Ketika Cintaku Terbagi...

Ketika Cintaku Terbagi...
Salah Paham


__ADS_3

Sepulang dari meeting di mall tadi dengan klien yang super ribet dan banyak mau, jadilah sekarang andik sangat lelah di buatnya.


"Sayang, aku pulang".


"Assalamualaikum anak mama lupa yaa ucap salam". Kata mama menghampiri putra nya dari dapur.


"Hehehe,, iyaa maaf lupa mama ku cantik. Assalamualaikum mama. Istri ku dimana ma kok gak keliatan?" tanya andik sambil mengedarkan pandangannya mencari sang istri tercinta.


"Istri mu di dapur lagi bikin camilan, di meja makan juga ada kakak mu baru mau makan malam".


"Oke ma, aku mandi dulu deh gerah". andik berlalu menuju kamar nya di lantai atas.


Mama kembali ke dapur untuk menemani sang menantu membuat camilan. Waktu mau mendekati keira, mama jeni melihat putra nya menatap gerak gerik menantu nya itu yang sedang sibuk.


Mama jeni jadi merasa khawatir dengan putra nya itu. Mengapa menatap adik iparnya seperti itu ?


'Kenapa yansyah menatap keira seperti itu yaa? Kayak tatapan suka dan kagum gitu. Ah mungkin perasaan saja kali yaa'. batin mama jeni.


"Hai sayang? belum selesai buat camilannya? mama bantu lagi yaa". Mama jeni membantu keira lagi membuat bakso bakar.


"Ini sudah mau siap kok ma,, tadi siapa yang pencet bel rumah ma? apa ada tamu?".


"Bukan siapa siapa, tapi itu andik suami mu baru aja pulang".


"Loh kenapa mama gak bilang aku? kan biar aku siapin air panas untuk mandi atau sekedar teh manis".

__ADS_1


"iyaa, gak usah repot kamu. Biar aja mandi air dingin. Kamu gak boleh capek capek yaaa kasian dede bayi nya nanti". ucap mama sambil mengelus perut keira yang masih rata.


Keira dan mama sudah menyelesaikan camilan untuk keira. Karena keira kepengen bakso bakar tadi.


Andik dan papa sudah ikut bergabung di meja makan. Mereka bersiap untuk makan malam bersama.


Kali ini yansyah tidak banyak bicara atau cerita. Biasanya di meja makan, di momen makan malam seperti ini menjadi wadah yansyah atau pun andik untuk saling bercerita dan bertukar pikiran satu sama lain. Tetapi kali ini dia hanya diam dan fokus pada makanannya.


"Aku ambilkan yaa makan nya". kata andik lalu mengisi piring makan keira dengan nasi dan lauk pauk nya.


"Loh kok jadi kamu sih mas. Aku bisa sendiri".


"Ssstt sudah kamu duduk manis aja yaa". Andik pun langsung menyuapi keira.


Ketika di suapi andik, keira bisa menghabiskan makanan nya. Padahal tadi siang hanya sedikit dan tidak berselera.


Keira sudah selesai makan, di suapi suami nya menambah nafsu makan nya. Jadi andik makan belakangan.


Keira memutuskan untuk bangun lebih dulu dan ingin ke kamar merebahkan badannya.


"Ma, pa, yang, kak aku duluan yaaa ke kamar". keira ingin merebahkan tubuhnya karena merasa pinggang nya pegal sekali, padahal dia tidak melakukan aktivitas berat.


Tak lama, yansyah juga sudah selesai dan ingin ke kamar nya juga yang berada di lantai yang sama dengan kamar andik.


Yansyah melihat atap ada yang bocor persis di atas tangga menuju ke kamar, dan keira akan menaiki tangga tersebut.

__ADS_1


Yansyah takut keira terpeleset lalu jatuh karena sepertinya keira tidak melihat kalau atap bocor.


Srrreeeeetttt....


"Aaaakkkkhh". pekik keira, dan yansyah dengan sigap berlari ke arah keira dan menopang tubuh keira yang hampir jatuh terjungkal.


Posisi mereka seperti sepasang kekasih sedang berpelukan dari belakang.


Andik dan mama kebetulan akan ke kamar juga karena mendengar teriakan keira. Tapi andik malah melihat kakak nya sedang memeluk istrinya dari belakang.


Sungguh hati andik sangat panas melihat nya.


Mama juga kaget melihat putranya yang sedari kemunculan keira di rumah, sekarang malah berpose begitu.


"Yansyah kamu ngapain?" tanya mama.


Yansyah dengan santai menjawabnya, meskipun dia melihat ekspresi wajah adiknya yang tengah cemburu dan cemberut itu.


"Ini mah atap bocor, tangga basah licin. Keira hampir aja jatuh terjungkal. Pas banget ada aku, jadi aku tahan gini". jelas yansyah, dia tidak mempedulikan wajah adiknya yang kesal. Toh dia hanya menolong istri adiknya itu.


Ah mengucapkan keira istri adiknya sangat menyesakkan rasanya bagi yansyah. Tapi dia bisa apa?


"oh gitu, yaudah makasih yan. Sudah masuk kamar sana, nanti itu di pel bibik aja".


"Kak makasih udah nolong aku, kalau nggak di taham gitu pasti udah jatoh deh aku". ucap keira merasa tidak enak dengan tatapan andik ke kakak ipar nya itu.

__ADS_1


Andik salah paham dan cemburu dengan kakak nya sendiri.


Keira merasa andik kekanakan....


__ADS_2