Menikah Muda Karena Terpaksa

Menikah Muda Karena Terpaksa
Bab 67


__ADS_3

"Hehe Kamu tahu aja aku mau tanya apa malah udah di jawab duluan," jawab Rangga cengengesan.


"Iyalah aku tahu, yang paling sering kamu tanya saat aku ada di mobil adalah sabuk pengaman kamu udah di pasang apa belum," ujar Cika menirukan suara Rangga.


"Ulu uluh makin gemes deh," ujar Rangga.


"Yaudah Ayo kita berangkat sekarang nanti kemalaman nanti kita pulangnya," Ujar Cika.


"Sebentar sayang masih ada satu yang belum," ujar Rangga.


"Ha Apa yang belum?" tanya Cika yang bingung ia tidak mengetahui apa yang belum se tahu dia semuanya sudah.


"Ini yang belum," Rangga menunjuk pipinya kepada Cika.


"Ih tadi kan udah sayang," jawab Cika.


"Tadi sama sekarang beda sayang," jawab Rangga.


Cika tidak mau memperpanjang perdebatannya ia menuruti apa yang Rangga suruh.


Cup Cika mencium pipi Rangga.


"Udah," ujar Cika.


"Sebelahnya juga sayang dia bilang gak adil masa cuma sebelah aja yang di cium," ujar Rangga.


"Ihh kamu ini namanya cari kesempatan dalam kesempitan," ujar Cika kesal.


"Sama istri sendiri juga gak papa sayang, malahan dapat pahala juga kamu mau nuruti apa kata suami," ujar Rangga.


"Hmm iya, mana sini sebelahnya biar aku cium supaya gak cemburu," ujar Cika.


Rangga mendekatkan pipi sebelahnya dan cup Cika menciumnya.


"Udah ya sayang kalo kamu banyak mintanya nanti, kita gak jalan-jalan dari tadi, kan tujuan kita mau ke mall kamu juga udah janji mau beliin apa yang aku mau tadi jadi jangan banyak mintanya dulu sayang nanti kalo udah selesai belanja dan apa lah yang lainnya baru kamu minta sesuatu sama aku," ujar Cika panjang lebar dia tidak tahan dengan sifat mesum yang di miliki Rangga .


Rangga senang karena Cika telah menciumnya dan menuruti permintaannya yang bisa di bilang bisa saja jika Rangga yang mau mencium Cika dan begitu juga sebaliknya.


Rangga tercengang mendengar kata demi kata yang di lontarkan Cika ia tidak menyangka jika Cika bisa bicara sepanjang lebar itu di saat dia kesal, tapi melihat Cika kesal Rangga malah senang karena wajah Cika menurutnya sangat lucu dan menggemaskan.


"Iya sayang gak minta lagi deh sama kamu, nanti aja ya di kamar baru aku minta banyak sama kamu," ujar Rangga tersenyum.


"Hmm yaudah ayo jalan masa gak jalan jalan dari tadi, udah lama nih kita di dalam mobil," ujar Cika.


"Iya sayang," jawab Rangga.


Rangga melajukan mobilnya keluar dari perkarangan rumah Luis, ia membawa mobil memebelah jalan kota yang sangat ramai para kendaraan, kalian tau ya di jakarta tidak ada namanya kata tidak macet, pasti di setiap jalan banyak kendaraan yang memenuhinya.


Rangga membawa mobil dengan kecepatan sedang ia ingin menikmati berdua dengan istrinya yang baru bahkan tidak ia kenal sama sekali asal usulnya. Bahkan ia begitu tempramen terhadap wanita yang mendekatinya ia akan besikap cuek dan tidak peduli bahkan ia akan mencaci maki wanita tersebut, tapi lain halnya setelah mengenal Cika dan bertemu Cika ia begitu bahagia rasanya semua masa lalu yang pernah ia alami hilang begitu saja.


Di dalam mobil hanya ada alunan musik yang memenuhi isi mobil Cika hanya diam dan memandang keluar jendela.


Rangga hanya fokus menyetir ia sesekali melirik Cika.


Di dalam mobil terdengar suara penyiar radio.


"Selamat Sore Semua, selamat beraktifitas ya kita akan melakukan telepon untuk para pendengar setia radio AM Dika, baiklah untuk penelpon pertama," ujar penyiar radio.


"Hallo," ujar penyiar radio.


"Iya haloo," jawab penelepon.


"Selamat sore, dengan siapa dimana?" tanya penyiar radio kepada penelepon.


"Rama di rumah aja," ujar penelepon .

__ADS_1


"Haha bisa aja si Rama, ia mau request lagu apa Mas Rama?" tanya penyiar radio.


"Aku mau request lagu virgoun - bukti," ujar mas Rama.


"Oh baiklah, apa mau kirim-kirim salam?" tanya penyiar radio.


"Iya, aku mau kirim salam kepada wanita yang saat ini aku perjuangkan jangan bosan ya sama aku," ujar Rama.


"Hmm Romantis banget sih, sepertinya spesial sekali wanita ini," ujar penyiar radio.


"Iya dia sangat spesial," jawab Rama.


"Apa ada yang mau di sampaikan lagi mas Rama?" tanya penyiar radio.


"Tidak ada sudah cukup selamat sore," ujar Rama menutup teleponnya.


"Iya selamat sore mas Rama di rumah aja," ujar penyiar radio.


"Baiklah semuanya sudah dulu acara telpon-telponnya nanti kita lanjut lagi sekarang kita mendengarkan lagu virgoun - bukti, selamat sore semoga hari kalian menyenangkan dan jangan lupa bahagia," ujar penyiar radio.


Song.


Virgoun- Bukti.


*Memenangkan hatiku bukanlah sati hal yang mudah


Kau berhasil membuat ku tak bisa hidup tanpamu


Menjaga cinta itu bukanlah satu hal yang mudah


Namun sedetik pun tak pernh kau berpaling dariku


Berutungnya aku


Di miliki kamu


Kamu adalah bukti


Dari cantiknya paras dan hati


Kau jadi harmoni saat ku bernyanyi


Tentang terang dan gelapnya hidup ini


Kau lah bentuk terindah


Dari baiknya tuhan pada ku


Waktu kan mengusaikan cantik mu


Kau wanita terhebat bagi ku


Tolong kamu cam kan itu


Meruntuhkan egoku bukanlah satu hal yang mudah


Dengan kasih lembut kau pecahkan kerasnya hati ku


Beruntungnya aku


Di miliki kamu


Kamu adalah bukti


Dari cantiknya paras dan hati

__ADS_1


Kau jadi harmoni saat ku bernyanyi


Tentang terang dan gelapnya hidup ini


Kau lah bentuk terindah


Dari baiknya tuhan pada ku


Waktu kan mwngusaikan cantikmu


Kau wanita terhebat bagiku


Tolong kamu cam kan itu


Huu... uuuu... uuu..


Huuu...uuu...uuu


Kamu adalah bukti


Dari cantiknya paras dan hati


Kau jadi harmoni saat ku bernyanyi iiii.....


Tentang terang dan gelapnya hidup ini


Kaulah bentuk terindah


Dari baiknya tuhan pada ku


Waktu kan mengusaikan cantik mu


Kau wanita terhebat bagiku


Tolong kamu cam kan itu*


Selesai.


Cika larut dalam alunan lagu yang di putar ia begitu kagum akan sosok Rama yang begitu sayang terhadap wanitanya, beruntung sekali wanita yang bisa mendapatkan cinta Rama.


Rangga menoleh ke arah Cika.


"Kamu kenapa sayang?" tanya Rangga.


"Aku gak papa kok, cuma seneng aja dengar lagu yang tadi," ujar Cika.


"Kamu suka sama lagunya?" tanya Rangga.


"Suka, soalnya menurut aku lagunya menggambarkan tentang seorang wanita yang dengan susah payah memecahkan bongkahan es demi mencairkan es tersebut.


dengan susah payah dia berusaha untuk memecahkannya lama-lama ia pecah dan mencair, mungkin itulah pendapat aku tentang wanita yang di sebut sama Rama, ia berjuang untuk mendapatkan cinta Rama walau berat rintangannya tapi masih dia lalui untuk memberi bukti bahwa yang sejati itu ada," ujar Cika.


Rangga menyimak semua yang Cika katakan ia begitu terharu saat melihat Cika yang begitu meresapi isi lagunya.


"Cika tunggu kamu akan mendapatkan kebahagiaan yang akan aku ciptakan, ternyata bahagia mu itu sangat sederhana benruntung sekali jika aku bisa mendapatkan cinta kamu," batin Rangga.


Oke guys sampai di sini dulu😍


jangan lupa like dan vote ya


serta ikuti akun aku.


Tolong jangan jadi pembaca aja, bantu


like dan vote dari kalian ya😊.

__ADS_1


Untuk episode ini sampai ke berapa nanti nama Indah sementara di ganti jadi Cika Felisa ya teman-teman.


SalamManis♡.


__ADS_2