
"Ini Mbak semua telah siap dan semua totalnya Rp. 900.000.000, 00." ujar Mbak kasir.
Rangga mengeluarkan gold Cardnya.
"Ini," ujar Rangga. Memberikan kartunya
Mbak kasir mengambil kartu tersebut dan menggesekkanya di tempat penggesek kartu.
"Sialahkan Tuan masukkan pin anda," ujar Mbak kasir.
Rangga memasukka pin nya.
"Sudah," ujar Rangga.
Setelah beberapa detik menunggu transaksi telah selesai.
"Ini tuan kartunya," ujar Mbak kasir memberikan kartu kepada Rangga
"Terima kasih selamat berbelanja kembali," ujar Mabak kasir dengan ramah
Cika dan Rangga keluar dari toko tersebut dan tidak terasa waktu sudah malam mereka menuju restoran yang ada di dalam mall.
Sesampai di dalam restoran Cika dan Rangga memilih tempat duduk nomor 15.
Cika dan Rangga memesan makanan dan mereka menikmati makan malam bersama.
Setelah makan malam Cika dan Rangga beranjak pulang karena waktu telah menunjukkan pukul 22:00 WIB.
Mereka berjalan menuju parkiran dan sesampainya di sana, Cika dan Rangga memasukkan barang belanjaan di jok belakang.
Rangga telah melajukan mobilnya keluar dari parkiran dan menuju jalan pulang ke rumah, sepanjang perjalanan Cika tidak bisa menahan kantuknya ia tertidur.
Rangga menoleh ke arah samping di mana Cika tengah tidur, ia tersenyum melihat Cika saat tidur, menurutnya wajah Cika sangat imut dan menggemaskan di saat ia tertidur.
Rangga mengusap kepala Cika dengan tangan sebelahnya.
"Selamat tidur my wife mimpi indah ya," ujar Rangga.
Rangga menyetir mobil dengan kecepatan yang sedang, ia tidak mau membangunkan Cika saat menggunakan kecepatan yang tinggi.
Setelah lama menempuh perjalanan Rangga dan Cika telah sampai di rumah, mama dan papanya juga telah ada di rumah.
Rangga berjalan menuju pintu mobil belakang untuk membawa barang belanjaannya menuju dalam rumah, ia meminta pelayan untuk membawa ke dalam kamarnya.
"Pelayan," panggil Rangga kepada pelayan.
"Iya Tuan" jawab pelayan.
__ADS_1
"Bawa barang belanjaan ini ke kamar saya!" perintah Rangga.
"Baik Tuan," jawab pelayan
Setelah memberikan barang belanjaan tadi, Rangga menuju mobil yang ia parkirkan di bagasi.
"Rangga kemana Cika, Mama gak lihat dia hari ini, terus kamu dari mana bawa barang belanjaan banyak banget," ujar mama Vania yang melintas dari tangga.
Langkah Rangga terhenti dan ia menoleh ke arah sumber suara ternyata mama nya.
"Nanti ya Ma aku jawab aku mau ke mobil dulu sebentar," ujar Rangga.
Rangga langsung menuju ke bagasi ia menggendong Cika, sedari tadi Cika tidak bisa di bangunkan kalo udah tidur.
"Kebo juga kamu sayang," ujar Rangga tersenyum sambil menggendong Cika.
Rangga menggendong Cika menuju kamar,
di sana Rangga di stopkan oleh mama Vania.
"Rangga Cika kenapa?" tanya mama Vania khawatir.
"Cika lagi tidur Ma, yaudah aku ke atas dulu ya mau narok Cika nanti aku jelasin semuanya sama Mama," ujar Rangga.
"Hmm Iya Mama tunggu di bawah ya," ujar mama vania.
"Kamu cantik saat tidur aku suka," ujar Rangga.
Rangga berjalan ke bawah ia mau menemui mamanya.
Sesampainya di sana mama Vania telah duduk di sofa tamu, ia sengaja menunggu Rangga.
"Ma," panggil Rangga.
"Nah ini dia orangnya, sini duduk." ajak mama Vania
Rangga mendekati mamanya dan langsung duduk di sofa sebelah mama Vania.
"Ayo jawab pertanyaan Mama tadi," ujar mama Vania.
"Jadi Ma, kami berdua dari mall Ma dan setelah dari mall kami makan di restoran," ujar Rangga.
"Lalu Cika Ketiduran?" tanya mama Vania.
"Iya Ma soalnya hari ini kami sangat senang," ujar Rangga.
"Senang kenapa?" tanya mama Vania.
__ADS_1
"Iya karena membuat Cika bahagia sangat sederhana, hanya karena aku mengikuti semua kemauannya dan aku membantu dia saat memilih pakaian ia tampak begitu senang," ujar Rangga.
"Kamu yakin membantu Cika mencari pakaian untuknya?" tanya mama Vania tidak percaya.
"Iya Ma, nih lihat baju yang aku pakai ini, aku sama Cika yang milihnya dan di saat aku mau mencoba baju ini ia sangat senang senyum bahagia tampak di wajahnya Ma," ujar Rangga tersenyum senang.
"Kamu hebat sayang, Mama bangga sama kamu sekarang jarang dan langka banget cowok yang mau nemenin perempuannya untuk belanja, bahkan mau membantu memilih pakaian, kebanyakan dari mereka malu dan gengsi," ujar mama Vania kepada Rangga.
"Hmm Iya Ma, aku senang bisa membuat dia bahagia, tadi saja aku ada mengambil beberapa poto Cika dan itu sangat lucu sekali," ujar Rangga.
"Coba mana mama lihat," ujar Mama Vania.
Rangga mengeluarkan ponselnya dari sakunya dan langsung membuka aplikasi galeri di sana telah banyak poto Cika yang ia ambil.
"Nih coba Mama lihat lucu kan Ma!" seru Rangga.
"Iya dia sangat lucu dan menggemaskan," ujar mama Vania.
"Hmm udah dulu ya Ma, Rangga mau bersih-bersih lengket banget soalnya badan Rangga, selamat malam Mama" ujar Rangga.
"Iya sayang. Yaudah sana kamu ke atas, selamat malam juga," ujar mama Vania.
Rangga berjalan menuju Kamarnya yang berada di atas, sesampainya di sana ia langsung masuk dan menuju kamar mandi, Rangga mandi.
10 menit kemudian Rangga telah selesai mandi, ia telah menggunakan piama untuk tidur, tapi sebelum itu ia melihat email yang masuk ke dalam Hp nya di sana ada beberapa email masuk dari para klien dan ada email dari papanya.
"Kenapa papa mengirim email ke aku, apa ada hal yang penting supaya orang lain tidak tahu," batin Rangga berpikir.
Rangga membuka isi email yang di kirim oleh papanya dan ia melihat ada beberapa tanda dan sebuah poto serta ada pesan yang tertulis.
"Rangga kalian harus hati-hati karena orang suruhan dari keluarga Alexa telah menyebar, dan mereka memiliki mata-mata yang sangat handal, lain kali jika kamu mau mengajak Cika keluar gunakanlah masker, untung saja kalian tidak di curigai oleh mata-mata dari keluarga Alexa, papa ada kirim poto itu adalah poto mata-mata dari keluarga Alexa dan itu ada tanda kepemilikan mereka, jadi jika kamu dan Cika lagi ada di luar lihatlah sekitar dan kamu harus peka kepada keadaan lihat tanda di semua orang, pastikan jika itu bukan mata-mata dari keluarga Alexa,".
Itualh isi pesan dari papa Dika, Rangga tidak menyadari jika papanya sangat memperhatikan ia dan Cika. "Sebegitu sayangnya sampai-sampai papa tahu semua kegiatan aku sama Cika, " Batin Rangga kagum akan sosok Papanya yang bisa meluangkan waktu untuk melindunginya walau dalam keadaan yang mendesak.
Oke guys sampai di sini dulu😍
jangan lupa like dan vote ya
serta ikuti akun aku.
Tolong jangan jadi pembaca aja, bantu
like dan vote dari kalian ya😊.
Untuk episode ini sampai ke berapa nanti nama Indah sementara di ganti jadi Cika Felisa ya teman-teman.
SalamManis♡.
__ADS_1