
"Iya jeng pasti itu," kata Tante Via senang.
"Mendengar Ibunya mengatakan itu hati Indah semakin sakit, bagai luka tidak berdarah, bagaimana tidak Ibunya sudah siapkah jika ia pergi meninggalkan rumahnya," batin Indah.
Setelah perbincangan singkat, tadi tibalah pengumuman hasil akhir semester ini.
"Assalamualaikum wr.wb. Selamat pagi anak-anak.
Baiklah kalian silahkan menuju aula yang telah di sediakan, pembagian raport akan segera kita laksanakan. Dan untuk para orang tua, silahkan menempati kursi yang telah di siapkan
Terima kasih,
Waalamualaikum wr.wb".
Semua siswa dan para orang tua, berjalan menuju aula. mereka duduk di kursi yang telah di bagi menjadi dua tempat, yaitu bagian kanan para siswa dan bagian kiri para orang tua.
Setelah semuanya memasuki aula, saatnya pengumuman di laksanakan.
"Assalamualaikum wr.wb"
Selamat pagi semuanya, salam sejahtera bagi kita semua, baiklah di sini saya akan menyampaikan nama-nama yang berhasil menjadi juara kelas dan menjadi juara umum pada tahun ini,
Utuk kelas 10, juara pertama kelas 10 TKRO di raih Oleh (bla bla bla bla bla bla bla bla)
Dan terakhir Untuk kelas 10 otomatisasi dan tata kelola perkantoran.
Juara pertama di raih oleh.
INDAH PUTRI ALEXA dengan nilai Rata-rata 97, 00
Juara ke dua di raih oleh
(Bla bla bla bla bla bla).
Dan sampailah seterusnya.
Baiklah saya akan mengumumkan nama yang berhasil menduduki juara umum
Yaitu di raih oleh anak kelas 11 TKRO atas nama
VELITO KENZ dengan nilai mencapai 99, 00
Wow sangat cerdas bukan
Untuk nama yang di panggil silahkan menuju panggung sekarang juga.
Semua orang bertepuk tangan, terutama kedua keluarga besar yaitu keluarga Alexa dan keluarga Kenz mereka bangga dengan pencapaian yang telah anak mereka dapatkan.
Veli berjalan menuju panggung dan telah menempatkan diri.
Kepala sekolah memberikannya sebuah uang tunai, piagam, dan alat tulis beserta seragam yang lengkap.
"Selamat ya Nak kamu berhak mendapatkannya," kata kepala sekolah yang baru di bernama pak Miswadi.
"Iya Pak, terima kasih?" jawab Kak Veli menunjukkan senyum tipis.
"Untuk saudara Veli, apakah ada saran atau cara bagaimana bisa mendapatkan pencapaian yang begitu memuaskan, dan bisa menjadi motivasi adik-adiknya nanti.
__ADS_1
Oke terima kasih" jawab kak veli
"Selamat pagi semuanya," sapa Kak Veli.
"Pagi," jawab Audiens.
"Baiklah saya di sini berterima kasih, kepada Tuhan yang maha Esa karena-Nya saya bisa berdiri di atas panggung ini, saya juga berterima kasih, kepada kedua orang tua, saya karena telah membesarkan saya, saya juga berterima kasih kepada para guru yang telah sabar membimbing saya sehingga bisa menjadi juara umum kembali, dan saya juga berterima kasih kepada orang yang sangat spesial bagi saya, dialah yang telah memberi masukan dan tantangan supaya saya lebih bersemangat lagi untuk belajar Terima kasih.
Untuk bisa mencapai apa yang saya dapat kalian hanya perlu belajar dan terus belajar, jangan lupa di selingi dengan doa serta dengan keyakinan yang kuat
Untuk caranya pastinya setiap orang mempunyai cara masing masing untuk belajar, untuk itu kalian hanya harus meningkatkan lagi cara belajar dan daya tangkap dalam memahami suatu materi yang di sampaikan, Terima kasih
Selamat pagi,".
Itulah yang telah di sampaikan oleh Kak Veli.
"Baiklah acara kita telah selesai dan selamat berlibur untuk semuanya," kata Pengacara.
Semua Siswa dan para Guru keluar dari aula dan menuju kendaraannya mereka masing masing untuk merayakan hasil nilai yang telah anak mereka capai.
"Papa bangga samu kamu veli," kata Papa Veli.
"Iya Pa, terima kasih," jawab Veli.
"Om juga bangga sama kamu, nggak salah Om jadiin kamu menantu untuk suami Indah," ujar Om Dimas.
"Iya Om, terima kasih," kata Veli senang.
"Sekarang kita mau pergi ke restorant yang mana nih, buat ngerayain hasil yang memuasskan yang telah di capai oleh anak anak kita," ajak Tuan Dimas.
"Kita liburan aja nantinya ke vila, saya yang ada di puncak, gimana?" ajak Papa Veli.
"Om boleh nggak Indah ajak temen Indah" pinta Indah.
"Boleh dong," kata Tante Via.
"Hmm iya terima kasih Tante, nanti Indah kabari lagi" kata Indah.
"Iya sayang," balas Tante Via.
Kedua keluarga besar tersebut menuju restoran untuk sementara, merayakan kesuksesan anak mereka, mereka memesan sebuah tempat VVIP Yang biasa di gunakan keluarga dari kalangan bisnis yang menyewanya.
Sesampainya di sana, sudah terdapat makanan yang telah di pesan terlebih dahulu.
"Mari Tuan masuk," ajak Pelayan.
Keluarga Indah dan keluarga Kak Veli, berjalan mengikuti pelayan menuju tempat yang telah di sediakan dan telah di sewa oleh mereka.
"Mari silahkan duduk, pesanannya sudah kami antarkan, jika ada perlu bisa panggil kami lewat bel berada di dekat Tuan," ujar pelayan ramah.
"Baiklah terima kasih," kata Nyonya Lina.
"Jika begitu kami permisi, selamat menikmati," pamit pelayan.
Indah dan Kak Veli, beserta kedua orang tua mereka menyantap makanan. Yang telah di sediakan. Seperti biasa aturan jika sedang makan tidak ada yang berbicara.
Setelah makan, mereka berbincang masalah pernikahan anak mereka.
__ADS_1
"Gimana kalau minggu depan mereka menikah," usul Nyonya Via.
"Hmm bagus itu ma," kata Suaminya.
"Gimana Tuan Dimas?" tanya Jeng Via.
"Boleh juga, lebih cepat lebih baik," kata Tuan Dimas.
"Gimana sama kalian udah siap?" tanya Lina.
"Aku ikut aja Bu," jawab Indah lesu.
"Kamu nak Veli," tanya tante Lina.
"Aku juga sama ikut aja," jawab Veli.
"Baiklah pernikahan akan di selenggarakan minggu depan, dan yang hadir hanya dari kerabat dan saudara. Dekat saja nanti jika sudah waktunya, barulah kita mengadakan pesta meriah untuk mereka berdua," ujar Nyonya Via semangat.
"Nanti Kalian Fitting bajunya di butiq langganan Tante aja ya, di sana bagus bagus semua pakaian pengantinnya," ujar Nyonya Via.
"Iya Ma," jawab Kak Veli.
"Iya Tante," jawab Indah.
"Oh iya nanti kita, kan mau liburan ke puncak, kapan ya hari yang tepat," tanya Nyonya Lina.
"Nanti ya aku liat jadwal metting penting dulu," kata Dimas kepada istrinya.
"Iya saya juga begitu, jika tidak bersamaan dengan metting penting segera kita akan berangkat kesana," kata Tuan Marquez.
"Hmm, baiklah jika begitu, semoga aja metting pentingnya gak ada," doa Nyonya Lina.
"Amin"
"Amin"
"Amin"
Setelah selesai mereka semua pulang kerumahnya masing masing.
"Jeng kami pulang dulu ya," pamit Jeng Via.
"Iya hati-hati di jalan ya Jeng," kata Jeng Lina.
"Iya, kalian juga hati hati ya," kata Jeng Via.
"Iya kalau begitu, kita pamit pulang dulu Assakamualaikum wr.wb," pamit keluarga Alexa.
"Iya, Waalaikumusalam wr.wb." jawab keluarga Kenz.
Oke guys sampai di sini dulu😍
jangan lupa like dan vote ya
serta ikuti akun aku.
Tolong jangan jadi pembaca aja, bantu
__ADS_1
like dan vote dari kalian ya😊.
SalamManis♡.