Menikah Muda Karena Terpaksa

Menikah Muda Karena Terpaksa
Bab 36


__ADS_3

"Iya hati-hati di jalan ya Jeng," kata Jeng Lina.


"Iya, kalian juga hati hati ya," kata Jeng Via.


"Iya kalau begitu, kita pamit pulang dulu. Assalamualaikum wr.wb," pamit keluarga Alexa.


"Iya, Waalaikumusalam wr.wb," jawab keluarga Kenz.


Setelah kedua keluarga tersebut pulang, kerumah masing-masing.


Mereka akan berjumpa lagi di saat liburan ke puncak nanti, tapi sebelum itu mereka telah bertemu di acara pernikahan, antara Indah dan Kak Veli, karena biasanya semua pengantin yang akan melangsungkan pernikahan, akan di sembunyikan terlebih dahulu, pengantin wanitanya untuk tidak bertemu dengan calon pengantin pria, kata orang jaman dulu pamali kalo ketemu.


Satu minggu kemudian, di mana akan berlangsungnya pernikahan kedua keluarga besar yaitu dari keluarga Alexa, pengusahan bisnis resort dan hotel, dengan keluarga Kenz yang memiliki sorum mobil terbanyak di Asia.


Bagaimana tidak melimpah harta kedua keluarga tersebut, semuanya di pimpin oleh laki-laki yang gigih dan tekun dalam mencari rezeki.


Di kamar calon pengantin wanita, sudah di sulap sedemikian rupa menjadi kamar ala bak ratu dan raja.


Indah sedang di rias oleh penata rias terbaik yang telah di sewa oleh keluarga Alexa.


"Sempurna," ujar Perias.


"Tidak salah pilih jika keluarga Kenz memilih Nona Muda alexa menjadi menantunya, udah cantik, baik," puji Perias.


"Hmm terima kasih, atas pujiannya," ujar Indah tersenyum.


"Itu pantas anda terima Nona," jawab Perias tersenyum kembali.


Nyonya Lina menghampiri, anak gadisnya yang sebentar lagi akan berubah statusnya menjadi seorang istri dari keluarga Kenz.


"Sayang," panggil Ibu Indah.


"Iya Bu," jawab Indah, yang sedari tadi menahan air matanya agar tidak tumpah.


"Kamu cantik sekali," puji Ibu.


"Terima kasih," jawab Indah dengan senyum terpaksa.


"Nanti kalo kamu udah jadi istri dan menantu dari keluarga Kenz, sayangilah mereka ya nak seperti kamu menyayangi keluargamu jangan membantah apa yang suamimu perintahkan nanti lakukan dengan ikhlas, insya allah kamu akan menjadi istri yang baik," ujar Ibu Indah yang telah menangis, ia sedih karena secepat ini putri kesayangannya akan pergi meninggalkan rumah.


"Iya Bu Indah akan laksanakan, apa pun yang ibu sarankan sama Indah," kata Indah yang juga sudah menangis, pertahanannya runtuh ketika melihat orang yang ia sayang menangis karenanya.


Dari bawah terdengar suara mobil yang dapat di pastikan itu mobil dari keluarga Kenz.


Tuan Dimas menyambut kedatangan keluarga besar Tuan Kenz.


"Selamat datang calon besan"


" terima kasih sambutannya tuan dimas"


"Mari masuk kedalam"


"Baiklah,".


"Ayo nak masuk, duduk disana ya,"


"Baik om,".

__ADS_1


"Itu kayaknya calon suami kamu sudah datang sayang," kata Ibu Lina.


"Iya Bu," jawab Indah.


"Sudah jangan nangis lagi, nanti jelek lagi, terus make upnya berantakan," kata Ibu Indah tersenyum.


"Iya bu, Indah udah gak nangis lagi kok," kata Indah dengan senyum terpaksa.


"Sini kita ke perias. Buat benerin make up kamu, tuh liat lipstik sama bedaknya," kata Ibu Indah tertawa, ia ingin mencairkan suasana suapaya tidak sedih.


"Hehe Iya Bu, jelek banget ya aku kayak gini," kata Indah.


"Udah tau masih nanya," celetuk Ibu Lina.


"Ihh ibu kok gitu," rengek Indah.


"Udah sayang, kamu udah mau jadi istri orang masih aja kayak anak kecil," kata Ibu Indah.


"Sist rapikan make upnya, sebelum acara ijab qobulnya," perintah Nyonya Lina kepada perias.


"Baik bu," jawab Perias.


Indah pun di make over ulang, dengan lipstik dan bedak yang di benari.


"Udah ya nona jangan nangis lagi nanti riasannya acak acakan," peringat Perias.


"Heheh iya," jawab Indah cengengesan.


Di lantai bawah, sudah terdengar bunyi lantunan ayat suci al-quran, acara demi acara telah Veli lakukan, dan tibalah di acara, ia akan mengambil alih tugas untuk menjadikan Indah sebagai bidadari surganya kelak.


"Apa kamu sudah siap," tanya Penghulu.


"Baiklah jika begitu mari kita mulai," kata Penghulu.


"Silahkan jabat tangan ayah dari Indah," perintah penghulu kepada Veli.


Veli hanya menganggukan, kepala dan dia langsung menjabat tangan tuan Dimas.


"Silahkan dimulai," kata Penghulu.


"Saudara Velito Kenz, saya nikahkan dan saya kawin kan engkau dengan putri saya Indah Putri Alexa dengan mas kawin berupa uang 1 milliar, rumah dan isinya dan perangkat alat sholat di bayar tunai," Ucap tuan Dimas.


"Saya terima nikah dan kawinnya Indah Putri Alexa, dengan mas kawain tersebut di bayar tunai," kata Veli dengan satu tarikan nafas.


"Bagaimana para saksi sah"


"Sah"


"Sah"


"Sah"


Alahmdulilahhirobb alamiin Alfatihah.


Setelah mendengar kata Sah Ibu Lina tak kuasa menahan tangisnya, ia akan melepas anaknya untuk mengabdi kepada suaminya dan keluarga barunya.


Sekarang mempelai Wanita akan turun kebawah untuk bersanding dengan mempelai Pria.

__ADS_1


Indah di giring oleh Ibunya, dan kedua perias tadi menuju singgasana tempat dimana Veli telah menunggu kehadirannya, mata Veli tak lepas memandang Indah ia samgat kagum akan kecantikan yang Indah miliki.


"Nikmat tuhan mana lagi yang engkau dustakan,".


Sesampainya di sana, Indah langsung mencium tangan Kak Veli. Yang sekarang berstatus sebagai suaminya, dan Kak Veli membalasnya dengan mencium kening Indah.


Setelah itu semua, tamu undangan yang hanya kerabat dekat saja yang datang dan tetangga dekat rumah mereka memberikan ucapan selamat kepada kedua pasangan tersebut.


"Selamat ya,".


"Semoga langgeng,".


"Selamat Nak,".


"Jangan main dulu ya,".


Dan masih banyak lagi ucapan selamat yang di berikan.


Setelah setiap rangkaian acara selesai, semua tamu undangan pulang, dan hanya kerabat dekat saja yang masih ada, ada juga yang mau menginap, dan ada juga yang mau pulang, karena masih ada urusan yang harus di selesaikan.


Setelah semuanya selesai Indah pamit kepada orang tuanya, ia akan di bawa kerumah suaminya yaitu keluarga Kenz.


"Ayah," panggil Indah.


"Iya sayang," jawab Tuan Dimas memaksakan senyum.


"Makasih ya udah mau jadi Ayah terhebat untuk Indah, dan amkasih juga udah mau rawat indah sampai sebesar ini makasih," kata Indah menangis, dan dia telah memeluk Ayahnya, tangis Indah tumpah karena Ayahnya lah cinta pertamanya.


"Iya sayang, kamu juga di sana, jaga diri baik baik ya, jangan membantah apa yang suami kamu perintahkan, satu lagi kamu akan dan sampai kapan pun masih menjadi putri Ayah," kata Tuan Dimas yang menahan tangisnya agar tidak terlihat rapuh di depan anaknya.


"Iya Ayah terima kasih," kata Indah.


Ondah pun berjalan mendekati Ibunya.


"Ibu," panggil Indah.


"Iya sayang" jawab Indah.


"Terima kasih karena telah mengandung dan melahirkan Indah, terima kasih karena telah membesarkan Indah dengan penuh kasih sayang, terima kasih," kata Indah memeluk Ibunya, iya tidak akan tahan jika ia akan pisah dengan Ibunya.


"Iya sayang kamu baik baik di sana ya, nanti kalo kamu rindu sama Ibu ajak suami kamu nginep di sini rumah ini terbuka lebar untuk kamu," kata Ibu Lina yang sudah berlinang air mata.


"Iya Bu," kata Indah.


Keluarga Kenz hanya menyaksikan, ucapan terima kasih Indah, bagaimana tidak mereka juga sedih, jika anaknya akan pergi meninggalkan orang tunya hanya untuk mengabdi kepada seseorang.


"Baiklah tuan Dimas, untuk itu marga Alexa dari Indah resmi kita ganti menjadi Kenz," ujar Tuan Marquez.


"Iya Tuan sudah seharusnya," jawab Tuan Dimas.


Oke guys sampai di sini dulu😍


jangan lupa like dan vote ya


serta ikuti akun aku.


Tolong jangan jadi pembaca aja, bantu

__ADS_1


like dan vote dari kalian ya😊.


SalamManis♡.


__ADS_2