
Sampai suatu hari terjadi kekacauan di perusahaan pusat di luar negeri, mengharuskan yansyah terbang ke inggris dengan jangka waktu yang belum bisa di tentukan.
Dengan langkah lemas, serta wajah yang tidak bersemangat dia terbang untuk membereskan kekacauan perusahaan nya. Demi kelangsungan hidup perusahaan yansyah akhirnya turun tangan juga.
Sampai akhirnya saat ini dia sangat patah hati karena pujaan hati nya sudah menikah. Bahkan dengan adiknya sendiri.
Bagaimana pun, yansyah berusaha bahagia demi mereka adik dan keira. Meskipun sulit untuk mengikhlaskan.
Saat sarapan yansyah yang tadi banyak bercerita tentang perusahaan nya yang sudah aman di tangannya mendadak diam tanpa satu kata pun sampai makanan di piring nya habis tak tersisa.
"Aku sudah selesai. Aku duluan yaa ma, pa". Ujar Yansyah.
"Iyaa" jawab mama menatap heran putra nya itu.
'ada apa dengan yansyah yaa?' batin mama jeni.
Semua sudah selesai sarapan dan akan melakukan aktivitas seperti biasanya.
Andik dan keira kembali bekerja. Kak Maura bersama suaminya pun sudah kembali juga.
Mama jeni menghampiri Yansyah di kamar nya. Karena perasaan mama ada yang tidak beres dengan putra nya itu.
tok tok tok...
"Yan, kamu masih di dalam kan? boleh mama masuk?".
Pintu pun terbuka ...
"Iyaa mama ku sayang, ada apa?"
Mama pun masuk ke kamar yansyah.
"Ada apa yan?" tanya mama to the point.
"Hhmm gak ada apa apa mah. Memangnya ada apa?"
"Jangan bohong sama mama yansyah. Kamu kenapa? melihat keira, kenapa kamu jadi terlihat sedih gitu?"
"ah perasaan mama aja kali. Aku gak kenapa kenapa kok ma".
__ADS_1
"Yansyah, kamu itu anak mama. Kamu gak bisa bohong sama mama. Karena feeling mama gak mungkin salah terhadap anaknya".
"Hhuuhhh". yansyah menghela nafas berat.
"Kenapa kamu lihat istri adikmu seperti sedih gitu?" tanya mama lagi.
"Dia,, hhmmm.. Keira wanita yang aku cari selama ini ma. Mama ingat aku pernah cerita wanita yang aku tolong karena pingsan?"
Mama mengangguk ..
"Yaa dia keira orangnya mah. Yang sekarang sudah menjadi istri nya andik adik aku sendiri".
Mama terkejut mendengar nya.
Seketika mama merasa sedih dan kasihan dengan putra nya ini. Tapi bagaimana pun andik juga putra nya. Takdir mengatakan keira menjadi milik andik adiknya yansyah.
Sekarang mama mengerti kenapa yansyah menjadi sendu begitu melihat keira dan andik saling bergandengan tangan mesra.
"Yansyah, lupakan keira. Mulailah membuka hatimu untuk wanita lain. Dia adik ipar mu sekarang. Kamu harus berlapang dada menerima nya yaa. Mama yakin suatu saat kamu akan menemukan jodoh mu sendiri". Ucap mama lembut sambil mengusap kepala anaknya.
"Iyaa mah. Akan yansyah coba. Yansyah mau berangkat dulu yaa ma ke kantor".
Mama ke taman belakang untuk menyiram bunga bunga kesukaannya.
Yansyah sendiri sudah berangkat ke kantor nya, meskipun hati nya sedang tidak enak.
Andik dan keira juga sudah mulai bekerja lagi.
Mereka menunda honeymoon nya karena ada klien urgent yang mesti di tangani.
Keira juga tidak masalah mau honeymoon atau tidak, karena mereka sudah melewati malam panas pertama waktu di hotel kemarin.
Di kantor andik dan keira mereka segera ke ruang meeting menemui klien urgent tadi.
Andik terkesiap melihat klien nya dan sekertaris nya sedang mel*mat bertukar saliva satu sama lain.
Andik berdesir melihat begitu bringas nya sekertaris klien nya itu.
Langsung andik mengetuk pintu lebih dulu agar mereka merapihkan penampilan lebih dulu.
__ADS_1
Kedua manusia itu terlihat biasa saja seperti tidak terjadi apapun.
Keira baru tiba di ruang meeting karena mengambil berkas lebih dulu.
"Selamat pagi. Loh denisa?". ucap keira
"Nyonya Andik mengenal sekertaris saya?" tanya Irwan klien nya itu.
"Yaa, dia teman sekolah saya pak".
"Iyaa kei, aku bekerja dengan pak irwan sudah dua bulan kurang lebih".
"Mari kita mulai meeting nya". ucap andik memulai meeting.
Andik sendiri kurang fokus meeting, untung keira bisa menangani nya.
Bayangan liar nya denisa mencumbu irwan rekan bisnisnya terus terngiang di kepala nya.
"Baiklah kalo gitu saya setuju". ucap pak irwan.
"Baiklah pak kalau begitu,, silahkan di minum dulu pak" ucap keira
Keira bingung menatap suaminya yang aneh itu. seperti sedang ada yang di pikirkan.
Duuuhh denisa sama bos nya gak tau tempat banget yaaa....
Othor gemes deh jadi nya....
Jadinya si andik kebayang bayang mulu kan tuh.
Gawat deehhh
Gimana yaa kelanjutan nya??
tunggu update selanjutnya yaaa semuaaa
dukung author terus yaa,,,
Like, komen, klik favorit, vote, dan beri hadiah cintaaaaaaa yang banyak..
__ADS_1
hehehe