
Andik menguraikan pelukannya.
"Udah kei gak perlu takut. Ada aku disini". ucap andik memegang bahu keira.
keira hanya menganggukkan kepala nya.
"Tadi viona bilang maaf karena nyakitin kamu terus. Dia menyesal kei".
"iyaa, saya udah maafin mba keira kok".
"Oh iyaa, dia juga doain kita berjodoh loh". ucap andik menggoda keira.
"Apaan sih pak iiihhh". keira malu malu.
"Tapi suka kaaannn". goda andik lagi
Andik merasakan degup jantung nya yang berdetak lebih kencang dari biasanya. Ada perasaan asing dia rasakan di dalam hati nya.
Lain hal nya dengan keira yang merasa malu dan pipi nya sudah merah merona karena ucapan andik tadi dan sekarang malah di tatap seperti itu oleh andik.
"Pak, udah jangan liatin saya terus. Nanti bapak naksir sama saya. Mana pesenan saya pak, udah laper banget nih". rengek keira.
"Iyaa saya memang sudah naksir kamu". Andik menutup mulutnya dan langsung salah tingkah gitu.
"Ah ,, ayo makan. ini kwetiaw nya kei. Jus nya aku taruh sini yaa".
"Bapak naksir saya? mana mungkin pak". keira menatap andik mencari kebenaran ucapan andik. Sial nya dia hanya melihat ketulusan disana.
"eh,, itu.. hmmm,, yaudah kamu makan dulu aja. Gak perlu di pikirin omongan saya tadi. Yang penting kamu sembuh dulu yaa". ucap andik seraya mengacak rambut keira lembut.
__ADS_1
Keira agak menghangat perasaan nya diperlakukan begitu hangat oleh andik. Bos yang kata orang dingin, kejam dan menyeramkan yaa walaupun wajah nya tampan. Kini begitu lembut, perhatian, dan hangat kepada seorang keira.
Selagi keira makan dan disuapi andik, ada yang mengetuk pintu lagi. Andik begitu geram ada saja yang mengganggu kebersamaan dia dan keira.
Kenop pintu bergerak, dan kepala menyembul dari balik pintu.
Menampakan rendra dengan wajah tampan nya yang tersenyum manis.
"Hai kei, lagi makan yaa. Ini mas bawakan jus kiwi dan jus strawberry. Mas juga bawain makanan pepes ikan mas. Nanti kalo kamu laper lagi di makan yaa, ini spesial loh buatan calon mertua kamu. hihihiii". ujar rendra panjang lebar dan di akhiri dengan cengiran nya.
"Calon mertua gimana maksud lo ren? dan itu kenapa lo kesini? kan gue suruh lo meeting di kantor. Kenapa jadi melipir lagi kesini?". ucap andik sambil menatap tajam dan sengit ke arah rendra.
"Santai bos, tadi pak bambang minta meeting di luar sekalian makan. Kata dia gak sempat sarapan jadi beliau lapar. Jadilah kita meeting di resto dekat sini".
"Iyaa mas ren, gapapa kok. Makasih yaa udah perhatian bawain makanan segala. Eh tapi tadi dari calon mertua, gimana maksudnya si?" tanya keira bingung.
"Loh emang nya mama kenal aku? kan mas ren belum ada ngenalin aku ke mama mas ren".
"Aku suka ceritain kamu ke mama".
"iiihhh ngomongin aku gimana nih, mas ren ghibah deh".
"eh nggak kok, bukan ghibahin kamu. Tapi bilang kalo aku ketemu cewek cantik sama mama".
"ish bisa aja mas ren bikin aku ge er".
"ehheemmm". andik berdehem memutus obrolan keira dan rendra.
"Kalo udah selesai, balik kantor ren. Jangan kosong". titah andik
__ADS_1
"Iyaa iyaa bosss kuuuu, saya kembali lagi deh. Dadah keira, cepet pulih yaa. Mas balik dulu".
'Akhirnya rendra balik lagi ke kantor. Tapi kenapa sih rendra dan keira sok romantis gitu di depan gue. Bikin muak aja'. batin andik.
"kei?".
"Yaa"
"Bisa gak kamu panggil aku mas juga kayak rendra?"
"Loh, gak sopan dong pak. Bapak kan bos saya".
"Tapi kei, aku juga mau di perhatiin kayak tadi".
Keira kaget dengan ucapan bos nya. Apa bos nya cemburu?
"tapi kenapa pak? jangan jangan bapak cemburu sama mas ren yaa? hahahaa". keira malah terkekeh.
"Iyaa,, aku cemburu. Aku suka sama kamu". tegas Andik sukses membuat keira melongo dan menganga mulutnya. Ekspresi nya sungguh sangat terkejut.
"Pak jangan becanda yaaaa".
"Saya serius kei. Sepulang dari sini, aku lamar kamu". ucap Andik tiba tiba.
"Hhaaahhhh????? pak saya kenal lebih aja ngga pak, masa iyaa tiba tiba bapak lamar saya".
"Kei, aku juga gak tau perasaan apa yang muncul di hati aku. Tapi kalo liat rendra berusaha mendekati kamu, aku geram rasanya. Aku gak suka".
"Tapi pak"....
__ADS_1