
Keira butuh di rawat inap untuk sehari atau dua hari. Karena ***** makan nya menurun saat datang bulan kali ini. Benar benar lemas tubuh keira seperti tidak ada tenaga sama sekali.
Suster mengetuk pintu kamar keira dan kedua nya pun menoleh ke arah pintu.
Suster membawakan makanan dan camilan untuk pasien.
"Makanan nya yaa nona. Silahkan di makan sampai habis yaa agar cepat pulih, dan ini ada buah nya juga bagus untuk wanita sedang nyeri haid. Cepat sembuh yaa, kasihan suami nya khawatir banget tadi waktu nona pingsan. Sweet banget deh hehehe". ucap suster itu sambil meletakkan makanan di meja dan segera keluar.
Andik yang mendengar ucapan suster itu hanya tersenyum senyum sendiri.
Keira merasa aneh melihat andik yang senyum senyum gitu.
"Kenapa pak senyum senyum? gak usah di ambil hati omongan suster tadi pak" ujar keira sambil tersenyum juga.
"Manis". gumam andik yang masih bisa di dengar oleh keira.
"Apanya pak?". tanya keira sambil tersipu.
"Ah nggak, itu kamu makan dulu. Sini buka mulut nya. Aaakkk". Andik berusaha menyuapi keira.
"iihh gak usah di suapin pak saya bisa sendiri kok". rengek keira
"Gak, saya aja yang suapin. Ayo buka mulutnya".
__ADS_1
"Tapi saya belum pengen makan pak. Apalagi itu bubur. Saya gak selera beneran deh".
"Loh terus kamu gak makan gitu? atau mau makan yang lain?". tanya andik, terlihat Andik begitu khawatir dengan keadaan keira. Padahal keira hanya karyawan nya. Hanya sekertaris nya, tapi kenapa dia begitu peduli?
Entah lah, kayaknya Andik ada something special gitu deh. hihihihi...
"Saya kepengen makan yang pedes pedes gitu biar seger pak. Eh tapi gak usah deh nanti aja kalo pak rendra kesini nitip sama dia aja". ucap keira
"Jangan, gak usah nitip sama dia. Saya aja yang pesenin. Kamu mau makan apa?". pekik Andik membuat keira melongo.
"Loh kenapa pak? saya gak enak dong masa nyuruh bapak bos saya beliin makanan".
"Gak apa apa kei, saya ikhlas kok. Udah kamu sebutin mau makan apa?".
"Saya mau makan kwetiaw rebus pak agak pedes dikit biar seger. Sama Jus strawberry yaa pak hehehe. Maaf banyak minta".
Tak lama kemudian suara pintu di buka agak keras. Keira terkejut melihat siapa yang membuka pintu.
Ternyata viona yang membuka pintu dengan kasar sampai hampir terbanting.
"Oohh, jadi lo sengaja mancing emosi gue yaa keira. Andik selama ini gak pernah perhatian sama perempuan apalagi cuma karyawan nya. Pasti lo godain dia kan? Apa yang lo kasih ke dia hah??? pasti lo kasih tubuh lo ke andik kan? sok suci ternyata munafik lo yaa. Lo bakal nyesel udah main main sama gue keira". Viona yang tersulut emosi mendekati keira dengan tangan terulur hendak menjambak rambut keira lagi seperti saat di bali waktu itu.
"Mba vio kalo ngomong jangan sembarangan yaaa. Saya gak kayak gitu. Mba tolong keluar dari sini. Kenapa mba bisa masuk sini sih mengganggu aja tau gak". keira juga tak kalah berani dengan viona. Dia muak dengan tuduhan viona yang tak beralasan. Dia yang bermasalah dengan andik kenapa keira yang dia Labrak. Bahkan bukan keira yang menyuruh andik untuk menemani dia, tapi andik sendiri yang suka rela merawat keira di rumah sakit.
__ADS_1
Andik yang baru hampir sampai di kamar keira, melihat pintu terbuka panik. Takut terjadi sesuatu pada keira.
Ternyata dia melihat viona hendak menyakiti keira lagi.
Andik tak tinggal diam. Dengan langkah lebarnya dia menghampiri viona dan menarik tangannya dengan kasar. Menyeret viona keluar dari kamar rawat keira.
"Kamu apa apaan ndik? kamu belain jal*ng itu? kita mau nikah kan?" ucap viona yang masih emosi.
"Berani kamu sentuh keira, gue jamin perusahaan bokap lo tutup saat ini juga, dan karir lo bakal jatuh se jatuh jatuh nya. Lo lupa gue punya bukti perselingkuhan lo sama pacar gelap lo itu?" andik juga mulai emosi.
Seketika viona menangis dan bersimpuh di kaki andik.
"Aku minta maaf sama kamu dik. Aku menyesal. Aku lakuin itu karena awal nya memang aku sudah menjalin hubungan sama dia. Aku di paksa menikah sama kamu. Aku minta maaf dik, aku gak bermaksud nyakitin kamu. Jangan kamu ganggu perusahaan papa yaa". ucap viona memohon tulus.
Melihat viona yang bersimpuh, andik langsung mengangkat viona untuk berdiri. Karena mereka jadi pusat perhatian orang.
"Sudah, sudah. Ayo. Jangan gini. Kalo kamu menyesal, sebaiknya kamu minta maaf sama orang tua kamu. Aku sudah maafin kamu. Jangan kamu ulangi lagi dengan yang lain nanti. Janji yaa?". ucap andik melembut karena melihat ketulusan viona meminta maaf.
"Makasih dik, makasih banyak. Sampein maafku sama keira yaa. Semoga kalian berjodoh. Aku pamit". ucap viona.
Andik merasa lega karena masalah nya dengan viona beres. Andik buru buru masuk lagi ke kamar rawat keira.
Begitu masuk, Andik melihat keira yang bergetar langsung memeluk nya untuk menenangkan keira.
__ADS_1
Keira terkesiap mendapat pelukan hangat dari andik.
Keira merasa nyaman dalam dekapan andik....