Ketika Cintaku Terbagi...

Ketika Cintaku Terbagi...
Ekstra part 12


__ADS_3

Sepulang dari berbelanja, wajah Keira nampak tertekuk.


Keira pulang bersamaan dengan suami nya Arya.


Arya yang melihat istri nya pulang belanja dengan wajah yang masam tentu banyak tanda tanya di kepala nya.


Biasanya kan wanita pulang belanja itu ceria, bahagia, gembira. Loh ini? kenapa malah cemberut?


"Sayang, kamu sudah pulang?". tanya Arya.


"Eh,, iyaa sayang. Kan tadi aku udah izin ke kamu kalo hari ini aku belanja keperluan rumah dan Adam. Kamu mau langsung makan atau minum kopi dulu?". Keira berusaha menutupi kekesalan nya tadi.


Ketika Keira akan beranjak ke dapur, Arya mencekal tangan nya keira.


"Hei, ada apa hmm?". Arya tau persis pasti terjadi sesuatu pada istrinya itu.


"Aku mengalami insiden tadi di supermarket mas. Bikin kesal dan malu saja".

__ADS_1


"Loh kenapa? ada apa? ada yang luka tidak?". Arya memutar mutari badan Keira mencari luka.


"Sayaang aku gak kenapa kenapa, malah pusing jadi nya nih". Keira makin cemberut.


"Iyaa maaf, aku khawatir. Ayo duduk lagi, coba ceritakan sama mas". ucap Arya.


"Sebentar mas". Keira menaruh Adam yang tertidur pulas ke dalam kamar nya.


"Bik, tolong buatkan teh lemon hangat dua ya Bu, bawa ke depan". ucap Keira di dapur, lalu menghampiri suami nya yang menunggu penjelasan.


"Gimana hmm?". tanya Arya lagi.


"Hmmm begitu, lalu?"


"Iyaa setelah aku dan bibi ke kasir, wanita itu berulah lagi. Jadi aku ketemu sama temanku, dulu aku pernah cerita ke kamu deh namanya Rendra. Sahabatnya Andik. Dia lah yang bantu aku mengusut kelicikan Andik waktu itu. Jadi nya kita berteman baik. Tapi aneh nya, wanita tadi tiba-tiba saja ingin menyerangku. Dia juga bilang kalau aku gak boleh dekat dekat dengan Rendra, karena dia curiga aku dan Rendra punya hubungan khusus. Aku membela diri dong mas, enak aja main tuduh. Ternyata wanita itu istri nya Rendra. Kasian Rendra dapet istri brutal gitu".


Arya mendengar kan istri nya bercerita tanpa menyela nya.

__ADS_1


"Terus yaa mas, pas aku bela diri gitu istrinya Rendra tuh ngomong kalau gak mungkin aku dan Rendra gak ada hubungan khusus, karena di ponsel Rendra banyak sekali foto fotoku. Tapi sebelum nenek lampir itu menyerangku lagi, ku tinggal pergi saja. Jadi bibi yang membayar di kasir. Aku tunggu di depan sama adam. Kasihan anak ku telinga nya terkontaminasi ucapan wanita stres tadi, hhuuhh".


Arya berpikir. Keira sang istri memang lah sangat cantik. Pasti banyak pria di luar sana yang ingin memiliki nya atau sekedar mengagumi nya.


"Ya sudah sayang sabar aja yaa, namanya juga perempuan sedang cemburu. Kamu tau, itu tandanya Rendra memang ada perasaan sama kamu". ucap Arya


"Apaan sih kamu mas. Gak mungkin lah, kita kan temen aja". ucap Keira ngegas.


"Bukan maksud menuduh kamu ada main, bukan. Maksud aku itu, Rendra yang punya perasaan ke kamu. Walaupun kamu anggap dia cuma teman. Mana ada sih sayang pria yang menyimpan banyak foto wanita di ponsel nya jika tidak memiliki perasaan khusu? betul tidak?". ucapan Arya membuat Keira berpikir.


"Hmmm masa sih? ah biarlah, toh dia sekarang sudah beristri juga. Jadi aman kan? yuk minum teh nya, seger loh mas". Keira menyesap teh lemon hangat nya.


Aroma lemon dan hangatnya teh manis menjadikan tubuh dan perasaan Keira rileks. Kekesalan yang tadi berkumpul di kepala nya seketika lenyap. Apa lagi suami nya mendengar kan cerita nya dengan penuh minat.


Satu pertanyaan di benak Keira.


Benarkah Rendra memiliki perasaan padanya?

__ADS_1


Rendra kan sahabat dari mantan suaminya. Masa iya?


__ADS_2