
Setelah lama menunggu Lina mandi, Lina keluar dari kamar mandi dengan menggunakan kimono.
Kaki putih jenjangngnya terlihat jelas di mata dan.
Glekk ...,
Dimas menelan ludahnya dan tanpa aba aba lagi dimas langsung menggendong lina ke atas kasur dan(Sensor).
Maaf ya soalnya lagi ikut kontes jadi gak bisa ada adegan yang dewasa.
Pagi Hari cerah, burung berkicau dengan suara yang merdu, Lina baru saja terbangun dari tidurnya.
"Hoam,"
Dia menolah ke arah suaminya yang masih terlelap tidur, semalam dia telah menggunakan tenaganya untuk mengimbangi suaminya😁.
"Terima kasih Tuhan engkau telah memberikan suami yang sangat mencintai saya," ucap Lina pelan, takut nanti Dimas bangun.
Lina menyusuri setiap inci wajah suaminya, dan dia juga mengelus pipi dimas
Dan Cupp,
Lina mencium bibir Dimas, tanpa Lina sadari sang empunya telah bangun.
Ketika Lina mau beranjak dari tempat tidur, aww sakit, rintih Lina merasakan sakit pada bagian sensitifnya.
Sontak saja Dimas bangun dan membantu lina untuk ke kamar mandi.
"Eh kamu kenapa sayangm" tanya Dimas.
"Ha kamu udah bangun sayang?" tanya Lina.
"Hehe, iya aku udah dari tadi bangunnya," jawab Dimas cengengesan.
"Berarti kamu tau dong aku cium kamu tadi," tanya Lina malu-malu
"Taulah, kamu sih gak mau bilang kalo mau cium aku, coba bilang pasti aku balas sayang," jawab Dimas cengengesan😁.
"Ihh Udah ah aku malu sayang," jawab Lina, sambil menutup mukanya yang memerah bak udang rebus.
"Malu kenapa hmm," jawab Dimas masih menggoda Lina.
"Iya, aku malu ketahuan cium kamu," jawab Lina.
"Kenapa harus malu coba, semalam aja aku udah liat semua dan kamu juga udah liat," jawab Dimas terus menggoda.
"Sayang udah ihh," jawab Lina sambil menutup mukanya.
"Hehhe, Iya sayang," jawab Dimas sambil mengelus rambut Lina.
"Kamu mau ke kamar mandi?" tanya Dimas.
"Iya, tapi sakit banget mau jalan," jawab Lina sendu.
"Udah sini aku bantu,"jawab Dimas.
"Caranya?" tanya Lina.
Tanpa aba aba lagi Dimas langsung menggendong lina, sambil membawa selimut dan dia sendiri hanya menggunakan Boxer.
Setelah sampai di kamar mandi, Dimas dan Lina mandi bersama.
__ADS_1
Kalian tau pastilah pengantin baru masih hangat hangatnya.
Di dalam kamar mandi yang hanya memerlukan waktu 15 menit mandi, dan kini memakan waktu hampir satu jam, mandi ala ala Dimas Aditya Putra.
"Sayang," kata Dimas manja.
"Iya kenapa hmm," jawab Lina.
"Main lagi yuk," kata Dimas.
"Sayang, semalam kan udah," jawab Lina sendu.
"Sekali lagi aja ya," kata Dimas merayu.
"Iya udah sekali tapi ya," jawab Lina.
Tanpa menunggu persetujuan dari siempunya Dimas telah melakukan kegiatanya dan ( Sensor ya man teman).
Yang dibilang hanya satu kali itu maksudnya sepuluh kali, Lina sampai kewalahan mengimbanginya.
Setelah mandi ala-ala Dimas, mereka berdua melewatkan sarapan pagi dan mereka baru turun kebawah jam sepuluh siang.
"Ekhem Ekhem pangantin baru dah bangun rupanya," goda Mamanya Lina.
"Mama, apaan sih," jawab Lina malu-malu.
"Gimana Nak Dimas semalam?" tanya Mama kepada Dimas.
"Aman terkendali Ma," jawab Dimas cengengesan.
"Baguslah cepet-cepet ya jangan lama-lama mainyan biar cepat dapat Mama cucu," kata Mama Lina.
Mereka berdua pergi ke danau, nama danau tersebut adalah danau cinta dimana setiap orang yang kesana. Membawa pasangan mereka, itu artinya cinta mereka akan abadi dan langgeng.
Setibanya disana, Lina dan Dimas turun mereka duduk di bangku yang telah disiapkan.
Dimas dan Lina duduk sambil menikmati terpaan angin.
"Sayang," panggil Dimas.
"Iya kenapa hmm," jawab Lina tersenyum.
"AnnauhibukFillah"♥
Lina meneteskan air mata mendengar pengakuan dari suaminya.
Dia sangat bersyukur mempunyai suami yang seperti Dimas.
"Sayang, maafkan aku yang belum bisa menjadi imam yang sempurna untukmu," kata Dimas.
"Aku juga minta maaf, belum bisa menjadi istri yang kamu ingin kan," kata Lina.
Baiklah, dari sekarang mereka berdua berjanji akan selalu susah mau pun senang bersama.
Di saat kepemimpinan telah berpindah tangan kepada Dimas di sanalah perkembangan perusahaan semakin pesat. Banyak sekali para Investor yang menginvestasi sahamnya keperusahaan ALEXA GROUP.
Menurut mereka, bekerja sama dengan perusahaan tersebut dapat keuntungan yang banyak.
Dan tidak ada kata rugi, dari sanalah nama seorang Dimas di kenal baik di kalangan bisnis maupun kalangan yang lainnya.
Perusahaan ALEXA GROUP semakin megah seiring berjalannya kepemimpinan Dimas.
__ADS_1
Flash Back off.
Setelah lama memilih pakaian dan alat make up Indah dan Ibunya bergegas untuk pulang kerumah, karena hari telah malam dan mereka harus segera pulang.
Ibu Indah memesan taxi online untuk mengantar mereka pulang, lima belas menit menuggu akhirnya taxi yang di pesan datang, pak supir membantu mengangkat barang belanjaan Indah dan Ibunya masuk kedalam bagasi.
Hampir tiga puluh menit perjalanan menuju rumah.
Sampailah mereka di rumah dan Ibu Lina membayar ongkos taxi dengan cas karena batre Hp nya lowbet jadi nggak bisa membayar via online.
Setibanya di rumah Indah dan ibunya membawa barang belanjaannya, dan meminta bantuan pelayan untuk menyusunnya di lemari.
"Bu, Indah kekamar dulu ya bersih-bersih dah lengket banget ini badan," kata Indah.
"Ya udah sana," jawab Ibu Indah.
Indah bergegas menaiki tangga sebelum itu, dia menemui adiknya yang lai belajar
"Assalamualaikum?" salam Indah.
"Waalaikumusalam, eh ada Kakak,"jawab Yudha.
"Lagi sibuk ya dek?" tanya Indah.
"Lumayan Kak, ini lagi belajar," jawab Yudha.
"Yaudah lanjut aja, Kakak ke kamar dulu ya," ujar Indah
"Iya Kak," jawab Yudha.
Setelah mampir ke kamar adiknya. Indah memsuki kamarnya dan langsung menuju kamar mandi untuk ritual malamnya.
Setelah melakukan ritualnya Indah langsung memakai pakain tidurnya dan bergegas menuju ranjang untuk tidur malam. Karena, ia merasa tubuhnya lelah, dan besok dia akan menguras tenaga untuk menjawab semua pertanyaan dari para siswa di sekolah karena, pakaian dan penampilannya akan berubah drastis dari yang cupu menjadi cantik.
Indah tertidur dengan pulas, ia baru merasakan bagaimana nikmatnya menjadi orang kaya, dan bisa bersyukur atas karunia tuhan yang menyayangi umatnya.
Pagi pun menyapa, matahari belum berani memunculkan tampaknya karena pagi ini cuaca sedikit mendung, Indah telah siap dengan seragam sekolahnya, ia turun kebawah langsung menuju ke meja makan untuk sarapan pagi.
"Pagi Bu, Yah," sapa Indah kepada orang tuanya.
"Pagi juga sayang," jawab orang tua Indah serentak.
"Mana Yudha Bu?" tanya Indah.
"Mungkin masih di kamarnya," jawab Ibu sambil mengoleskan selai ke roti untuk suaminya.
"Hmm aku mau ke kamar Adik ya Bu,"kata Indah.
"Iya sayang," jawab Ibu.
Oke guys sampai di sini dulu😍
jangan lupa like dan vote ya
serta ikuti akun aku.
Tolong jangan jadi pembaca aja, bantu
like dan vote dari kalian ya😊.
SalamManis♡.
__ADS_1