Ketika Cintaku Terbagi...

Ketika Cintaku Terbagi...
Terungkap


__ADS_3

"Hhhhhuhh. Maaf tante, dengan berat hati saya ingin membatalkan pernikahan saya dengan viona". ucap mantap.


"Andik!!!!" Pekik mereka bersamaan....


"Kamu jangan main main yaa andik, papa gak suka becanda kamu". bentak papa andik


"Tapi pah, aku gak bisa lanjutin pernikahan dengan viona. Viona sudah mengkhianati aku di belakang pah, mah. Aku gak sudi menikah dengan pembohong".


"Kamu jangan fitnah vio yaa andik, tante gak suka kamu jelek jelekin vio kaya gini. Jangan jangan kamu yang punya wanita lain yaa kan?" pekik mama vio


"benar begitu ndik??" tanya papa


"Nggak pah,, asal tante tau yaa, Viona sudah tidak suci lagi padahal aku sangat menjaga nya. Tapi dia malah bermain dengan laki laki lain di belakang saya". Jelas Andik


"Kamu jangan kurang ajar menghina anak saya yaa. Kalo kamu mau batalkan yaa batalkan saja, tapi jangan kamu hina putri saya viona. Kejam sekali kamu Andik". papa nya viona bangkit dari duduknya hendak menghajar Andik, namun dengan cepat di tahan Rendra.


"Maaf tuan Dani, anda juga gak perlu marah dan kekerasan seperti ini. Andik memang betul, dan tidak ada yang di tutupi lagi sekarang. Sebentar..." ucap rendra membela bos sekaligus sahabatnya ini sambil memberikan hasil rekaman kelakuan viona dan pacar gelap nya tadi di apartemen.

__ADS_1


Orang tua viona melihat putri nya tengah bergulat mesra dengan pria asing. Begitu jelas wajah viona terpampang di layar HP rendra.


Mama nya viona langsung menutup mulutnya dengan tangan menahan tangis karena kelakuan putri nya yang memalukan.


Papa nya viona pun tak kalah terkejutnya melihat putri kesayangannya melakukan hal terlarang dengan selingkuhannya. Tidak begitu jelas wajah pria yang sedang bercumbu dengan viona itu. Tapi yang jelas terungkap sudah kelakuan viona. Wajah kedua orang tua nya viona terlihat merah padam menahan amarah. Mereka juga malu karena putri nya berani melakukan hal terlarang seperti itu. Dani juga merasa tidak enak dengan orang tua Andik. Dia merasa gagal mendidik putri nya itu. Tapi menyesal pun tak guna. Nasi sudah terlanjur menjadi lontong....


"Astaga vio. Kenapa dia tega begini pah?" ucap mama viona memegang dada nya yang sesak. Seketika pandangan nya gelap dan jatuh pingsan. Suaminya dengan sigap menangkap istri nya itu.


Suasana menjadi panik. Mereka semua membawa mama nya viona ke rumah sakit.


Setelah sampai di rumah sakit, mama viona langsung di bawa ke IGD. Semua menunggu di luar ruangan dengan cemas.


"Keluarga pasien ibu Meli?"


"Iya saya dok, gimana keadaan istri saya?" tanya papa viona


"Maaf pak, ibu terkena serangan jantung. Kami akan pindahkan beliau ke ruang ICU". ucap sang dokter memberi tau keadaan mama viona.

__ADS_1


Mendengar itu, seketika badan papa nya viona lemas.


"Yang sabar pak dani. Kita sama sama doakan semoga ibu cepat sadar dan sembuh". Ucap papa Andik menenangkan rekan nya.


Andik juga sedikit merasa bersalah. Tapi mau bagaimana lagi, dia tidak mungkin melanjutkan perjodohan ini. Dia tidak bisa menerima viona yang sudah mengkhianati dia. Apalagi memanjakan pria benalu itu dengan uangnya sendiri. Dia tidak sebaik itu. Sangat sulit menerima kenyataan bahwa viona yang selama ini selalu bermanja manja dengannya ternyata bermain api di belakang nya. Itu berlangsung sejak lama. Bodohnya andik tidak menyadari itu sedari dulu. Begitu percaya dia dengan mantan kekasih nya viona.


"Nak andik, saya mohon maaf atas nama viona. Saya sunggu malu dengan kelakuan putri om. Bisa kah kamu menelepon viona, beri tau dia kalau mami nya sakit dan di rawat di rumah sakit?". pinta pak dani.


"Iyaa om, sudah saya maafkan. Saya juga minta maaf kalau saya tidak bisa melanjutkan pernikahan ini. Biar andik coba hubungi viona yaa". Andik sambil menekan nomor viona di ponselnya.


ttuuuuttt....


Panggilan tersambung, tetapi tak kunjung di angkat oleh viona.


Di coba beberapa kali malah tidak aktif nomor nya.


"Maaf om, tidak di angkat".

__ADS_1


"Yaa sudah tidak apa apa. Mungkin dia masih takut sama kita. Entah dimana sekarang viona, apa yang salah dari kami orang tua nya sehingga viona bisa menyakiti hati kami seperti ini". ucap pak dani dengan tatapan kosong nya. Dia begitu rapuh mengetahui kenyataan putri nya yang melakukan hal yang melanggar norma agama dan hukum. Sungguh dia sebagai orang tua merasa terpukul dan gagal mendidik anaknya itu.


__ADS_2