Ketika Cintaku Terbagi...

Ketika Cintaku Terbagi...
Sederhana


__ADS_3

Di sisi lain, Keira kini sedang berbahagia.


Arya telah resmi mempersunting Keira dihadapan keluarga Keira.


Acara mereka hanya di hadiri keluarga dekat saja. Karena keinginan Keira memang seperti itu. Arya pun menurut saja.


Acara di gelar di kediaman mempelai wanita. Belakang rumah Keira masih terdapat halaman yang lumayan luas. Jadi, mereka memanfaatkan halaman belakang rumah di sulap menjadi pesta kebun.


Acara di selenggarakan dengan khidmat dan sakral.


Keira menangis setelah ijab qobul di diikrarkan oleh sosok pria bernama Arya sahabat kental sang kakak.


Kegigihan Arya yang mencoba menarik hatinya kini membuahkan hasil.


Keira menerima Arya dengan sepenuh hati. Berharap semoga Arya bisa membahagiakan nya kelak.


Ia juga berhak bahagia.

__ADS_1


Hari dimana pernikahan sakral Keira telah usai, Keira kedatangan tamu yang mengejutkan. Karena Keira memang sengaja tak mengundang orang tersebut.


Mama jeni,,,


Terlihat menunggu Keira selesai dari acara nya.


Mama jeni terlihat bahagia bercampur sedih dengan waktu yang bersamaan.


Ia bahagia melihat mantan menantu nya hidup bahagia sekarang.


Namun, ia juga sedih. Karena harapan untuk membawa Keira guna kesembuhan putra nya harus sirna.


"Iyaa sayang, mama mengerti. Mama kemari ingin mengucapkan selamat semoga kamu bahagia sampai akhir hayat yaa. Tapi, mama juga ingin minta tolong sama kamu untuk yang terakhir kali nya nak. Mama harap kamu mau membantu mama sekali ini saja".


"Ada apa ma? Apa ini tentang Andik?".


Mama jeni mengangguk membenarkan pertanyaan Keira.

__ADS_1


"Ada apa dengan mas Andik ma?".


"Kondisi nya sangat memprihatinkan sekarang kei. Mungkin ini balasan setelah apa yang ia perbuat sama kamu. Mama minta maaf atas nama anak nakal mama itu. Ia terus meracaukan kata kata maaf kei. Mungkin jika kamu menemuinya langsung, kondisi Andik bisa lebih membaik. Mama sudah tidak tau lagi harus apa kei. Tolong mama yaa sayang". Mama jeni berlutut di depan Keira.


"Ma, udah ma jangan gini. Keira mau bantu tapi harus izin suami Keira dulu yaa, karena sekarang Keira sudah menjadi istri mas Arya". Keira menatap sang suami yang duduk di samping nya untuk mendapatkan jawaban.


Kemudian Arya mengangguk tanda setuju.


Sungguh Arya sangat besar hati membiarkan istrinya menolong mantan suaminya itu. Karena Arya yakin dan percaya bahwa Keira tidak akan mengecewakan nya. Tentu Arya akan mendampingi sang istri untuk bertemu Andik mantan suami istrinya itu.


"Terima kasih yaa nak Arya. Sungguh mulia sekali hati mu nak. Jaga Keira baik baik yaa Arya. Bahagiakan dia, karena anak saya tidak bisa membahagiakan Keira sebelumnya".


"Jeng, maafkan saya dan keluarga yaa. Juga terima kasih karena mau menemui saya dan menolong saya. Pak Anton juga, terima kasih atas kebesaran hatinya yang masih sudi menerima kami".


Mama Siska pun memeluk temannya itu. Karena pernah melihat sekali kondisi Andik yang memang benar-benar mengkhawatirkan.


Keluarga Keira memilih untuk berdamai dengan masa lalu, meskipun sangat sulit untuk di lupakan kejadian yang telah dilakukan oleh Andik dan sahabat nya yang kini sudah berada di alam baka.

__ADS_1


"Terima kasih ya mas. Hati kamu mulia sekali mas Arya".


"Kita sesama manusia harus saling tolong menolong kan? Jadi tidak mungkin aku tidak menolongnya. Yang terpenting kamu sudah menjadi milikku seutuhnya ya kan?" Arya memang orang yang sangat humoris dan santai.


__ADS_2