Ketika Cintaku Terbagi...

Ketika Cintaku Terbagi...
ekstra part 1


__ADS_3

Semua sudah usai.


Andik di rawat oleh ahlinya di rumah sakit kejiwaan.


Maura dan Yansyah masih hidup sendiri karena merasa trauma akan sebuah hubungan.


Riko sesekali mengunjungi saudara nya Yansyah dan Maura dengan membawa makanan yang di masak mawar.


Mawar sudah berbesar hati memaafkan papa agung.


Bagaimana pun mereka bersalah atas hubungan terlarang di masa lalu.


Sementara Keira kini juga sudah berbahagia dengan Arya.


Keira dan Arya juga sering mengunjungi Yansyah.


Sungguh Keira sangat beruntung bersuamikan Arya.


Arya mau repot-repot untuk memastikan keadaan keluarga mantan suaminya yang sedang terpuruk.


Benar benar lelaki yang bijaksana.


Seperti sekarang ia dan suaminya Arya berkunjung lagi ke rumah yansyah dengan membawa makanan yang di beli di restoran terdekat.


Biasanya Keira senang memasak.


Tapi, belakang ini ia justru menghindari yang namanya memasak.


Ketika ia mencium bumbu yang sedang di tumis maka seketika kepalanya pusing.


Arya sebenarnya heran.


Tapi ya sudahlah tidak terlalu di pikirkan.


Mereka sampai di depan rumah yansyah dan di bukakan pintu oleh bibik.


Ada Riko juga di sana sedang bermain dengan anak anak nya Maura.


Sedangkan Maura sedang menyiapkan makanan yang di bawa Riko ke meja makan.


Keira menghampiri Maura di dapur.

__ADS_1


Ketika di dapur Keira mencium aroma masakan yang tersedia. Kepalanya berdenyut nyeri, kemudian merasakan mual yang tak tertahankan lalu Keira berlari menuju wastafel dan memuntahkan isi perutnya.


Maura melihat Keira tiba tiba muntah langsung memijit tengkuk Keira.


"Kamu kenapa kei? masuk angin?". tanya Maura panik.


Arya yang mendengar suara Keira sedang muntah langsung menuju dapur.


"Kenapa sayang? kamu sakit? kita berobat yaa?". tanya Arya panik juga.


"kak Maura masak apa sih? kok bau yaa? aku jadi mual cium bau nya".


"Loh aku gak masak, tapi ini masakan dari ibu mawar. Ada udang saus tiram, ada sayur sop ayam, ada ikan goreng, sama sambal terasi. Kamu pusing cium wangi makanan ini?". tanya Maura sedikit curiga.


"Iyaa kak, kok bau nya gak enak yaa?". ucap Maura.


"Kamu sudah datang bulan?". tanya Maura kemudian.


Mendengar pertanyaan Maura, Keira terdiam.


Dia berusaha mengingat kapan terakhir dia datang bulan.


Namun ia lupa kapan terakhir kali nya.


"Coba Arya bawa ke dokter supaya di cek".


"Kenapa kak ? aku sakit gitu?". tanya Keira yang belum paham perkataan Maura.


Setelah beberapa saat baru lah Keira mengerti kemana arah pembicaraan Maura.


"Maksudnya?". tanya Keira.


Maura mengangguk sebagai jawaban.


Arya lekas membawa Keira ke rumah sakit untuk memeriksakan kecurigaan Keira.


Sesampainya di sana, tanpa menunggu lama Keira langsung bisa bertemu dokter.


Maklum, yang punya rumah sakit....


"Selamat siang pak Arya". ucap dokter obgyn tersebut.

__ADS_1


"Siang dokter. Ini mau periksa saja dok".


"Ada keluhan apa nih pak Arya istrinya?". tanya dokter.


"Saya merasa mual jika pagi hari dok. Terlebih lagi jika mencium aroma masakan. Saya juga lupa kapan terakhir saya datang bulan ".


"Mari kita periksa saja yaa Bu. Mari berbaring Bu". dokter mulai memeriksa perut Keira.


Dokter mengoleskan gel untuk melakukan USG.


Dokter menggeser geser alat tersebut sambil tersenyum.


"Ya, sudah selesai Bu". ucap dokter lalu suster membersihkan sisa gel tadi dari perut Keira.


"Selamat yaa Bu Arya. Anda sedang mengandung 7 Minggu. Harap di jaga kesehatan dan pola makan nya. Jangan terlalu banyak aktivitas. Di sini juga tercatat ibu pernah mengalami masalah di kehamilan pertama ya?" tanya dokter.


Keira mengangguk saja. Dia jadi teringat almarhum anak anaknya.


"Harus lebih ekstra berhati-hati yaa Bu, pak. Saya sarankan untuk banyak istirahat dan konsumsi sayur dan buah. Saya akan resepkan vitamin untuk ibu di minum yaa Bu dirumah". dokter menuliskan resep vitamin untuk Keira dan janinnya.


"Oh ya, sebaiknya untuk trisemester pertama ini, jangan terlalu sering berhubungan intim dulu yaa. Karena takut mengganggu perkembangan janin nya. Setiap bulan kontrol lagi ke saya yaa bu, pak". penjelasan dokter sangat membuat Arya lemas.


Tapi ia harus sabar demi buah hatinya.


"Terima kasih banyak yaa dokter". ucap Arya.


"Sama sama pak. Sehat terus ya Bu".


Mereka pun keluar dengan senyum yang tercetak di wajah mereka.


"Selamat yaa sayang. Sehat terus yaa anak ayah". Arya mengusap dan mencium perut Keira.


"Sayang, malu ih di liatin banyak orang tuh".


"Gak masalah. Aku lagi senang sayang. Alhamdulillah ".


Akhirnya percintaan mereka membuahkan hasil.


Keira di nyatakan hamil.


Namun, ia sedikit takut dengan kehamilannya.

__ADS_1


Arya selalu menyemangati Keira agar tidak mengingat kehamilan nya yang dulu mengenaskan.


__ADS_2