
"Sebentar Nona, kita hanya tinggal menambah blush on di wajah anda hanya untuk memperlengkap saja dan memperindah penampilan anda," ujar Perias.
"Baiklah silahkan Mbak," ujar Cika.
Cika di rias hanya menambah blush on, setelah itu ia melihat dirinya di cermin, ia tidak percaya jika ini adalah dirinya.
Mama Vania memasuki kamar Cika yang telah di rias dan di dekorasi seperti kamar pengantin, yang hiasan semuanya merah dan putih.
"Cika sayang," panggil mama Vania.
"Iya Ma," jawab Cika.
"Kamu cantik banget sayang, beruntung sekali Rangga bisa menikah dengan kamu," puji mama Vania.
"Alhamdulilah, terima kasih Ma," jawab Cika.
"Kamu udah siap ya untuk jadi istrinya Rangga dan menantu dari keluarga Luis," ujar mama vania
"Iya Ma. Insya allah Cika siap, Cika akan berbakti kepada Rangga dam akan selalu ada di samping Rangga baik suka maupun duka," ujar Cika.
"Iya sayang, Mama harap kelak kamu bahagia menikah dengan Rangga dan kalian akan di beri keturunan yang sangat cantik dan tampan seperti orang tuanya," ujar mama Vania.
"Mama harap kamu tidak kecewa dengan kebenaran yang akan kamu terima nanti baik cepat atau pun lambat, dan Mama harap kamu bisa menerimanya dengan lapang dada," batin mama Vania sedih. Karena ia telah memaksakan kehendaknya untuk menikahkan Cika orang yang ia tidak kenal sama sekali.
"Iya Ma" jawab Cika.
Cika merasa ada yang aneh dengan dirinya, ia sedih kenapa di saat hari bahagianya bisa menikah dengan orang yang ia cintai ia tidak begitu bahagia. "Mungkin hanya perasaan aku saja," batin Cika.
"Mbak ini make up sama yang lain udah semua kan, gak ada yang ketinggalan?" tanya mama Vania kepada perias.
"Sudah siap semuanya Nyonya. Dan lihatlah calon menantu anda sangat cantik memakai pakaian pengantinya dan make up yang ia pakai terlihat kesan naturalnya," ujar Perias sambil memuji kecantikan Cika.
"Baiklah jika begitu," ujar mama Vania.
Di lantai bawah para tamu sudah siap di tempat duduk masing-masing, mereka tengah menunggu acara intinya yaitu acara di mana Rangga mengucapkan ijab qobul.
Saat ini Rangga tengah mengatur suara dan nafasnya, ia begitu gugup dan tidak percaya diri.
"Ya Tuhan bantulah aku," batin Rangga berdoa.
__ADS_1
"kenapa aku sangat bahagia bisa menikah dengan Cika, gadis yang baru ku kenal beberapa hari dan itu pun tanpa sengaja, lalu kenapa sifat aku yang dingin dan tempramen hilang begitu saja saat bersama Cika, apa benar jika dia jodohku dan apa benar jika cinta tidak perlu menunggu waktu," batin Rangga berpikir mengenai perasaannya.
Penghulu datang dan langsung berjalan menuju tempat yang telah di siapkan, Rangga telah duduk dan langsung berhadapan dengan tuan Dika.
"Bisa kita mulai?" tanya Bapak penghulu.
"Iya bisa Pak" jawab Rangga dengan percaya diri.
"Baiklah silahkan atuan Dika dan Nak Rangga berjabat tangan!" perintah Bapak penghulu.
Rangga dan Papanya berjabat tangan, saat memegang tangan Rangga, tuan Dika merasakan jika tangan Rangga keringat dingin dan mungkin. Ia tengah menahan gugupnya.
"Bailklah Tuan silahkan di mulai," ujar Bapak penghulu.
Tuan Dika hanya menganggukan kepala dan menit berikutnya.
"Saya nikahkan dan kawinkan engkau Rangga Setia Luis bin Dika Sanjaya Luis dengan Cika Felisa dengan mas kawin 1 miliar dan seperangkat alat sholat di bayar tunai." ujar uan Dika.
"Saya terima nikah dan kawinya Cika Felisa dengan mas kawin tersebut di bayar tunai" jawab Rangga dengan lantang dan satu tarikan nafas.
"Bagaimana para saksi,"
"Sah".
"Sah".
"Sah".
Mendengar kata sah, Ranggga senang dan gugup yang ia sembunyikan telah hilang, sekarang ia resmi menjadi suami dari Cika Felisa.
Mendengar kata sah di lantai bawah Cika meneteskan air mata bahagia di detik itulah Cika telah resmi menjadi istri dari seorang Rangga.
mlMama Vania menangis, ia terharu dengan anak laki-lakinya ia telah berubah menjadi pria yang tampan dan saat ini ia akan membina rumah tangga dengan menantunya yaitu Cika.
"Sayang ayo kita turun ke bawah, acara ijab qobulnya udah di laksanain, sekarang giliran kamu yang kebawah dan bertemu dengan suamimu," ajak mama Vania.
"Iya Ma ayo kita ke bawah sekarang," ujar Cika.
Mama Vania membantu Cika berjalan ke bawah. Cika di dampingin mama Vania yang sekarang telah resmi menjadi mama mertuanya.
__ADS_1
Sesampainya di bawah, Cika berjalan menuju Rangga yang sekarang telah menjadi suaminya senyum manis terpancar di wajah Rangga, entah kenapa dia sangat senang saat bisa memiliki Cika.
Cika dan Rangga telah berhadapan. Cika langsung mengambil tangan Rangga, ia menciumnya dengan cukup lama.
"Ya Tuhan, tangan inilah yang akan menjadi tempat aku meminta pahala kepadamu dan di depan ini adalah pria yang akan menjadi pendamping untuk aku berjalan menuju syurgamu, berkahilah rumah tangga kami," batin Cika berdoa dengan mencium tangan Rangga.
Setalah Cika, Rangga juga mencium kening Cika dengan waktu yang bisa di bilang lama.
"Ya Tuhan, di sinilah tempat yang akan menjadi tempat ternyaman saat aku kelelahan, di depan ku wanita yang telah resmi menjadi istriku, aku akan tuntun dia menuju jannah mu dan jadikan lah kami pasangan dunia dan akhirat," batin Rangga berdoa.
Setelah mencium Cika, Rangga mengajak cika untuk duduk di tempat yang telah di sediakan, para tamu yang di undang telah mengahmpiri Cika dan Rangga hanya untuk memberi ucapan salam.
"Selamat ya, atas pernikahan kalian," ujar Tamu 1.
"Iya terima kasih," jawab Cika.
"Selamat Rangga, akhirnya kamu nikah juga, malam pertamanya jangan kasih kendor,"
"Selamat ya nak, semoga cepat dapat momongan,"
"Selamat ya atas pernikahan kalian, langgeng sampai maut memisahkan, dan kamu Nak Cika hati-hati ya malam ini,"
Cika yang mendengar kata malam pertama, bulu kuduknya naik ia merinding membayangkan malam nanti. "Apa ia akan menyerahkan mahkotanya begitu saja," batin Cika.
Lain halnya dengan Rangga dia dari tadi senyum-senyum membayangakan malam nanti, ia juga sedikit malu.
Cika bisa di bilang gadis yang kelewat polos, ia mengerti dengan malam pertama seorang pengantin baru, tapi ia tidak tahu caranya.
Setelah sesi salam salaman, semua tamu undangan di persilahkan untuk menyantap makanan yang telah di sediakan.
Oke guys sampai di sini dulu😍
jangan lupa like dan vote ya
serta ikuti akun aku.
Tolong jangan jadi pembaca aja, bantu
like dan vote dari kalian ya😊.
__ADS_1
Untuk episode ini sampai ke berapa nanti nama Indah sementara di ganti jadi Cika Felisa ya teman-teman.
SalamManis♡.