Ketika Cintaku Terbagi...

Ketika Cintaku Terbagi...
Rencana Keira


__ADS_3

Malam harinya....


Andik mendatangi papa agung di ruang kerja nya.


"Pah, ini andik".


"Ya masuk aja".


Andik pun masuk ke dalam sana. Papa nya menatap laptop nya tanpa melirik anaknya.


"Ada apa?".


"Pah, gak bisa gitu dong pah. Masa keuangan ku di atur keira? Repot kalau mau keluar kota, meeting dan lainnya".


"Gak akan repot, kan istrimu sendiri yang atur. Ini konsekuensi nya kalau kamu macam macam andik. Kalau papa tau kamu dulu menikahi keira untuk di sakiti, papa gak akan setuju andik. Ingat mama kamu seorang wanita, kakak mu juga wanita. Kalau mereka yang tersakiti apa kamu biasa aja?". Ucap papa panjang lebar.


"Hhhhhh". Andik menghela nafas berat.


"Iya pa".


"Yasudah, sebaiknya kamu istirahat temani keira. Besok ke kantor kan".


"Baik pah. Terima kasih".


"Yaa nak". Papa mengusap pucuk kepala anaknya itu seperti anak kecil saja.


Di dalam kamar. Keira berbaring sambil mengusap perutnya itu. Berharap kebahagiaan untuk anaknya kelak.


"Kei". Panggil andik.


Keira enggan menyahuti suaminya dan memilih memiringkan badannya membelakangi andik.


"Kei, gak perlu lah segitunya sampai uang saku diberlakukan gitu. Kayak anak sekolah aja tau gak". Andik mengeluarkan yang tadi mengganjal di hatinya.


"Aku mau besok kita pindah ke apartemen ku".


"Maksud kamu apartemen yang kemarin..". Belum sempat andik melanjutkan ucapannya, keira sudah buka suara lagi.

__ADS_1


"Iyaa yang kemarin sah jadi milik aku. Kenapa? Keberatan?". Tatapan keira benar benar tajam bak pisau yang menghujam langsung ke jantung andik.


"Kemarin kamu gak mau pindah kesana. Kenapa sekarang mau pindah?".


"Hhmmm iya juga yaaa. Ya sudah tidak jadi". Keira seperti nya memiliki rencana lain. Dia juga tidak sudi sebenarnya tinggal di tempat bekas denisa dan andik yang sudah mengkhianati nya.


Mereka pun tidur saling memunggungi.


Keira seperti hilang rasa terhadap suami. Ia sudah di sakiti segitu dalamnya.


Keira hanya ingin hidup tenang dan damai setelah masalah nya usai.


Ia tidak mau berlarut larut dalam keterpurukan.


Ia dan anaknya kelak harus hidup bahagia. Meskipun tanpa pendamping sekaligus.


Keira tidak peduli lagi.


Keira harus berdiri dan terus berjalan meninggalkan dan menghempaskan semua yang membuat nya terpuruk.


Keira sudah berada di alam mimpi. Karena tubuh dan pikirannya terlalu lelah, jadi ia bisa tidur lebih cepat.


Keira harus memikirkan dengan seksama rencana yang telah ia buat.


Kali ini keira tidak boleh gagal dan kecolongan lagi.


Keira sudah merasa jijik untuk berdekatan dengan andik.


Apalagi jika ia mengingat perseteruan nya dengan denisa. Rasanya detik itu juga dada nya bergemuruh hebat.


Keira sangat geram pada dua manusia pengkhianat macam andik dan denisa.


.


.


.

__ADS_1


.


.


Keesokan harinya, andik sudah berangkat pagi pagi sekali.


Sebenarnya keira sudah bangun waktu Andik hendak ke kantor. Tetapi keira memilih melanjutkan tidur nya.


Biasanya keira akan menyiapkan pakaian, tas kerja, serta sarapan bersama.


Kini semua Andik siapkan seorang diri. Andik berharap kalau keira segera bangun dan menemani andik sarapan seperti biasanya.


Kali ini keira benar benar sangat acuh padanya.


Setelah andik berangkat, barulah keira bersiap.


Keira ingin menemui Gita temannya itu. Keira berencana untuk menjual apartemen yang di jadikan persembunyian denisa dan andik saat sedang berselingkuh.


Awal pernikahan andik menghadiahi keira sebuah rumah mewah. Namun karena belum rampung, jadi mereka tinggal di rumah orang tua nya andik terlebih dahulu.


Kini bangunan itu sudah rampung. Sangat indah dan luas.


Karena rumah itu atas nama nya, keira berencana juga menjual rumah tersebut.


Tentunya rencana keira untuk menjual aset-aset yang di berikan andik itu tanpa sepengetahuan suaminya.


Ia minta tolong pada gita untuk mencari pembeli rumah dan apartemen miliknya.


Hasilnya tentu untuk tabungan keira nanti jika suatu saat keira dan suaminya benar benar berpisah.


.


.


.


.

__ADS_1


.


Selamat membaca semuaaa nyaaaaa.....


__ADS_2