Menikah Muda Karena Terpaksa

Menikah Muda Karena Terpaksa
Bab 59


__ADS_3

Cika tidak mau memikirkan apa yang ada di pikirannya, dia diam dan menit berikutnya dia teringat jika besok adalah hari pernikahannya dan besok ia akan mengubah statusnya menjadi seorang istri dari tuan muda Rangga, ia harap pernikahan yang akan ia jalani ini akan menjadi pernikahan yang sakinah mawaddah warohma dan dalam lindunganmu ya Allah. "Besok aku akan melepas masa lajangku dan aku akan menjadi istri yang baik insya Allah" batin Cika memikirkan harapannya nanti.


Cika memilih tidur dan dia akan mempersiapkan dirinya untuk menjadi tuan putri selama satu hari.


Cika terlelap dalam tidurnya, dia berharap semoga besok akan baik-baik saja.


"Indah sayang," panggil kak Veli.


"Iya kenapa," jawab Indah.


"Kamu gak kangen apa sama Kakak, bentar lagi kita mau nikah ya," ujar kak Veli.


"Ih ini aja udah ketemu sama Kakak, masa mau kangen-kangenan lagi, hmm iya Kak bentar lagi kita nikah dan kita akan menjalani hidup dengan status suami istri," jawab Indah.


"Iya Kakak yakin, kamu akan bisa mencintai Kakak, seperti Kakak mencintai kamu," ujar kak Veli.


"Semoga nanti pernikahan kita lancar ya Kak, tanpa hambatan," ujar Indah.


"Iya sayang semoga aja," jawab kak Veli.


Datanglah seorang wanita sexy yang langsung memeluk kak Veli dan dia langsung menyapa kak Veli seolah-olah mereka telah kenal lebih lama.


Indah permisi ke toilet dan dia langsung pergi entah kemana.


"Ha" nafas Cika ngos-ngosahan setelah bermimpi itu.


"Kenapa kejadiannya seperti nyata, siapa Indah siapa kak Veli dan perempuan itu siapa, mengapa dia menjadi benalu dalam hubungan Indah dan kak Veli, kenapa aku bermimpi seperti itu dan aw aw sakit sekali kepala ku," ujar Cika membatin.


"Aw ahh ada apa dengan kepala ku kenapa sakit sekali ada apa," batin Cika.


Cika bangun dari mimpinya di pukul 02.00 pagi. Ia merasa mimpi itu kenyataan baginya ada apa ini, mengapa aku bermimpi seperti itu.


Hmm keringat bercucuran di muka Cika, ia merasa kepalanya sakit setelah bermimpi.


Cika melanjutkan tidurnya ia tidak terlalu memikirkan mimpi tersebut, ia yakin bahwa mimpi hanya bunga tidur saja.


Pagi pun tiba, hari ini adalah hari di mana Cika dan Rangga akan mempersatukan cinta mereka, mereka akan menikah dan akan menjadi pasangan suami istri yang tidak tahu akan bertahan lama atau tidak.


Ha! cinta satu kata yang bisa membuat orang gila dan akan melakukan apa saja untuk orang yang ia cinta, cinta juga bisa membuat orang buta akan hal nyata, ia hanya akan berkhayalan dengan pasangannya untuk hidup dengan penuh cinta.

__ADS_1


Cika telah lama bangun dari tidurnya, ia bangun saat azan subuh berkumandang, lalu dia melaksanakan kewajibannya sebagai umat muslim. Didalam doanya Cika meminta supaya pernikahannya adalah pernikahan yang di ridhoi oleh Allah swt. dan bisa menjadikan hubungan rumah tangganya nanti menjadi keluarga yang sakinah mawaddah dan warohmah, ia berdoa supaya acara ijab qobulnya berjalan dengan lancar dan tanpa hambatan.


Setelah melaksanakan sholat, Cika langsung membersihkan dirinya dan dia telah mengganti pakaiannya dengan pakaian mangset dan lejing untuk dalam pakaian pengantinya nanti.


Sekarang didalam rumah keluarga Luis sudah di dekorasi menjadi tempat yang sangat elegan dengan tampilan klasik, dan rumah telah di isi dengan para kerabat dan tetangga yang hadir di acara pernikahan Rangga dan Cika.


Di dalam kamar Cika sudah ada perias yang di sewa oleh keluarga Luis untuk menghias pengantin. Cika telah duduk di depan meja rias dan dia telah di make up oleh Perias.


Lain hal nya di kamar Rangga, saat ini Rangga tengah menghapal ucapan ijab qobulnya nanti. Dia sangat gugup dan takut jika ia salah dalam pengucapan ijab qobul nanti, tidak lama terdengar ketukan pintu.


"Rangga," panggil papa Dika.


"Iya Pa, masuk aja gak di kunci kok," ujar Rangga di dalam kamar.


Ceklek.


Suara pintu terbuka dan yang membukanya adalah tuan Dika.


"Kamu udah hapal belum?" tanya papa Dika yang khawatir melihat anaknya yang gugup.


"Iya bentar lagi hapal kok Pa," jawab Rangga dengan setenang mungkin.


Rangga menarik nafasnya dan mengehmbuskan secara perlahan sesuai apa yang di suruh Papa nya.


"Bagaimana apa sudah sedikit tenang?" tanya papa Dika.


"Iya Pa sudah lebih tenang dari yang tadi," ujar Rangga.


"Hmm baiklah jika begitu," jawab papa Dika.


"Pa, Rangga boleh bertanya?" ujar Rangga.


"Iya kamu mau nanya apa Nak," jawab papa Dika.


"Waktu Papa mau nikah sama Mama, apa Papa segugup ini?" tanya Rangga.


"Hmm iya Nak, dulu waktu Papa mau menikah dengan Mama kamu sama halnya kayak kamu, Papa juga gugup dan tidak percaya diri, Papa juga dulu hampir aja salah menyebutkan nama mertua Papa," ujar papa Dika.


"Bagaimana Papa bisa tidak gugup untuk mengucapkan ijab qobulnya?" tanya Rangga lagi.

__ADS_1


"Ya seperti papa bilang tadi, tarik nafas hembuskan secara perlahan dan kamu yakin jika kamu bisa serta harus percaya diri," ujar papa Dika.


"Hm baiklah Pa akan aku lakukan, sungguh aku sangat tidak percaya diri," ujar Rangga.


"Iya Nak Papa ke bawah dulu, mau menyambut para tamu di bawah ya sayang," ujar papa Rangga.


"Iya Pa," jawab Rangga.


Di kamar Cika. Cika telah di make up dan ia sangat terlihat cantik.


"Sungguh beruntung sekali keluarga Luis memiliki menantu secantik kamu, memang Rangga tidak salah pilih untuk istrinya nanti," puji Perias yang menghias wajah Cika tadi.


"Terima kasih atas pujiannya," jawab Cika.


"Itu pantas untuk anda Nona, anda sangat cantik, dan cantik anda natural," ujar Perias.


"Hmm iya Mbak terima kasih, apakah masih ada yang kurang atau belum ada yang selesai?" tanya Cika.


"Sebentar Nona, kita hanya tinggal menambah blush on di wajah anda hanya untuk memperlengkap saja dan memperindah penampilan anda," ujar Perias.


"Baiklah silahkan Mbak," ujar Cika.


Cika di rias hanya menambah blush on, setelah itu ia melihat dirinya di cermin, ia tidak percaya jika ini adalah dirinya.


Mama Vania memasuki kamar Cika yang telah di rias dan di dekorasi seperti kamar pengantin, yang hiasan semuanya merah dan putih.


Oke guys sampai di sini dulu😍


jangan lupa like dan vote ya


serta ikuti akun aku.


Tolong jangan jadi pembaca aja, bantu


like dan vote dari kalian ya😊.


Untuk episode ini sampai ke berapa nanti nama Indah sementara di ganti jadi Cika Felisa ya teman-teman.


SalamManis♡.

__ADS_1


__ADS_2