
Selama lima hari Keira berada di rumah sakit.
Hari ini, ia akan pulang bersama baby Adam dan juga Arya.
Tentu nya para omah di rumah sangat sibuk menyambut cucu pertama dari masing-masing keluarga.
Mereka sangat heboh membeli ini dan itu. Banyak sekali yang mereka beli untuk menyambut baby Adam.
Para omah dan opah belanja bersama sampai lupa waktu.
Para opah pun sudah sangat lelah mengikuti istrinya yang hampir mendatangi setiap toko.
Di rumah para art sudah menyiapkan makanan dan beberapa makanan box yang akan di bagikan kepada para tetangga dan juga anak yatim piatu dari sebuah yayasan.
Para omah belanja apa dong itu sampai lama?
Tentu belanja kado untuk cucu tampan nya, dan juga bingkisan untuk di bawa pulang para anak-anak yatim yang akan datang nanti.
Sesampainya di rumah, omah omah membereskan bingkisan untuk anak yatim. Sedangkan opah opah duduk selonjoran di sofa karena merasakan pegal luar biasa.
Mereka sangat heran kenapa perempuan itu sangat kuat berjalan jalan di mall, sementara jika di ajak berolahraga sangat malas dan tidak kuat katanya.
"Bik, gimana sudah beres?". tanya mama nya Arya.
"Sudah Bu. Ada lagi yang mau di kerjakan?".
"Oh, boleh bik. Kalau gitu bantu saya mengemas bingkisan untuk anak anak yaa".
__ADS_1
Semua orang sibuk dengan kegiatan syukuran ini.
Meskipun mereka tergolong orang lebih dari mampu, tapi memang gaya hidup nya sederhana.
Tidak ingin menghamburkan uang begitu saja untuk hal yang tidak bermanfaat.
Semua bingkisan sudah rampung.
Ruang tamu depan pun sudah di rapihkan. Sofa dan meja yang ada di masukkan ke dalam, karena acara akan di gelar dengan duduk lesehan dan meja kecil di bagian depan untuk meletakkan kue ucapan selamat datang.
Bingkisan di letakkan di belakang. Kue serta minuman sudah di sediakan di atas karpet.
Hari semakin siang, anak anak yatim-piatu itu pun sudah mulai berdatangan.
Mereka duduk memenuhi ruangan. Ada tiga orang dewasa nya juga yaitu pengurus yayasan juga turut hadir menemani anak anak yatim.
Benar saja, baru selesai bicara suara mobil berderu di depan halaman rumah.
"Nah itu dia datang. Ayo berdiri dulu sayang". ucap mama nya Arya pada anak anak yatim itu.
Mereka semua ingin menyambut baby Adam.
"Assalamualaikum ". ucap Keira dan Arya.
"Waalaikumsalam ". ucap anak anak dan semua nya yang ada di dalam.
"Waduuuhhh ada siapa ini, kakak kakak datang main yaa". ucap Keira menirukan suara bayi.
__ADS_1
"Ma, ini acara syukuran?".
"Iyaa nak. Kami mau menyambut baby Adam. Yuk duduk dulu di sini ". Para mama menuntun Keira duduk di dekat meja.
Arya dan Keira duduk berdampingan. Mereka sangat suka sekali di berikan kejutan seperti ini.
Mengundang anak anak panti. Meramaikan acara ini.
Bibik membawakan baby bouncer. Di letakkan nya baby Adam di situ terlihat pulas sekali tidurnya. Tak terusik dengan suara berisik anak anak dan dewasa yang sedang melangsungkan acara syukuran.
Doa doa di panjatkan agar keluarga Keira dan Arya di berikan kesehatan, umur yang panjang, serta rejeki yang berkah.
Baby Adam nampak sangat senang doa doa yang di panjatkan untuk nya dan keluarga nya.
Selesai berdoa dan sambutan, Keira dan Arya memberikan amplop yang sudah di sediakan sang mama mertua beserta bingkisannya.
Anak anak menerima nya dengan penuh suka cita.
Arya pun memberikan donasi kepada ketua yayasan untuk membantu keperluan anak anak di sana.
"Terima kasih sekali lagi pak, Bu. Semoga rejeki kalian di lipat gandakan oleh yang Maha Kuasa, aamiin. Kalau begitu kami pamit, pak, Bu. Assalamualaikum ". Semua tamu undangan sudah pulang.
Bibik dan art lainnya membagikan bingkisan yang berisikan makanan kepada tetangga dekat sini, juga untuk keamanan komplek. Jika ada tukang sayur atau ojek online yang kebetulan lewat di berikan nya juga bingkisan itu. Bingkisan yang berisikan makanan juga amplop.
Anak anak yatim-piatu tadi pun menerima dua amplop. Yang di dalam bingkisan dan juga yang di berikan Keira langsung.
Mereka sangat gembira. Doa doa meluncur begitu saja dari mulut kecil mereka.
__ADS_1
Tentu doa yang sangat tulus untuk baby Adam dan keluarganya.