhadap adik perempuan satu - satunya itu. Bahkan terkesan dia juga melarang Miko untuk melibatkan Jenna dalam peristiwa di villa itu. Mungkin insting Jenna yang tajam saja yang dapat merasakan perubahan suasana itu.


Jangan tanya bagaimana mana dia marah dan menghukum anak buahnya itu? Sebab di mata Miko, Arkan sudah sangat keterlaluan! Walaupun perbuatan itu dilakukan semata karena rasa ingin tahu saja.Bukan dengan kesengajaan. Tetap saja, Jenna menilainya sebagai pria yang suka menang sendiri!


Saat itu, Arkan sampai harus menginap di sebuah pondokan di sebuah pesantren milik saudara ibunya di Serang, Banten! Di sana dia di ruqyah sampai dua kali, agar gangguan itu segera menghilang. Hampir seminggu penuh Arkan tinggal di sana dan menjadi santri dadakan.


Dia memulai kegiatannya pada dini hari menjelang pukul tiga pagi. Arkan akan dibangunkan oleh seorang pengurus pesantren yang dipanggilnya Abah. Dia bangun mandi dan segera sholat tahajud dan mengaji... Sampai menjelang azan Subuh. Dia juga terus- menerus melaksanakan sholat Wajib yang lima waktu tanpa terputus.


Pokoknya ibadahnya lebih ditingkatkan, ditambah beberapa sholat sunat dan mengaji! Itulah cara yang diisyaratkan Jenna dulu. Untuk membuang pengaruh negatif dari larangan yang dilanggar oleh Arkan saat mereka di sana.


Ternyata, di vila Bunga itu sudah lama ditanam berbagai buhul berisi ilmu hitam yang digunakan untuk memperdayai dan menguasai seorang pria. Wanita yang menanam buhul awalnya hanya untuk memikat dan Pak Gabriel Sutan Sidharta, ayah Pak Armyn Sidharta. Tetapi berubah untuk menghancurkan keluarga itu karena rasa amarah, benci juga kecewa.


Pak Gabriel Sutan Sidharta termasuk dalam tokoh konglomerat besar yang menguasai perdagangan ekspor impor perdagangan non-migas.Teryata dia kepincut dengan perempuan lain yang dia temuinya dalam perjalanan bisnisnya ke berbagai negara di Asia.


Gadis cantik itu bekerja sebagai pramugari di sebuah maskapai penerbangannya asing yang bermarkas di Singapura. Caitlin Jonathan, merupakan gadis ayu dan cantik.Sebab di dalam tubuhnya mengalir darah campuran dari Thailand, Australia dan sedikit Indonesia dari pihak kakek ayahnya.


Usianya baru 23 tahun, ketika bertemu dengan Tuan G. Sutan Sidharta yang duduk di kelas bisnis dalam penerbangan Singapore - Tokyo. Gadis itu yang melayani pebisnis itu selama penerbangan yang cukup lama. Sampai mereka bertukar nomor hape, karena MB merasa saling tertarik.


Bahkan gadis itu menerima tawaran untuk berlibur bersama.Karena Caitlin mendapat libur 3 hari di Ibukota negara matahari terbit itu


Pak Sutan mulai berhubungan dekat dengan gadis itu, setelah mereka mulai cocok.

__ADS_1


Mereka mulai menjalani hubungan yang semakin serius setelah tinggal bersama di sebuah apartemen terbaik di kota Singapura. Selama tiga tahun itu pula, Pak Sutan Sidharta jarang pulang ke tanah air. Apalagi anak-anaknya sudah tumbuh dewasa. Ada yang bekerja dan kuliah di beberapa negara di Eropa. Ternyata hanya istrinya yang tinggal Jakarta dan sedang mengurus ibu mertuanya yang sedang sakit.


Mendengar isu perselingkuhan suaminya dengan wanita muda itu. Ibu Popi bertindak cepat. Wanita itu sangat kecewa dengan pengkhianatan suaminya itu. Wanita beranak 3 itu segera mengirim ibu mertuanya ke rumah adik iparnya yang tinggal di sebuah villa di Cilember, Puncak Jawa Barat.


Mulailah di menjual semua aset milik keluarganya. Dari rumah, apartemen, pertokoan juga mobilnya. Segera dia meninggalkan Jakarta setelah uang penjualan itu diterimanya. Segera dia mengirim surat gugatan cerai ke apartemen wanita muda itu. Bersama foto - foto mereka yang terlihat diambil seseorang seorang yang sudah lama mengamati perselingkuhan itu.


Pak Sutan mulai merasa bersalah, karena keluarganya tercerai berai akibat perselingkuhan itu. Bahkan ibunya sendiri sakit parah dan dirawat oleh adiknya yang juga menjanda dengan segala keterbatasan keuangan. Pria itu berkeliling beberapa negara untuk mencari keberadaan istri dan meminta maaf, kalau perlu dia akan meninggalkan wanita muda itu.Yang sudah dibelinya kehidupan mewah, dari kepemilikan apartemen, deposito di bank juga kendaraan roda empat.


Gadis cantik mantan pramugari itu tidak terima dicampakkan. Dia datang Ke Indonesia mencari Pak Sutan sampai ke daerah Puncak. Sebab istrinya, Popy Sidharta sudah menjual semua harta mereka dan tinggal bersama anak perempuan di sebuah kota kecil di negara Inggris.


Ibu tua itu sangat membenci Caitlin, yang menjadi selingkuhan anaknya itu. Ketika dia datang mencari Sutan Sidharta itu di vila. Wanita itu meminta pertanggung jawaban anak ibu karena dalam keadaan hamil besar.


Pak Sutan sendiri tak bisa berkutik, dan menyetujui perceraian itu. Karena team pengacara istrinya akan membeberkan bukti berupa foto dan video perselingkuhan mereka. Sebab bisa juga dia dilaporkan ke berbagai pihak yang terkait.Termasuk hukuman penjara!


Saat itu Ibu Popi bersama Amrin Sidharta yang tinggal di Batam dan menyembunyikan keberadaan ibunya. Anak - anak lebih membela ibunya dan menerima perceraian mereka.


Sampai Caitlin melakukan suatu cara dengan bantuan sihir dan ilmu hitam untuk menarik Pak Sutan kembali kepangkuan. Wanita muda itu berani menumbalkan janin yang ada di rahimnya, sebagai bagian dari upacara pemanggilan arwah leluhurnya Caitlin untuk menolongnya.


Pak Sidharta kembali ke Jakarta. Sebab dia sudah dimusuhi anak-anaknya. Mereka siap membalas perbuatan laki- laki yang sudah berusia lebih dari setengah abad itu dengan memiskinkannya!


Sampai Pak Sutan datang ke vila Bunga. Tetapi dia sudah tidak punya apa-apa lagi. Sebab perusahaan itu sudah diambil alih oleh keluarga mantan istrinya. Pria itu juga sudah bangkrut karena ada perjanjian yang pernah ditulisnya semasa rumah tangganya masih bahagia dan harmonis. Semua harta kekayaan akan menjadi hak anak dan istrinya bila dia terbukti berselingkuh.


Caitlin telah mengunakan berbagai ilmu hitam berkekuatan sihir, termasuk, yang diberikan oleh neneknya yang orang Thailand asli. Sihir itu bekerja sangat cepat, dengan mengambil nyawa ibu Pak Sutan Sidharta dan kematian pria itu tak lama berselang sendiri. Caitlin akhirnya kembali ke negaranya, karena dia tidak mendapatkan apa pun dari peristiwa itu.


" Begitulah, kalau wanita sudah bertindak ... Dia menghancurkan segalanya...Entah karena cinta atau silau oleh harta suami wanita lain itu. Dia pun menggunakan segala cara untuk memuluskan hasrat dan keinginannya.Sampai bertindak lewat bantuan sihir, santet atau apapun itu. Katanya karena mantan istri dan anak-anaknya berada jauh di negara lain yang harus melewati samudera segala kekuatan sihir dan santet itu dapat terpatahkan akibatnya." Kata Mang Koya menutup cerita saat mereka berada di rumah Pak Kyai Jamil di depan pesantren itu


***


Jenna kini menelpon Mbah Hera. Gadis muda yang cantik dan enerjik itu mendatangi sudut counter yang mulai sepi. Mereka dibantu panitia acara, mulai merapikan berbagai perlengkapan Mbak Hera itu dalam tas- tas besar. Termasuk satu dus voucher sisa hadiah berupa sabun wajah dan parfum kecil yang tadi dibagikan ke pengunjung yang menjawab kuis dalam game dan sesi promo terakhir.

__ADS_1


" Titip ini di mobil Mbak Jenna, pesan Ibu Ismaya!" ujar Mbak Prima.


Jenna tertegun. Padahal wanita itu mengunakan mobil grand max, yaitu mobil dinas kantor yang lebih besar lagi kapasitasnya untuk membawa barang - barang sisa promo tadi.


__ADS_2