Menikah Muda Karena Terpaksa

Menikah Muda Karena Terpaksa
Bab 68


__ADS_3

Cika larut dalam alunan lagu yang di putar ia begitu kagum akan sosok Rama yang begitu sayang terhadap wanitanya, beruntung sekali wanita yang bisa mendapatkan cinta Rama.


Rangga menoleh ke arah Cika.


"Kamu kenapa sayang?" tanya Rangga.


"Aku gak papa kok, cuma seneng aja dengar lagu yang tadi," ujar Cika.


"Kamu suka sama lagunya?" tanya Rangga.


"Suka, soalnya menurut aku lagunya menggambarkan tentang seorang wanita yang dengan susah payah memecahkan bongkahan es demi mencairkan es tersebut.


dengan susah payah dia berusaha untuk memecahkannya lama-lama ia pecah dan mencair, mungkin itulah pendapat aku tentang wanita yang di sebut sama Rama, ia berjuang untuk mendapatkan cinta Rama walau berat rintangannya tapi masih dia lalui untuk memberi bukti bahwa yang sejati itu ada," ujar Cika.


Rangga menyimak semua yang Cika katakan ia begitu terharu saat melihat Cika yang begitu meresapi isi lagunya.


"Cika tunggu kamu akan mendapatkan kebahagiaan yang akan aku ciptakan, ternyata bahagia mu itu sangat sederhana benruntung sekali jika aku bisa mendapatkan cinta kamu," batin Rangga.


"Iya kamu benar sayang," jawab Rangga.


Cika hanya tersenyum menanggapi perkataan Rangga.


Telah lama di perjalanan mereka telah sampai di mall, Rangga membawa mobil menuju parkiran.


Setelah memarkirkan mobil Rangga dan Cika turun, tapi sebelum itu seperti biasa Rangga membukakan pintu untuk Cika.


Setelah keluar Rangga dan Cika berjalan bersama memasuki mall di sana ramai sekali di kunjungi para anak-anak, remaja orang tua pun ada, Rangga memeluk pinggang Cika posesif ia tidak ingin Cika jauh-jauh darinya.


Banyak pasang mata melihat kedekatan Cika dan Rangga mereka juga berkomentar tentang Rangga yang sangat posesif kepada Cika.


"Apa mereka pasangan suami istri,".


"Segitu posesifnya ya sampai di peluk peluk,".


"Gak malu apa di liatin orang,".


"Pasangan yang serasi,".


Begitulah komentar para pengunjung, Rangga dan Cika tidak ambil pusing mereka hanya berjalan ke arah tujuan mereka, toh yang mereka tahu hanya luar saja belum dalam dalamnya.


Rangga dan Cika menuju tempat pakaian di sana telah ada beberapa pakaian yang sangat bagus kualitasnya dan yang pasti di toko tersebut banyak sekali pengunjungnya.


selain kualitas bahannya bagus.


Selain terpercaya akan produk-produk dan pakaian yang mereka jual dan pastinya harganya juga sebanding dengan pakainnya.


Rangga dan Cika memasuki toko tersebut dan di depan mereka telah di sambut oleh karyawan yang bertugas.


"Selamat sore Tuan dan Nona silahkan masuk, semoga mendapatkan apa yang kalian inginkan," sapa karyawan.

__ADS_1


Cika hanya tersenyum, sedangkan Rangga ia sama sekali tidak menanggapi ucapan karyawan tersebut baginya hanya Cika lah yang boleh.


"Kamu mau ikut aku pilih apa mau duduk di sana aja?" tanya Cika.


"Aku mau ikut kamu milih-milih baju biar nanti kalo aku mau beliin kamu baju udah tau ukurannya," ujar Rangga.


"Yaudah ayo," ajak Cika.


Rangga mengikuti Cika dari belakang, secara diam-diam Rangga memotret Cika ia mengeluarkan ponsel kameranya dan di setiap gaya yang menurut Rangga sangat lucu ia akan memotretnya.


Cika Asik memilih pakaian, sepatu, celana dan yang lainnya ia tidak menyadari jika Rangga telah banyak mengambil poto dia.


"Rangga," panggil Cika.


"Iya kenapa," jawab Rangga.


"Kita beli baju couple yuk." ajak Cika.


"Ayo bagus juga ide kamu," jawab Rangga.


Cika senang karena Rangga orangnya tidak malu, dan dia juga oke-oke aja jika di ajak untuk hal yang menurutnya mungkin konyol bagi seorang lelaki yang mau menemani perempuan berbelanja apa lagi sampai mau ikut memilih pakaian itu adalah hal yang langka untuk sekarang.


Rangga dan Cika menuju tempat di mana di sana terdapat banyak koleksi pakaian couple, mulai dari pakaian yang sangat lucu bahkan sampai pakaian yang sangat mini di sana sudah tersedia.


Cika mengambil pakaian yang bertulisan Istri dan Rangga di kasihkan Pakaian yang bertulisan suami.


"Coba kamu pakai yang ini dan aku juga nanti pakai yang ini," ujar Cika.


Rangga dan Cika sama sama menuju ruang ganti pakaian dan tidak selang beberapa menit, Rangga dan Cika telah memakai setelan couple yang di pilih oleh Cika.


"Gimana bagus gak?" tanya Cika


"Iya bagus kamu pakai gitu, pas juga di badan kamu," puji Rangga.


"Aku gimana, ada yang kurang gak?" tanya Rangga kepada Cika.


"Nggak ada kok kamu ganteng dan terlihat sangat tampan, aku suka," ujar Cika memuji Rangga.


"Yaudah gak usah di lepas lagi kita langsung pakai aja," ujar Rangga.


"Iya udah, oh ya kan kita udah beli baju couple sekarang tinggal cari baju yang aku mau, soalnya dari tadi gak ketemu, " ujar Cika.


"Yaudah ayo sayang!" ajak Rangga memeluk pinggang Cika.


"Sayang ramai banget loh di sini, nanti aja kalo udah keluar dari toko, kamu peluk aku kayak tadi," ujar Cika.


"Ya gak papa sayang biarin aja orang," Jawab Rangga.


"Kalau kamu gini terus aku gak bisa pilih bajunya sayang," ujar Cika.

__ADS_1


"Hmm iya deh," jawab Rangga melepaskan pelukannya.


Cika tengah memilih pakaian yang ia inginkan, Rangga juga begitu ia membantu Cika memilih pakaian yang Cuka inginkan, dan ia juga diam-diam bisa memotret Cika.


Setelah lama memilih-milih Cika dan Rangga telah menemukan pakaian yang pas dan apa yang Cika lihat di Online shope ternyata lebih bagus pakaiannya.


Cika dan Rangga berjalan menuju kasir untuk membayar semua biaya untuk membayar semua yang mereka beli.


Cika meletakkan semua belanjaan di atas meja kasir.


"Ini Mbak," ujar Cika.


"Baiklah tunggu sebenttar ya," ujar Mbak kasir.


Cika dan Rangga menuju di Sofa yang telah di sediakan di sana untuk menunggu semua belanjaan yang mereka beli.


setelah 10 menit menunggu semua barang belanjaan Cika telah di kemas dan pakaian yang awal mereka pakai saat mau ke mall juga sudah di bungkus dengan rapi.


"Ini Mabk semua telah siap dan semua totalnya Rp. 900.000.000, 00." ujar Mbak kasir.


Rangga mengeluarkan gold Cardnya.


"Ini," ujar Rangga. Memberikan kartunya


Mbak kasir mengambil kartu tersebut dan menggesekkanya di tempat penggesek kartu.


"Sialahkan Tuan masukkan pin anda," ujar Mbak kasir.


Rangga memasukka pin nya.


"Sudah," ujar Rangga.


Setelah beberapa detik menunggu transaksi telah selesai.


"Ini tuan kartunya," ujar Mbak kasir memberikan kartu kepada Rangga


"Terima kasih selamat berbelanja kembali," ujar Mabak kasir dengan ramah


Cika dan Rangga keluar dari toko tersebut dan tidak terasa waktu sudah malam mereka menuju restoran yang ada di dalam mall.


Oke guys sampai di sini dulu😍


jangan lupa like dan vote ya


serta ikuti akun aku.


Tolong jangan jadi pembaca aja, bantu


like dan vote dari kalian ya😊.

__ADS_1


Untuk episode ini sampai ke berapa nanti nama Indah sementara di ganti jadi Cika Felisa ya teman-teman.


SalamManis♡.


__ADS_2