Ketika Cintaku Terbagi...

Ketika Cintaku Terbagi...
Ekstra part 25


__ADS_3

Setelah semua nya selesai melakukan doa bersama untuk kedua mempelai, tiba tiba Keira ingin buang air kecil.


"Sayang, tolong jaga Adam dulu. Aku mau ke toilet". ujar Keira


"Ayo aku temani, kamu kan lagi kurang sehat. Biar mama jaga Adam". ucap Arya


"Tidak usah, aku sudah baikan tadi sudah minum kok. Ini aku mau pipis. Kamu jaga Adam saja, aku gak lama kok".


Keira langsung meninggalkan Arya dan mencari toilet nya.


Setelah bertanya pada pegawai hotel, Keira sampai juga di toilet nya.


Dia segera masuk dan menyelesaikan buang air kecil nya.


Tidak lupa ia tampung sedikit air seni nya, karena Keira curiga jika dirinya tengah berbadan dua lagi.


Ia buka tas kecil nya lalu mengeluarkan alat tes kehamilan yang ia bawa dari rumah.


Ia sudah tidak sabar untuk mengecek nya.


"Duuhh kok deg degan sih. Padahal udah pernah hamil". ucap Keira pada dirinya sendiri.


Ia tunggu beberapa menit.


Lalu ia melihat hasilnya.


Mata nya berkaca kaca melihat hasil tes nya.


"Adam, kamu jadi kakak". ucap nya


Karena hasil nya menunjukkan dua garis merah sangat jelas.


Pantas saja Keira merasakan pusing dan sedikit mual tadi.

__ADS_1


Ia juga lupa kalau belum dapat tamu bulanan nya bulan ini.


Ini akan menjadi berita besar untuk keluarga.


Meskipun Adam masih kecil, tapi Keira merasa sangat senang di kehamilan kedua nya ini.


Keira membungkus alat tes tadi ke dalam sebuah kotak kado yang ia bawa dari rumah juga. Lalu ia masukkan lagi ke dalam tas nya.


Keira keluar toilet dengan senyum yang merekah.


Sebelum ia ke meja nya lagi, Keira melihat ada makanan yang sangat ia inginkan.


Ada Zuppa sup di sana.


Wangi nya sangat membuat Keira ingin memakan nya.


Dengan cepat keira menghampiri stan sup itu lalu mengambil nya dua mangkuk.


"Waahh terima kasih sayang sudah bawain aku juga". ucap Arya karena melihat Keira membawa dua mangkuk Zuppa sup.


"Eiittss. Ini untuk aku semua. Kamu ambil sendiri. Jangan lupa ambilkan aku nasi sedikit, sama sate ayam dan itu ada udang juga aku mau juga yaa".


Ucapan Keira membuat Arya melongo.


Dua Zuppa sup saja sudah kenyang pasti nya. Ini minta nasi juga dengan lauk nya.


"Sayang, kamu yakin?". tanya Arya


"Loh yakin. Aku laper banget tau pah. Ayo cepat ambilkan yaaaa pliiissss".


Arya langsung mengambilkan apa yang Keira minta, meskipun heran dia jalan juga.


"Dek, kamu yakin habis itu semua?". tanya aji yang juga heran melihat adiknya kalap.

__ADS_1


Keira hanya mengangguk saja.


Semua keluarga heran melihat keira seperti orang kelaparan saja.


"Ayo kita kasih selamat dulu ke Yansyah ". ucap papa Anton.


Semua keluarga ke pelaminan untuk memberikan selamat pada Yansyah dan citra.


"Selamat yaa bro. Semoga langgeng yaa. Hadiah nya nanti di buka di rumah aja yaaa". ucap aji


"Terima kasih bro, aamiin. Tapi gue curiga sama hadiah dari Lo ji. hahaha".


"pokoknya mantap lah itu". ucap aji.


"Selamat yaa kak semoga harmonis selalu". ucap Keira dan Gita.


Selamat yaa nak Yansyah. Saya senang sekali akhirnya kamu bertemu seseorang yang akan mendampingi kamu seumur hidup. Jaga istri mu dengan baik, pasti orang tua mu dan saudara mu bahagia melihat kamu sekarang". ucap papa Anton.


"Terima kasih pak sudah hadir dan mendoakan kami". ucap Yansyah.


Setelah memberi selamat yang lain menjelajah kuliner yang di sediakan kedua mempelai.


Keira masih setia melanjutkan menghabiskan makanan yang tadi ia tinggalkan sebentar.


"Pelan pelan kei. Gak ada yang mau ambil punya Lo" ucap Gita.


"Laper tau". ucap Keira


"Iyaa tapi hati hati".


"Bibik makan dulu aja yaa, biar saya yang pegang Adam". ucap Arya pada asisten rumah tangga nya untuk ikut menikmati hidangan yang disajikan.


Arya melihat istri nya dengan aneh.

__ADS_1


__ADS_2