Menikah Muda Karena Terpaksa

Menikah Muda Karena Terpaksa
Bab 7


__ADS_3

"Terima kasih Nyonya, silahkan datang kembali," kata Mbaknya sambil tersenyum.


"Iya sama-sama," jawab Ibu Indah.


"Hand pone udah,makan udah, perawatan udah, sekarang kita shopping ya sayang," ujar Ibu Indah.


"Bu, emang uang Ayah gak habis apa?" tanya Indah.


"Ya nggaklah sayang," jawab Ibu Indah.


"Emang perusahaan Ayah besar ya Bu?" tanya Indah sekali lagi.


"Hehe, nanti kamu liat aja ya sayang, kapan-kapan kita ke perusahaan Ayah untuk berkunjung," jawab Ibu Indah.


"Siap Bu," jawab Indah sambil memberi hormat.


Flah Back.


Sekitar tiga puluh tahun lalu ada seorang laki-laki, ia berasal dari keluarga sederhana, ya namanya Adalah Dimas Aditya Putra.


Seorang lelaki yang mencintai anak dari pengusaha sukses, siapa lagi jika bukan Lina Putri Alexa.


Lina adalah anak semata wayang dari keluarga Alexa, dia di keluarganya sangat di manja dan jika mau kemana-mana harus mebawa pengawal.


Apalagi perusahaan Ayahnya. ALEXA GROUP, merupakan perusahaan yang terkenal dan bergerak di bidang Resort dan Perhotelan.


Lina juga diam-diam menyukai Dimas, ia jatuh cinta kepada Dimas di saat dia datang kesebuah restoran.


"Selamat siang Nona," sapa pelayan dengan ramah, siapa lagi jika bukan Dimas.


"Siang," jawab Lina.


"Mau pesan apa Nona?" tanya dimas.


"Saya pesan jus alpukat saja," jawab Lina.


"Tanpa di sengaja, pandangan mereka berdua beradu hanya beberapa detik.


Kemudian, Dimas cepat-cepat mengalihkan pandangannya.


Menurutnya dia sudah lancang memandangnya.


"Maaf kan saya Nona, sudah lancang memandang Anda," ucap Dimas meminta maaf.


"Iya tidak apa-apa," jawab Lina dengan detak jantung yang tidak beraturan.


Setelah meminta maaf. Dimas segera melaksanakan tugasnya sebagai pelayan.


Beberapa menit kemudian, pesanan Lina telah sampai.


"Ini Nona pesanannya, selamat menikmati" ujar Dimas.


Lina hanya membalas dengan tersenyum. Dari sanalah perasaan timbul, semakin hari semakin dekat.


Dimas dan Lina berpacaran hanya enam bulan saja, dan Dimas memutuskan untuk menikahi Lina.


Bagi dia, hubungan tanpa ada ikatan halal tidak baik.

__ADS_1


"Lina," panggil Dimas.


"Iya Mas, ada apa" jawab lina


"Saya ingin mengajakmu kehubungan yang lebih di ridhoi Allah,"kata Dimas.


"Lalu?" tanya Lina.


"Saya sudah memutuskan untuk menikahimu, apakah kamu mau?" Tanya Dimas.


Lina sangat terkejut, dia tidak pernah berpikir bahwa seorang Dimas akan cepat meresmikan hubungan mereka.


"Tapi," ucap Lina.


"Iya saya tahu, keluargamu pasti belum bisa menerima keadaanku,"jawab Dimas tertunduk lesu.


"Aku akan berjuang, untuk mendapatkan mu apa pun caranya," jawab Dimas meyakinkan Lina.


"Terima kasih," hanya ucapan itulah yang keluar dari bibir Lina.


Tiba harinya, Dimas dan orang tuanya datang ke kediaman keluarga ALEXA.


Mensions yang besar bak istana, itu di perjaga ketat oleh bodyguard.


"Selamat siang pak, apakah ada Tuan di rumah?" tanya Dimas kepada satpam.


"Maaf ada keperluan apa?" tanya satpam.


"Disini saya dan keluarga datang ingin menemui beliau, karena ada urusan yang harus di selesaikan," terang Dimas kepada satpam.


"Baiklah tunggu sebentar," jawab satpam.


Ketika telah sampai dipintu utama.


"Bismillah," batin dimas.


"Assalamualaikum," ucap Dimas sambil memencet bel.


"Waalaikumusalam," jawab pelayan.


"Maaf Tuan ada di rumah?" tanya Dimas.


"Ada, dengan Den Dimas?" tanya pelayan.


"Iya saya sendiri," jawab Dimas sambil tersenyum ramah.


"Mari masuk, sudah di tunggu oleh Tuan di ruang tamu," jawab pelayan.


Dimas beserta orang tua memasuki mension nan mewah, dia di giring menuju ruang tamu yang sudah ada orang tua Lina, siapa lagi jika bukan Tuan marquez dan Nyonya Alexa.


"Silahkan duduk," kata pelayan.


Dimas dan keluarga hanya membalas dengan menganggukan kepala.


"Selamat siang Tuan" sapa Ayah Dimas.


"Siang," jawab Tuan Marquez.

__ADS_1


"Di sini saya dan keluarga datang, ingin menyampaikan hajat kami. Untuk meminang Putri Anda untuk Anak saya" terang Ayah Dimas.


"Lalu?" tanya Tuuan Marquez.


"Apakah Putri Anda bersedia menerimanya"? tanya Ayah Dimas sekali lagi.


"Dimas bisa menikahi Putri saya, jika dia bisa memajukan anak perusahaan saya yang berada di Bandung, saya kasih engkau waktu enam bulan, jika dalam waktu enam bulan kau berhasil maka saya merestui hubungan kalian, tetapi jika dalam waktu enam bulan tersebut tidak ada perubahan atau tambah kacau! jangan lihat kan lagi batang hidungmu di depanku, bagaimana apakah kamu bersedia?" tanya tuan Marquez.


Tanpa aba-aba Dimas langsung mengiyakan tantangan yang di berikan kepadanya.


"Baik saya terima Tuan,"jawab Dimas dengan lantang.


"Oke saya suka tekad Anda," jawab Tuan Marquez. Dengan senyum yang tidak dapat di artikan.


"Minggu depan kau sudah menjadi CEO di sana, bekerjalah dengan baik," ujar Tuan Marquez.


"Baik Tuan, terima kasih," jawab Dimas


Setelah pertemuam itu, Dimas mulai belajar mengenai apa saja yang harus dilakukan sebagai CEO, dan apa saja yang bisa menarik para investor untuk bisa menginvestasikan sahamnya.


Siang malam Dimas berpikir sebelum dia ditugaskan.


Satu minggu kemudian, tibalah saatnya Dimas bekerja di anak perusahaan ALEXA GROUP.


Dia bekerja dengan baik, dan hampir semua para Investor menginvestasikan sahamnya ke ALEXA GROUP.


Oh ya Sekedar Info mengapa nama Wanita yang diambil untuk gelar nama perusahaan, karena menurut aturan dari mereka anak perempuanlah yang pantas memberi sematan nama ke perusahaan mereka.


Maka dari itu ALEXA GROUP diambil dari nama keluarga Alexa, seterusnya akan turum temurun seperti itulah.


Baiklah anak perusahaan Alexa maju dan berkembang pesat dikalangan para pembisnis.


Tidak di sangka Dimas mengikuti tander dan akhirnya, perusahaan mereka memenangkan tender tersebut.


Hanya perlu waktu tiga bulan saja, perusahaan yang di pimpin oleh Dimas telah maju.


Dan berita tersebut telah sampai ditelinga Tuan Marquez, dia sangat senang dan bangga karena, calon menantunya telah berhasil mengembangkan perusahaannya yang hampir terbengkalai.


Tuan Marquez telah menerima Dimas untuk menjadi menantunya, dan dia juga telah berjanji bahwa perusahaan ALEXA GROUP pusat akan dia serahkan kepada Dimas, dia yakin bahwa jika Dimas yang memimpin maka perusahaan itu akan tambah berkembang," begitulah yang ada di pikiran Tuan Marquez.


Enam bulan kemudian telah selesailah, tantangan yang di berikan Tuan Marquez. Kepada Dimas dan lamaran dia diterima oleh kelurga Alexa.


"Tuan, saya sudah buktikan jika perusahaan Anda telah maju dan berkembang," ucap Dimas kepada Tuan Marquez.


"Baiklah jika begitu, pernikahan dengan Putri saya akan di laksanakan dua minggu lagi, tenang saja semua biaya biar kan saya yang tanggung, kalian berdua hanya perlu mempersiapkan diri saja, satu lagi panggil saya dengan sebutan Papa, jangan dengan sebutan Tuan paham?" ucap tuan Marquez.


"Baik Tuan ehh Papa," jawab Dimas kikuk.


Oke guys sampai di sini dulu😍


jangan lupa like dan vote ya


serta ikuti akun aku.


Tolong jangan jadi pembaca aja, bantu


like dan vote dari kalian ya😊.

__ADS_1


SalamManis♡.


__ADS_2