
"Eh,, ng,, nggak kok. Gak ada yang aneh. Cuma tanya doang hehe". Gita menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
Seketika raut wajah keira menjadi sendu.
Kehamilan nya benar benar menjadikannya sangat sensitif dan baper.
βBaper \= Bawa Perasaan
Apalagi kondisi rumah tangga nya yang sedang tidak baik baik saja. Sebenarnya keira juga ingin lebih kuat dan tegar baik di depan orang maupun sendirian.
Tetapi jika sedang sendirian, dia merasa rapuh. Apalagi sekarang di depan teman baiknya, teman curhat di kantor, teman gosip (hihihi tim ghibah nih), keira tidak bisa menyembunyikan kesedihannya.
Gita seperti tahu akan isi hati nya yang tengah gundah, tengah resah dan gusar dengan rumah tangga nya yang baru saja di bina belum ada satu tahun.
Di kesendirian nya, keira merenung. Apakah menerima andik dalam waktu singkat adalah sebuah kesalahan?
Bukankah banyak juga orang yang sudah menikah belasan tahun, bahkan puluhan tahun pada akhirnya mereka memilih jalan berpisah. Meskipun sangat sangat berat, karena tentu sangat banyak memori manis di sepanjang waktu yang telah di lalui bersama.
Keira merenung untuk mengambil tindakan apa yang harus ia lakukan selanjutnya.
Kali ini ia tidak bisa menyembunyikan kegundahan nya pada teman baiknya ini.
Gita seperti mempunyai telepati pada keira.
Dapat merasakan apa yang keira rasakan.
"Hei, ada apa? Cerita dong kei. Jangan diam begini. Gue malah takut lo kenapa kenapa kalau diam gini. Biasanya kan lo cerita apapun yang lagi lo alami tiap hari. Bahkan lo habis beli cilok di depan SD aja lo cerita ke gue. Unfaedah sih, tapi tetap gue denger kok". Gita berusaha menghibur temannya itu.
Keira masih bergeming....
"Kei, kita temen kan? Ayo lah ada apa?". Gita mendesak keira agar bercerita padanya apa yang terjadi.
"Gue lagi ada trouble git". Jawab keira pelan.
__ADS_1
Mereka sedang berada di kamar gita, karena acara belum mulai. Baru beberapa orang saja yang datang ke acara syukuran kecil kecilan gita. Karena memang tidak terlalu mengundang banyak orang. Yang penting khusyuk acara nya.
"Maksudnya? Trouble apa?". Tanya gita takut takut dengan jawaban yang akan keira ucapkan.
"Seperti nya, suami gue lagi ada affair sama wanita lain". Lirih keira.
Hati gita mencelos mendengar penuturan keira.
Yang gita takutkan tadi akhirnya terjadi.
Jadi keira sudah mulai merasa kalau suaminya itu sedang bermain api dengan wanita lain.
Sangat membingungkan gita yang ingin bercerita tentang suaminya sedari tadi.
Gita di lingkupi perasaan ragu. Apalagi kondisi keira sedang hamil muda, sangat rentan sekali.
"hhmmm, mungkin cuma perasaan lo aja kali kei. Efek kehamilan jadi bikin lo overthinking". ucap gita hati hati.
Keira menatap gita lama...
"Ada apa kei? apa gue salah ngomong yaa? gue minta maaf yaa kei, gak bermaksud apa apa kok".
"gak kok git. Gue yang minta maaf. Yaudah yuk kita ke depan, lo kan lagi mau syukuran. Yuk ah". Keira berusaha mengalihkan pembicaraan mereka.
Akhirnya mereka pun ke depan karena tamu sudah mulai berdatangan.
Acara berlangsung lancar. Para tamu senang dengan apa yang di suguhkan gita selaku tuan rumah.
Mereka juga memberikan ucapan selamat atas keberhasilan gita bisa memiliki hunian impiannya dari hasil kerja keras tentu nya.
Kerabat, teman yang di undang membawakan buah tangan untuk gita. Bahkan ada yang mentransfer sejumlah uang yang banyak untuk gita.
Ada seorang kerabat gita yang juga mengenal keira karena sering berkunjung satu sama lain.
__ADS_1
"Eh kei. Kamu juga punya unit di sini yaa?". Ujar Bryan kerabat gita pada keira
"Ah nggak bri. Rumah yang sudah ada sayang lah gak di tempati. Lagi pula gak enak tetanggaan sama gita berisik. Hahah. Eh ,, tapi kok lo bisa mikir gitu?". tanya keira penasaran.
"Oohh kirain lo beli unit juga di sini. Soalnya tadi gue liat suami lo di cafe bawah".
Deg Deg Deg....
Seketika wajah Gita pucat pasi dengan keringat dingin yang bercucuran.
Keira menatap gita penuh selidik. Sarat akan banyak pertanyaan yang ingin di lontarkan.
'Duuuhh,, gimana nih? Bilang atau tidak yaaa?'. Batin Gita menjerit.
π
π
π
π
Hai readers kesayangan author,,,
Selamat membaca yaaa semua
Semoga terhibur dan setia dengan karya karya aku...
Semoga kalian di berikan kesehatan dan kelancaran rezeky yaaa
Aamiin
Stay here and stay health...
__ADS_1