
Arya langsung ciut melihat istri nya melotot tajam seperti itu.
'Duuuhh alamat tidur di sofa ini mah'. batin arya menangis.
"Kenapa sayang? kok lihat nya gitu sih. Aku jadi takut".
"Kamu menyebalkan mas. Nih lihat". Keira menyodorkan benda kecil panjang ke Arya.
"Sayang? i ini? seriusan?". tanya Arya gemetar.
"Iyaa, jadi jangan larang aku makan. aku lapar tau". ucap Keira sambil terus melahap kentang goreng yang ia bawa tadi dari dapur.
"Aaaaa terima kasih sayang, pantes kamu panggil Adam dengan sebutan kakak. Sehat sehat yaa sayang di sini". ucap Arya sambil memeluk dan mengusap perut rata Keira serta menciumi nya.
Saat itu juga para omah juga melihat adegan mesra itu. Tentu Adam juga lihat.
Seketika Adam minta turun dari gendongan omah nya lalu berjalan ke arah kedua orang tua nya yang sedang berpelukan itu.
"Mama mama". ucap Adam
"Iyaaa kakak Adam sayang. Sini sayang". ucap Keira lembut.
"Kakak? jadi Adam akan jadi kakak?". ucap kedua omah bersamaan.
__ADS_1
"Hehehe iyaa omah".
"Selamat yaa sayang, sebentar lagi tambah anak. Sehat sehat yaa cucu omah". kedua omah itu pun bergantian mengusap perut Keira yang masih rata.
"Iyaa omah, aamiin". ucap Keira
"Apa kamu sudah periksa kei?". tanya mama Arya
"Belum mah, tadi baru tespek di toilet hotel waktu kita kondangan tadi".
"Jadi kamu gak izinin aku ikut karena itu?" tanya Arya
"Iyaa, ribet kalo kamu ikut nanti".
"Hhmmm iya deh". Arya mengalah.
"Iyaa sayang. Aku juga bahagia bisa dapet suami seperti kamu yang mencintai aku dan tidak mempermasalahkan masa lalu ku yang suram itu. Tetap seperti itu yaa". ucap Keira berkaca kaca.
"Iyaa sayang, aku akan berusaha yang terbaik buat kalian. Kalian adalah semangat hidup ku".
"Sudah nak, jangan sedih. Sebaiknya kalian istirahat. Besok pagi biar pergi periksa. Adam sama omah saja".
"Nda nda nda". Adam menolak bobo dengan omah nya, dia tetap ingin bersama mama nya.
__ADS_1
"Maaf omah, tidak apa apa Adam sama Keira. Akhir akhir ini Adam bobo nya selalu pegang telinga ku baru bisa tidur". ucap Keira
"Oh begitu. Tapi sebaiknya Adam di sapih saja kei. Kamu kan sedang hamil, khawatir memicu kontraksi jika masih menyusui". ucap mama Arya.
"Iyaa omah, memang sudah jarang Mimi. Makanya pengalihan nya Adam suka pegangin telinga aku". ujar Keira
"Hhmm ya sudah kalau Adam mau sama mama, bobo yaaa sudah malam. Selamat istirahat sayang". omah pun mencium Adam sebelum tidur.
"Iyaa omah omahku, terima kasih yaaa. Adam bobo dulu".
Mereka semua pun beristirahat karena lelah seharian di pernikahan Yansyah.
Meskipun lelah, semua merasa senang karena Yansyah yang sudah di anggap keluarga, bisa melepaskan masa lajang nya.
"Yuk istirahat sayang. Besok kita lihat adek yaa di perut mama". ucap Arya
"Dedek dedek". ucap Adam.
"Bobo sama papa yaa".
"nda nda aja". Adam hanya mau dengan Keira saja membuat wanita itu sedikit kewalahan. Padahal biasanya adam mau sama siapa saja. Mungkin bawaan akan menjadi kakak.
"Ya sudah kakak bobo sama mama yaa, sini yuk bobo".
__ADS_1
Mereka pun beristirahat karena besok akan periksa kandungan Keira.
Semoga di kehamilan kedua ini sehat dan selamat sampai lahiran tidak kurang suatu apapun.