
Kedua teman ini melanjutkan ceritanya, mereka mengingat masa-masa saat SMA, mulai dari yang sedih sampai bahagia.
Setelah asik berbincang-bincang, keduanya pun berpisah di tempat, Vania berjalan keluar dari mall untuk pulang, sedangkan Lira masih ingin mencari tas yang akan dia beli.
Dua minggu setelah pertemuan antara Mama Vania dan teman lamanaya Lira, malam ini di kediaman Lira, mengadakan makan malam bersama keluarga Luis, sesuai apa yang di bicarakan saat itu.
Mereka ingin memperkenalkan Rangga dengan anaknya teman Mama Vania.
"Mungkin dengan cara ini Rangga bisa lebih terbuka, walaupun bukan dengan orang tuanya," batin Mama Vania.
Mama Vania memiliki ide untuk mendekatkan Rangga dengan anak perempuan temannya. Ia juga sudah memberi tahu hal ini kepada Tuan Dika.
Dan Tuan Dika meneyetujui usulan istrinya ini.
Rangga dan kedua orang tuanya pergi menuju kawasan perumahan Permata Indah, dimana di sana adalah tempat yang akan mereka datangi.
Sesampainya di tempat yang mereka kunjungi, Tuan Dika memberhentikan mobilnya di salah satu depan rumah yang akan mereka datangi.
Tuan Dika turun, ia ingin menanyakan apa benar ini kediamannya Nyonya Lira.
"Permisi Pak," sapa Tuan Dika kepada satpam yang berjaga di depan.
"Iya Tuan," jawab Pak satpam.
"Apa benar ini rumahnya Nyonya Lira," ujar Tuan Dika.
"Maaf ada perlu apa ya?" tanya Pak satpam.
"Saya Dika, di undang untuk datang ke sini oleh beliau," jawab Tuan Dika.
"Apa bapak suaminya dari Ibu Vania?" tanya Pak satpam.
"Iya benar, saya suaminya Vania," jawab Tuan Dika.
"Baiklah, kalah begitu silahkan masuk," ucap Pak satpam sambil membukakan pagar rumah.
Tuan Dika berjalan kembali masuk mobil, ia melajukan mobilnya memasuki perkarangan rumah Lira, setelah memarkirkan mobilnya, semuanya turun dan bejalan menuju pintu utama.
Nyonya Vania menekan bel yang telah di sediakan di sana. Tidak lama kemudian pintu terbuka, salah satu pelayan yang bekerja di sana yang membukanya.
"Selamat malam Tuan, Nyonya, Aden," sapa Pelayan.
"Malam," jawab Nyonya Vania.
"Silahkan masuk, Nyonya dan Tuan juga sudah menunggu di dalam." ajak Pelayan.
"Terima kasih," jawab Nyonya Vania.
"Selamat malam Vania," sapa Lira yang langsung bangkit dari kursi.
"Malam Lira," sapa balik Vania.
"Mari duduk, kita makan terlebih dahulu." ajak Lira.
"Baiklah," jawab Vania.
__ADS_1
Sesampainya di tempat yang mereka kunjungi, Tuan Dika memberhentikan mobilnya di salah satu depan rumah yang akan mereka datangi.
Tuan Dika turun, ia ingin menanyakan apa benar ini kediamannya Nyonya Lira.
"Permisi Pak," sapa Tuan Dika kepada satpam yang berjaga di depan.
"Iya Tuan," jawab Pak satpam.
"Apa benar ini rumahnya Nyonya Lira," ujar Tuan Dika.
"Maaf ada perlu apa ya?" tanya Pak satpam.
"Saya Dika, di undang untuk datang ke sini oleh beliau," jawab Tuan Dika.
"Apa bapak suaminya dari Ibu Vania?" tanya Pak satpam.
"Iya benar, saya suaminya Vania," jawab Tuan Dika.
"Baiklah, kalah begitu silahkan masuk," ucap Pak satpam sambil membukakan pagar rumah.
Tuan Dika berjalan kembali masuk mobil, ia melajukan mobilnya memasuki perkarangan rumah Lira, setelah memarkirkan mobilnya, semuanya turun dan bejalan menuju pintu utama.
Nyonya Vania menekan bel yang telah di sediakan di sana. Tidak lama kemudian pintu terbuka, salah satu pelayan yang bekerja di sana yang membukanya.
"Selamat malam Tuan, Nyonya, Aden," sapa Pelayan.
"Malam," jawab Nyonya Vania.
"Silahkan masuk, Nyonya dan Tuan juga sudah menunggu di dalam." ajak Pelayan.
"Terima kasih," jawab Nyonya Vania.
"Selamat malam Vania," sapa Lira yang langsung bangkit dari kursi.
"Malam Lira," sapa balik Vania.
"Mari duduk, kita makan terlebih dahulu." ajak Lira.
"Baiklah," jawab Vania.
"Berarti sama dong kayak anak Tante, dia juga masih kelas sebelas," ucap Nyonya Lira.
"Iya Tante," jawab Rangga.
Begitulah Rangga yang hanya menjawab apa yang perlu di jawab.
"Oh iya kamu sekolah dimana?" tanya Nyonya Lira.
"Aku sekolah di SMA Garuda Tan," jawab Rangga.
"Serius kami sekolah di sana," ucap Nyonya Lira.
"Iya Tan," jawab Rangga.
"Kamu satu sekolah sama anak Tante," ucap Nyonya Lira senang, mungkin ini ia akan bisa menjodohkan anaknya dengan Rangga.
__ADS_1
"Iya Tante," jawab Rangga.
Tante Lira memaklumi apa saja kata yang di ucapkan oleh Rangga, mungkin baru kenal jadi dia hanya menjawab seperlunya saja.
Tidak lama di sana, datanglah anak dari Nyonya Lira, ia berjalan mendekati meja makan.
"Maaf menunggu lama," ucap perempuan sambil tersenyum.
"Tidak apa-apa Nak, kami juga baru saja sampai," ucap Tante Vania.
"Iya Tante," jawabnya.
"Oh iya, kenalin ini perempuan kami," ujar Nyonya Lira.
"Malam Tante, malam Om,".
"Malam juga," jawab Tante Vania.
"Kenalin nama aku Keyla anatasya mandala," ucap Keyla memperkenalkan diri.
"Mari kita makan dulu, nanti sambung lagi bincang-bincangnya di ruang tengah," ucap Nyonya Lira.
"Baik Ma," jawab Keyla.
Semuanya makan, di sela-selanya selalu ada perbincangan yang di buat, baik itu masalah perusahaan atau masalah anak-anak mereka sekolah.
Beginilah, di setiap keluarga pasti memiliki ciri khas khusus.
Jika di kediaman keluarga Luis itu tidak boleh berbicara saat makan, itu artinya jika ada yang berbicara saat makan sama saja mereka tidak menghormati orang saat makan tersebut, berbeda dengan di kediaman keluarga Mandala, di saat makan ada saja yang mereka bicarakan baik itu penting atau pun tidak.
Setelah acara makan malam selesai, semuanya pergi menuju ruang tamu, di sana sudah ada Tuan Dika beserta istri dan anaknya, begitu juga Nyonya Lira.
"Oh iya tadi Mama kamu bilang masih sekolah, Keyla sekolah dimana Nak?" tanya Tante Vania.
"Aku sekolah SMA Garuda Tan," jawab Keyla.
"Berarti sekolah kamu sama kayak anak Tante," ucap Tante Vania.
"Kamu ambil jurusan IPA atau IPS keyla," ucap Tante Vania.
"Aku ambil jurusan IPA Tan," jawab Keyla.
"Sama dong kayak Rangga, oh iya apa kamu kenal dengan anak Tante?" tanya Tante Vania.
Sejenak Keyla berpikir, ia merasa tidak asing dengan nama Rangga. Apa benar itu adalah Rangga yang di kenal dingin di sekolah dan tanpa di ketahui Rangga memiliki banyak fensnya.
Oke guys sampai di sini dulu😍,
jangan lupa like dan vote ya
serta ikuti akun aku.
Tolong jangan jadi pembaca aja, bantu like dan vote dari kalian ya😊.
SalamManis♡.
__ADS_1