
"Nggak kok ini udah yang tepat, dan kamu Rangga belajarlah mencintai Cika jangan pernah buat di sedih atau sampai meneteskan air maata, jika itu terjadi kamu berurusan sama Papa," ujar Tuan Dika tegas.
"Iya Pa, Rangga akan bertanggung jawab dan akan menjaga Cika dengan baik," ujar Rangga.
"Papa pegang janji kamu," jawab Tuan Dika.
"Iya Pa," jawab Rangga.
Cika telah bersiap untuk ikut mama Vania pergi ke salon, ia menggunakan jeans dan baju biasa untuk ke sana, karena di sana pasti akan di suruh buka untuk perawatan dan Cika hanya menggunakan sedikit bedak bayi dan liptin.
Cika turun ke bawah dan langsung menemui mama Vania.
"Cika kamu udah siap Nak," ujar Mama Vania.
"Iya udah kok Ma," jawab Cika.
"Yaudah ayo kita berangkat sekarang, nanti sore kan kamu mau nemenin Rangga buat ambil baju pengantin kalian," ujar Mama Vania.
"Iya Ma," jawab Cika.
"Pa kami berdua pergi dulu ya, dan kamu Rangga jangan ke mana-mana," ujar Mama Vania.
"Pa nanti kalau Rangga mau pergi kemana apa pun alasannya jangan kasih izin ya Pa," ujar Mama Vania kepada suaminya.
"Iya ma, yaudah sana berangkat nanti keburu sore lagi,"ujar Papa Dika.
"Iya Pa, Mama pamit dulu ya. Assalamualaikum," salam Mama Vania.
"Iya Ma hati-hati. waalaikumusalam," jawab Papa Dika.
"Waalaikumusalam," jawab Rangga.
"Ayo sayang kita berangkat." ajak Mama Vania kepada Cika.
"Iya Ma." jawab Cika.
Nyonya Vania dan calon menantunya menaiki mobil yang telah di siapkan oleh supir priadi rumah keluarga Luis, Cika dan ibu Vania masuk ke dalam mobil yang telah siap untuk berangkat menuju salon, mobil yang biasa di gunakan oleh keluarga Luis untuk acara acara penting.
"Ayo Pak jalan, ke tempat salon biasa," ujar Nyonya Vania.
"Baik Nya" jawab Pak supir.
Cika duduk di samping mama Rangga, dia hanya diam, dia bingung dengan perasaaanya, kenapa dia tidak begitu senang ingin menikah, padahal mereka telah bertunangan. "Entahlah hanya tuhan yang tau," batin Cika.
"Cika," panggil Mama Vania.
__ADS_1
"Iya Ma kenapa," jawab Cika.
"Kamu kenapa sayang, lagi mikirin apa?" tanya Mama Vania.
"Nggak ada kok ma, aku lagi gak mikirin apa-apa," jawab Cika.
"Bener gak ada?" tanya lagi ama Vania.
"Iya Ma bener kok gak ada," jawab Cika.
"Hm iya sayang Mama percaya," ujar Mama Vania tersenyum.
"Iya Ma," jawab Cika.
Keheningan tercipta, tidak ada lagi topik yang di bicarakan. Cika diam dan sibuk melihat ke arah luar jendela mobil, sedangkan nyonya Vania lagi sibuk melihat Hand pone nya entah ada apa dan ada bisnis apa yang dia laakukan.
Perjalanan hampir tiga puluh menit, sampailah mereka pada salon Leuvera salon, di sana adalah salonnya para-para anak orang kaya, para kalangan atas, dan harganya pula bisa membuat kalian tercengang, tapi tidak heran dengan perawatannya. Di sana menjamin kesehatan dan kenyamanan para pelanggan sudah bisa di buktikan jika perawatan dari salon Leuvera telah terbukti dan tidak abal-abal.
Cika dan nyonya Vania telah sampai, lalu mereka turun dan langsung masuk ke dalam salon tersrbut.
Sesampainya di dalam, nyonya Vania telah di sambut oleh pemilik salon, mereka telah melakukan pesan terlebih dahulu, oleh pihak keluarga Luis bahwa nyonya Vania akan datang ke sana.
"Selamat datang Nyonya, senang melihat anda berkunjung," sapa jeng Fahira.
"Mari ikut saya, ini siapa yang mau perawatan pengantinnya?" tanya jeng Fahira.
"Eh iya hampir lupa, kenalin Jeng ini calon menantu keluarga Luis namanya Cika," ujar jeng Vania.
"Sini sayang," panggil nyonya Vania.
"Iya Ma," jawab cika.
"Kenalin ini yang mau perawatan pengantinnya," ujar Mama Vania.
"Siang Tante, kenalin nama aku Cika Felisa," ujar Cika memperkenalkan diri.
"Siang sayang, kamu cantik banget. Beruntung sekali keluarga Luis menjadikanmu menantu," puji Tante Fahira.
"Terima kasih Tante," jawab Cika.
"Yaudah mari silahkan, kedalam kami telah menyiapkan semuanya dan kamu Cika silahkan menuju ruang ganti, di sana nanti kamu tinggal bilang aja sama Mbak yang ada di sana, bilang aja dari keluarga Luis nanti kamu bakalan di kasih kimono," jelas tante Fahira kepada Cika.
"Baiik Tante, terima kasih penjelasannya saya ke sana dulu," ujar Cika berterima kasih.
"Iya sayang sama-sama," jawab tante Fahira.
__ADS_1
"Ma Cika ke sana dulu ya," ujar Cika kepada Mama Vania.
"Iya sayang, Mama tunggu di ruangan tante Fahira ya sayang," ujar Mama Vania.
"Iya Ma," jawab Cika.
Cia berjalan menuju ruangan yang telah di jelaskan oleh tante Fahira, sesampainya di sana terdapat Mbak yang berjaga, Cika pun menghampirinya.
"Siang Mbak" sapa Cika.
"Iya Nona ada yang bisa saya bantu?" tanya Mbaknya ramah.
"Saya dari keluarga Luis, di sini saya mau mengganti pakaian saya Mbak," ujar Cika.
"Mari Nona silahkan, pakaian anda telah kami siapkan, silahkan masuk dan berganti di dalam sana," jelas Mbaknya.
"Iya mbak, terima kasih," jawab Cika.
"Iya nona sama-sama," jawab Mbaknya.
Cika memasuki ruangan yang di buat khusus untuk mengganti pakaian, Cika mengambil pakaian ganti nya dan langsung menuju ruangan ganti, setelah beberapa saat, Cika telah memakai kimono yang telah di berikan.
Ia berjalan menuju ruangan yang di buat untuk tempat perawatan para calon pengantin, bagaimana tidak di sana setiap ruangan di desain dengan sangat menarik dan enak jika di pandang mata, banyak sekali stiker-stiker dan ada juga beberapa sertifikat yang sengaja di pasang. "Ternyata salon dari Leuvera sudah resmi dan salon ini banyak sekali di minati para kalangan artis, pantas saja bayarannya mahal cika kagum akan kesuksesan yang di raih oleh tante Fahira dia begitu gigih dalam menjani bisnisnya," batin Cika kagum.
Setelah sampai di dalam ruangan yang telah di siapkan untuk Cika melakukan perawatan, di sana sudah terdapat beberapa pegawai wanita yang akan membantu Cika dalam melakukan perawatan, tentu saja para pegawai tersebut sudah sangat berpengalaman dan telah banyak klien yang mereka tangani dalam melayani setiap orang yang melakukan perawatan.
Cika masuk ke dalam dan langsung di sambut oleh pegawai di dalam sana.
"Selamat siang nona, mari ikut saya," ujar Pegawai.
"Baik Mbak," jawab Cika.
Oke guys sampai di sini dulu😍
jangan lupa like dan vote ya
serta ikuti akun aku.
Tolong jangan jadi pembaca aja, bantu
like dan vote dari kalian ya😊.
Untuk episode ini sampai ke berapa nanti nama Indah sementara di ganti jadi Cika Felisa ya teman-teman.
SalamManis♡.
__ADS_1