
Setelah sarapan, Indah, Rangga, Tuan Dimas dan Nyonya Lin berkumpul di ruang tamu. Beehubung hari ini adalah hari minggu dan itu juga jadwal kantor dan sekolah libur.
"Ayah, Ibu," panggil Indah.
"Iya sayang kenapa," jawab Ibu Lina.
"Bu, Indah sama Rangga mau izin untuk ke rumahnya Papa Dika," ucap Indah.
"Apa itu tidak terlalu cepat sayang," balas Ibu Lina
"Nggak Bu," jawab Indah.
"Semuanya sudah kalian siapkan?" tanya Ibu Lina.
"Hanya tinggal beberapa pakaian lagi Bu," jawab Indah.
"Baiklah kalau iti sudah keputusan kalian, Ibu sama Ayah hanya bisa menurutinya," jawab Ibu Lina.
"Iya kamu baik-baik di sana ya Nak," ujar Ayah Dimas.
"Iya Ayah, nanti Indah main-main ke sini bolehkan," ujar Indah.
"Boleh sayang, pintu rumah ini selalu terbuka untuk kalian," jawab Ibu Lina.
"Iya Bu," ucap Indah.
"Sayang, kamu di sana harus patuh ya sama suami kamu dan juga mertua kamu," ujar Ibu lina.
"Iya Bu," jawab Indah.
"Ayah," panggil Indah.
"Kenapa Nak," jawab Ayah Dimas.
"Apa besok Indah sudah bisa sekolah," ungkap Indah.
"Memangnya kamu sudah mau sekolah?" tanya Ayah Dimas.
"Iya Ayah, Indah juga sudah rindu sama teman-teman Indah, terutama sama Mawar apa kabar dia sekarang," ujar Indah.
"Apa Indah tidak tahu jika Mawar sudah berada di luar negri," batin Tuan Dimas.
"Kalau kamu sudah siap mau sekolah, besok kamu sudah bisa sekolah sayang," jawab Ayah Dimas.
"Terima kasih Ayah," ucap Indah lalu memeluk Ayahnya.
__ADS_1
"Rangga, besok kamu yang antar Indah ke sekolahnya," ucap Ayah Dimas.
"Siap Ayah," jawab Rangga.
"Ibu," panggil Indah.
"Iya sayang," jawab Ibu Lina.
"Indah mau mendengar jawaban Ibu tentang Yudha," ujar Indah.
Lina melihat kearah Dimas untuk meminta persetujuan, Dimas hanya menganggukkan kepala tanda iya.
"Baiklah akan Ibu ceritakan semuanya, apa kamu siap untuk menyelam ke masa lalu," ujar Ibu Lina.
"Iya Bu," jawab Indah.
Flash back.
Lima belas tahun lalu, Ayah dan Ibu pergi ke bandung untuk menghadiri pertemuan antara rekan bisnis, di sana banyak para rekan bisnis dari berbagai provinsi berkumpul, acara telah selesai Ayah dan Ibu pulang, saat perjalanan pulang kami berdua melihat box bayi yang sengaja di letakkan di tengah jalan, kami berdua memberhentikan mobil di depan box tersebut, Ayah dan Ibu turun melihat bayi tersebut.
Saat kami lihat, ternyata ada bayi laki-laki, tapi kami tidak tahu anak siapa itu, saat kami ingin mengambilnya terdapat surat yang berada di tangannya.
"Mas ada surat, coba kamu baca," ucap Lina.
"Baik," jawab Dimas.
"Apa kita akan merawatnya," ucap Lina.
"Iya sayang, karena kita telah menemukannya mau tidak mau kita harus merawatnya," ujar Dimas.
"Baiklah," jawab Lina.
Ayah dan Ibu membawa Yudha pulang kerumah dan kami merawatnya sampai besar.
Tibalah waktu kemarin, saat kamu menghilang, Yudha di bawa pulang oleh kedua orang tua kandungnya, Ayah dan Ibu kaget saat kedatangan mereka.
Lalu Ayah dan Ibu, memanggil Yudha untuk menjelaskan semuanya, ternyata Yudha adalah anak dari keluarga Marko, Keluarga Marko adalah keluarga yang sangat terkenal di bidang bisnis, namun belum bisa menyaingi kita.
Ayah dan Ibu juga menannyakan alasan kenapa saat itu Yudha, di buangkan di tengah jalan dan itu bahkan sangat buruk untuk seorang orang tua kepada anaknya.
"Tuan Marko," ujar Tuan Dimas.
"Ada apa gerangan kalian berkunjung ke mari," ucap Tuan Dimas.
"Kami ke sini ingin membawa anak putra kami pulang," jawab Tuan Marko.
__ADS_1
"Maaf maksud kalian apa?" tanya Tuan Dimas.
"Anak putra kalian, yaitu Yudha. Anak laki-laki yang kalian temukan di tengah jalan," ucap Tuan Marko.
"Maaf sebelumnya, bagaimana Tuan bisa tahu itu," celah Ibu Lina.
"Kalian membaca surat yang berada di tangan anak laki-laki tersebut," ujar Tuan Marko.
"Apa anda orang tua anak tersebut," ujar Tuan Dimas.
"Iya Tuan, saya adalah Ayah dari anak laki-laki tersebut," jawab Tuan Marko.
"Lalu, kenapa kau buang anak itu," ucap Lina.
"Saat itu, saya dan istri saya sedang di sekap oleh musuh bisnis kami, kami tidak tahu bagaimana untuk menyelamatkan anak laki-laki yang baru berumur beberapa bulan saat itu," ucap Tuan Marko.
"Apa Tuan Marko juga di undang untuk menghadiri acara pertemuan antar rekan bisnis," ujar Tuan Dimas.
"Iya Tuan, saya dan istri saya di undang pada acara itu, namun saat di pertengahan jalan ada mobil yang mengikuti kami, mobil kami di pecahkan kacanya, mau tidak mau saya menghentikan mobil tersebut, saya dan istri saya keluar dari dalam mobil, istri saya membawa anak laki-laki kami menuju jalan raya, ia meletakkan anak kami di tengah jalan dan membuat surat itu. Lalu kami di bawa ke suatu tempat, dan itu kami tidak tahu bagaimana keadaan anak kami, saat kami bisa melarikan diri dari sekapan tersebut. Kami berharap yang membawa anak kami adalah orang baik, lalu setelah beberapa tahun berikutnya kami mendengat kabar bahwa yang menemukan anak kami adalah keluarga Alexa, sungguh bahagia saat mendapat berita tersebut, makanya saya langsung mendatangi kalian untuk membawa anak saya," jelas Tuan Marko panjang, ia tidak mau terjadi ke salah pahaman antara mereka.
Nyonya Lina menangis, ia belum siap untuk pisah dengan Yudha, walau bagaimana pun Yudha anak yang sangat baik dan menurut kepada orang tua.
"Apa kalian tidak bisa memberi waktu untuk Yudha menginap di sini," ucap Nyonya Lina.
"Maaf, istri saya sudab lama menanti kehadiran anaknya, selama inu dia sakit karena terlalu memikirkan Anak kami yang saat itu entah dimana," ujar Tuan Marko.
Mau tidak mau Nyonya Lina memanggil Yudha, dan menjelaskan semuanya kepada Yudha, awalnya Yudha tidak percaya, namun setelah di jelaskan berulang kali barulah Yudha yakin dan saat itu juga Yudha menangis karena akan berpisah.
"Ibu maafin Yudha kalau banyak salah selama ini sama Ibu," ujar Yudha menangis di pelukan Ibu Lina.
"Kamu tidak ada salah sayang sama Ibu, Ibu sayang sama kamu," ucap Ibu Lina.
"Nanti kalau Yudha mau main ke sini boleh ya Bu," ujar Yudha.
"Iya sayang boleh kok," jawab Ibu Lina.
"Bilang sama Kak Indah kalau Yudha rindu sekali sama dia," ujar Yudha menangis.
Sungguh saat ini Yudha sangat rindu akan sosok Kakaknya yaitu Indah, Yudha sakit saat mendegar kabar bahwa Kak Indah menghilang.
Oke guys sampai di sini dulu😍,
jangan lupa like dan vote ya
serta ikuti akun aku.
__ADS_1
Tolong jangan jadi pembaca aja, bantu like dan vote dari kalian ya😊.
SalamManis♡.