
Setelah di usir dari apartemen Andik, viona hanya merenungi nasib nya. Pasti andik akan bilang kelakuannya di belakang dia ke orang tua nya. Bisa murka mama papa nya pasti ke viona. Bisa di cabut fasilitas nih,, gawat !! Atau yang lebih parahnya lagi di coret dari kartu keluarga...
"Tidaaaaakkkkk.... " teriak viona tiba tiba, membuat kevin kekasih gelap nya itu kaget dan membentak viona. Pria itu lembut hanya jika ada mau nya saja. Benar apa kata Andik dasar benalu. Namun Viona terlambat sadar, karena Andik keburu tau hubungan dia dan kevin.
"Apa apaan sih kamu vio, kita bisa nabrak kalo kamu gak bisa tenang gitu. Bisa gak sih diem!!!" bentak kevin.
"Bisa gak sih kamu gak bentak bentak aku terus. Bener yaaa apa kata Andik tadi, aku baru sadar kalo kamu cuma benalu di hidup aku. Kok aku bodoh banget mau mau nya nurut sama kamu yaa vin. Sedangkan kamu aja gak pernah ngehargai aku sebagai kekasih kamu. Padahal aku udah kasih semua nya vin, semuanya yang aku punya buat kamu. Tapi kamu malah gini ke aku. Sekarang tinggal tunggu orang tua ku murka aja". viona balik membentak kevin membuat laki laki itu terdiam, baru kali ini dia mendengar bentakan dari viona. Selama ini jika kevin sedang bosan, kesal, atau kemauannya tidak bisa di turuti makan dia akan marah marah dan viona hanya diam menunduk saja. Tapi sekarang viona tidak bisa diam saja di bentak begitu saja setelah semua yang sudah dia lakukan untuk kevin.
Sekarang mereka menuju apartemen kevin yang sudah lama dia tinggali. Apartemen nya tidak begitu besar dan mewah seperti yang Andik belikan untuk viona, tapi cukup nyaman dan bersih untuk ditempati.
Sebenarnya kevin anak orang berada, karena dia sangat kesepian di rumah orang tua nya yang selalu sibuk memikirkan karir masing masing membuat kevin menjadi pribadi yang tempramen, tidak sabaran, dan juga sering memanfaatkan viona. Untuk yang terakhir, itu karena kevin di jatah bulanan sama orang tua nya. Sungguh tega sekali, selain meninggalkan kevin sedari kecil dalam artian selalu sibuk dengan karir mereka sampai kevin kecil di abaikan. Hanya dengan bibik Iyem yang menemani kevin dari dulu hingga sebesar sekarang.
Mereka sampai di apartemen kevin, meskipun tidak mewah tapi cukup nyaman. Viona pun langsung suka dengan apartemen kevin.
__ADS_1
"Taruhlah barang barang mu di kamar itu, aku di kamar sebelah sini. Dapurnya ada di ujung sana. Kamar mandi ada di dekat dapur. Semoga kau betah disini". ucap kevin dengan lembut.
Ada apa dengan nya? dia tidak mengajak viona tidur di satu kamar?
Biasanya kevin tidak akan membiarkan viona sendirian di kamar.
Tapi kali ini? dia membiarkan viona di kamar yang terpisah.
Di tempat lain, Andik dan rendra langsung pulang ke rumah Andik. Dengan langkah yang terburu buru andik masuk ke dalam rumah setelah memarkir mobilnya di garasi.
Di ruang keluarga ada orang tua nya dan orang tua viona. Sepertinya mereka sedang membahas pernikahan viona dan andik terlihat ada beberapa foto pelaminan yang sedang di lihat lihat.
"Pas banget nih" kata Rendra berbisik ke Andik.
__ADS_1
"Sip banget emang". jawab Andik.
"Assalamualaikum mah, pah" ucap andik
"Waalaikumsalam,, Hai sayang, sudah pulang. Sudah selesai urusan mu?" tanya mama
"Sudah mah".
"Nak andik silahkan di lihat ini contoh pelaminan dan gaun. Nanti tinggal kita cek butik nya kalau sudah sesuai". jelas mama ratih mama nya viona.
"Hhhhhuhh. Maaf tante, dengan berat hati saya ingin membatalkan pernikahan saya dengan viona". ucap mantap.
"Andik!!!!" Pekik mereka bersamaan....
__ADS_1